• Dapatkan 8 buku karya Agustianto, antara lain: Fikih Muamalah Ke-Indonesiaan, Maqashid Syariah, dalam Ekonomi dan Keuangan, Perjanjian (Akad) Perbankan Syariah, Hedging, Pembiayaan Sindikasi Syariah, Restrukturisasi Pembiayaan Bank Syariah, Ekonomi Islam Solusi Krisis Keuangan Global. Hub: 081286237144 Hafiz

  • Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaan Take Over dan Rafinancing Syariah Angkatan ke – 336 (20 – 21 Maret 2019 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat).

    0

    Posted on : 08-03-2019 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Pendidikan Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Seminar & Training

    Dasar Pemikiran

    Pembiayaan take over adalah satu jenis pembiayaan yang banyak dipraktekkan di perbankan syariah dan Lembaga Keuangan Syariah. Hal ini disebabkan karena kebutuhan masyarakat akan pembiayaan take over senantiasa  tumbuh dan berkembang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan kegiatan bisnis.

    Dalam praktiknya setidaknya terdapat 15 macam bentuk pembiayaan take over syariah sebagaimana yang terlihat pada silabus materi pembahasan. Pembiayaan take over seringkali tidak berdiri sendiri melainkan selalu diiringi dengan refinancing (top up).Karena itulah forum workshop ini akan membahas pembiayaan take over yg digabung (hybrid) dengan refinancing.

    Fatwa-fatwa ekonomi syariah tentang pengalihan hutang dan take over juga terus tumbuh di Indonesia. Selama ini praktik take over hanya dari bank konvensional ke bank syariah, sekarang telah diatur take over dan pengalihan hutang sesame bank syariah. DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) tentang desain-desain akad pengalihan hutang dan piutang (take over) antar bank syariah. 

    Saat ini juga terjadi take over dari bank induk konvensional ke Unit Usaha Syariah, Praktik ini menuntut kajian legal apakah harus dilakukan roya pasang atas jaminan, dan bagaimana pula desain akadnya. Selain itu terjadi pula take over sesama bank syariah dalam satu perusahaan bank syariah, yaitu dari cabang bank syariah ke cabang yg lain dalam satu bank syariah. Masih banyak bentuk dan isu penting lainnya terkait dengan take over, seperti take over empat pihak dimana terjadi perpindahan kreditur dan  dan  peralihan debitur juga.

    Selain itu, harus diketahui bahwa pengalihan hutang (take over) yang ada selama ini hanyalah take over atas kredit bank konvensional ke syariah  yang memiliki asset barang,  bagaimana pula take over dalam banyak kasus berikut yang tidak ada barang , yaitu ;

    1. Take over  modal kerja (working capital),

    2. Take over hutang (kredit) rekening koran,

    3. Atau take over yang undrelying assetnya sudah tidak ada lagi, atau

    4. Take over kredit multijasa atau multiguna

    5. Take over kartu kredit konvensional

    6.   Temasuk  take over antar cabang syariah dalam satu bank yang sama. 

    Semua itu membutuhkan jawaban yg tuntas dan solutif secara syariah, legal, risk manajement, akuntansi dan aspek bisnisnya. Dalam pembiayaan take over, terdapat pula sejumlah issu penting, Seperti isu akuntansi, dan issu legal.  Dalam masalah legal banyak persoalan antara lain :

    1. Mana akad yg dinotarilkan dan mana akad yg dibawah tangan.

    2. Mana akad take over yg bridging of financing, Mana pula akad  tidak boleh masuk dalam SOP di Bank-Bank BPD dan BUMN.

    3. Dalam akad di bawah tangan harus dibedakan mana akad yg tertulis dan mana akad yg diucapkan.

    4. Dalam Take over ada issu agunan : yaitu roya pasang atau tidak,    baik dlm satu bank maupun beda bank.

    Itulah sejumlah issu dan  materi pembahasan take over yang terdapat dalam forum training dan workshop ini. Selain take over, refinancing adalah salah satu produk yang perlu dikembangkan perbankan syariah. 

    Pembahasan materi refinancing dalam training ini karena materi ini tergolong baru di Indonesia dan seringkali pembiayaan ini digabungkan dengan take over. DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) syariah tentang refinancing, melalui fatwa No 89/2014. OJK juga sudah menerbitkan buku kodifikasi produk yg memuat refinancing. Setidaknya terdapat tujuh model refinancing yang perlu dipahami dan dikembangkan oleh bank-bank syariah, dan dipahami oleh dosen pascasarjana, notaries dan praktisi hukum, bahkan DPS. (Dewan Pengawas Syariah).

    Training ini tidak saja membahas praktik refinancing, tetapi teori, analisis ilmu ekonomi dan ketentuan-ketentuan (dhawabith) refinancing syariah. Dengan memahami 7 model refinancing, maka bank-bank syariah akan semakin kaya produk dan inovatif. Perbankan syariah harus selalu memperkaya produk-produknya agar bisa semakin berkembang sejalan dengan tuntutan bisnis dan kebutuhan masyarakat umum. Sumber Daya Insani perbankan syariah,  dan SDI  LKS seperti Multifinance Syariah dan BMT,perlu mengetahui teori, praktik dan isu-isu terbaru terkait take over dan refinancing syariah. 

    Demikian pula Dosen-dosen pascasarjana ekonomi islam, konsultan, Dewan Pengawas,  bahkan para Guru Besar, harus selalu mengupdate dan mengupgrademateri kuliahnya dan silabusnya dengan ilmu-ilmu terbaru dan segar, teori-teori dan praktik baru yang selalu berkembang dan memiliki proyeksi masa depan untuk pengembangan produk industry keuangan syariah.

    Notaris, pengacara/law firm, auditor,  dan DPS juga sangat perlu meng-upgrade dan meng-update pengetahuannya dan meningkatkan kompetensinya mengenai take over dan refinancing ini,  perkembangan terkini, isu-isu terbaru, teori dan praktik terbaru mengenai segala bentuk dan problematika pembiayaan take over dan refinancing.

    Sehubungan dengan itu maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan syariah, akan kembali  menggelar Training dan Workshop Eksekutif Refinancing Syariah dan Pembiayaan Take Over Syariah  Tgl 2829 November 2018 mendatang di Jakarta. 

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Pelatihan, Training dan Workshop Perbankan dan Keuangan Syariah serta Aspek Hukum Perbankan dan Keuangan sebanyak 320 angkatan sejak tahun 2010  hingga  sekarang.

    Materi Pembahasan :

    1. Pengertian dan Ruang lingkup.

    2. Lima Faktor Penyebab terjadinya Pembiayaan take over

    3. Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang memiliki objek barang.

    4. Enam  alternatif skim pembiayaan take over kredit konvensional ke bank syariah menurut Fatwa dan OJK

    5. Gabungan (hybrid) Pembiayaan Take over dan refinancing sekaligus (top up)

    6. Take Over dan top up dengan Skema Musyarakah Mutanaqishah (MMq

    7. Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang tidak memiliki objek barang melainkan dalam bentuk modal kerja, termasuk take over pembiayaan rekening koran.

    8. Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang tidak memiliki objek barang dan tidak ada usaha, melainkan take over hutang piutang

    9. Take over dari bank induk konvensional ke unit usaha syariahnya sendiri.

    10.Akad syariah pembiayaan Take over dari bank konven ke syariah yang digabung dengan refinancing

    11.Take over kredit modal kerja dari bank konven ke syariah yang digabung dengan refinancing

    12.Take over kartu kredit bank konvensionak ke lembaga  syariah.

    13.Take over dari bank syariah ke bank syariah yang memiliki objek barang,

    14.Take over dari bank syariah ke bank syariah dalam bentuk modal kerja,

    15.Take over dari bank syariah ke bank syariah yang disertai refinancing.

    16.Take over dari bank syariah ke bank syariah dimana skema bank asal adalah MMq, Apa dan bagaimana skema dan akadnya.?

    17.Take Over dari Cabang Bank Syariah ke Cabang Bank Syariah dalam satu Bank Syariah.

    18.Take over 4 pihak,dari bank konven ke bank syariah, perpindahan kreditur dan debitur

    19.Take Over dari Gadai Konvensional ke Pegadaian Syariah.

    20.Pembiayaan Take Over dengan line facility.

    21.Beberapa Issu Legal Pembiayaan Take Over : Isu Jaminan dan Roya pasang, Isu perjanjian notaril dan di bawah tangan.

    22.Risiko Pembiayaan Take Over

    23.Akuntansi Pembiayaan Take Over

    Materi Pembahasan Refinancing

     

    1.   Definisi  Pembiayaan refinancing syariah

    2.   Lima macam refinancing syariah,

    3.   Tiga Tujuan Pembiayaan Refinancing : multi guna, investasi dan modal kerja.

    4.   Tiga Desain akad refinancing

    5.   Fatwa MUI tentang refinancing syariah

    6.   Isu – isu penting refinancing syariah

    7.   Isu agunan dan roya pasang.

    8.   Akutansi refinancing Syariah,

    9.   Larangan Bay’ al ‘inah dan Hadits-Hadits Nabi Saw

    Siapa yang perlu Ikut Workshop ini

    1.   Praktisi perbankan syariah dan BPR Syariah.

    2.   Praktisi Lembaga Keuangan Syariah seperti Multifinance dan Penjaminan Syariah (Jamkrindo dan Askrindo).

    3.   Notaris dan  pengacara (law firm).

    4.   Al-Mudaqqiq Al-Khariji (Auditor Eksternal)

    5.   Praktisi BMT dan Koperasi Syariah

    6.   Dosen, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Dekan FEBI dan Guru Besar

    7.   Legal Officer Bank Syariah, Risk Management dan Product Development.

    8.   Dewan Pengawas Syariah Bank Syariah dan LKS

    9.   Hakim Syariah Pengadilan Agama dan PTA.

     Penyelenggara Iqtishad Consulting Jakarta

    Profil Trainer

    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI UNPAD Bandung, Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.

     

    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari / Tanggal     :  Rabu – Kamis / 20 – 21 Maret 2019

    Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat   : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

     

    BIAYA/INVESTASI

    Biaya : Rp 3.000.000 / orang. 

    Group minimal 3 orang @Rp 2.700.000/ Peserta

    Group minimal 5 orang @Rp 2.500.000/ Peserta

    (Tidak termasuk penginapan)

     

    FASILITAS Modul training, Makan Siang, Coffee Break, Flashdisk Materi (softcopy materi, 109 fatwa DSN-MUI dan sertifikat.

     

    CP dan Pendaftaran

    Sdr. Hafiz : 0812 8623 7144

    Telp: 021 7447 903

    Email: admin@iqtishadconsulting.com 

    Website :www.iqtishadconsulting.com 

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Pelatihan Notaris Bank Syariah Level 2 Topik : Aspek Legal Musyarakah Mutanaqishah, Perjanjian Take Over dan Refinancing Syariah Angkatan 325 Tgl 27 Januari 2019 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 04-01-2019 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Perbankan Syariah, Seminar & Training

    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta

    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)

    Dasar Pemikiran :

    Notaris perbankan syariah harus terus menerus meningkatkan pemahaman dan kompetensinya di bidang hukum perbankan syariah khususnya dalam pembuatan akta perjanjian di bank bank syariah.

    Perkembangan produk dan akad perbankan dan keuangan syariah syariah mengalami kemajuan yang sangat pesat karena bank syariah selalu menghadapi tantangan yang makin kompleks. Tantangan itu antara lain harus bisa memenuhi kebutuhan bisnis yang selalu berubah cepat dengan   menyajikan produk-produk   inovatif dan lebih variatif serta  pelayanan yang memuaskan berdasarkan panduan syariah.

    Salah satu akad perjanjian yang paling urgen untuk mendinamiskan pengembangan produk perbankan syariah adalah musyarakah mutanaqsihah (MMq).

    Sebagaimana dimaklumi, Musyarakah Mutanaqishah (MMq) adalah akad yang sophisticated (canggih), karena ia dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan  produk perbankan syariah. Setidaknya MMq dapat digunakan untuk 11 macam produk,  seperti refinancing, working capital, take over, gabungan take over  dan top up (refinancing), KPR Indent, investasi indent, pengalihan hutang dari bank syariah ke bank syariah, restrukturisasi pembiayaan (konversi akad), capital expenditure (investasi),reimbursement,pembiayaan konsumtif untuk KPRS, dan sebagainya.

    Para *Notaris* bank syariah, law firm,  Hakim, pejabat pengawas OJK, , harus memahami dengan baik teori dan penerapan MMq dalam semua produk tersebut.

    Penggunaan akad MMq utk KPR Syariah akan membuat harga KPRS lebih murah karena elastisitas dan dinamisnya dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar.

    MMq juga dapat diterapkan utk pembiayaan take over dan refinancing.

    Karena itu Training ini akan membahas akad akad take over dan refinancing syariah.

    MMq, Take Over dan refinancing adalah penerapan dari teori hybrid contracts.

    Hybrid Contracts merupakan teori yg sangat penting dlm perbankan syariah.

    Inilah teori yang sangat diperlukan  dalam inovasi produk perbankan dan keuangan syariah, yaitu  hybrid contracts yg disebut  ( al-‘ukud al-murakkabah ). 

    Dr Mabid Al-Jarhi, mantan direktur IRTI IDB pernah mengatakan, kombinasi akad di zaman sekarang adalah sebuah keniscayaan. Bentuk akad tunggal sudah tidak mampu lagi meresponi transaksi keuangan kontemporer. Metode hybrid contracts seharusnya menjadi unggulan dalam pengembangan produk.

    Dalam praktiknya terdapat sekitar 25 skema produk bank syariah menggunakan hybrid contracts.

    Para notaris dan law firm harus memahami dgn baik teori dan praktik hybrid contracts.Setidaknya terdapat 10 macam manfaat teori hybrid contracts.

    Berdasarkan pentingnya akad MMq dan hybrid contracts ini khususnya bagi Notaris dan konsultan hukum maka Iqtishad Consulting kembali menggela Pelatihan Notaris Bank Syariah Level 2 tentang Aspek Legal Musyarakah Mutanaqishah, Perjanjian Take Over dan Refinancing Syariah.

    Pentingnya workshop ini karena forum ini akan memberikan solusi aplikatif dan jawaban-jawaban yang meyakinkan  atas berbagai issu dan masalah dalam produk dan akad MMq, dan hybrid Contracts seperti risk management, masalah agunan (APHT dan fiducia), perpajakan, Kepemilikan bersama, BPN, pembiayaan bermasalah, pelunasan dipercepat dan sejumlah issu lainnya.

    MMq dan hybrid contracts  yang sudah diterapkan di banyak negara dan  selama 10 tahun di Indonesia, seharusnya juga bisa diterapkan oleh bank-bank syariah di Indonesia, agar bank bank syariah bisa lebih kompetitif dan diminati masyarakat,  juga agar bank syariah lebih kaya dengan produk yg dibutuhkan masyarakat, seperti refinancing, take over, hybrid take over dan refinancing, pembiayaan dalam bentuk reimburse pembelian barang, pembiayaan investasi, working capital, bahkan konversi akad dalam restrukturisasi pembiayaan syariah dan pengalihan utang sesama bank syariah, sebagainya.

    Para Notaris harus memahami teori dan praktik hybrid contracts tersebut.

    Syarat peserta:

    Sudah pernah mengikuti Pelatihan  Perbankan Syariah  yg digelar Iqtishad Consulting atau sudah sedang menjadi rekanan bank syariah.

    Upgrading dan Workshop ini tidak bisa diikuti oleh notaris yg belum pernah mengikuti training legal bank syariah.

    Materi Workshop :

    1. Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?

    2. Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah

    4. Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI

    5. Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif

    6. Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq

    7 Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    8. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah

    9. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktnjek Perbankan Syariah

    10. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    11. Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK

    12. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq dan Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah

    13. Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    14. Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    15. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    16. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    17. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    18. Musyarakah& Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah

    19. Teori dan Praktik Hybrid Contracts dlm produk bank syariah 

    20. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    21.  Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja.

    22. Musyarakah’ Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah

    23. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment

    24, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi biasa dan investasi indent

    25. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade  Finance).

    26. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)

    27. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah*

    28. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

    29. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq

    30. Multi Nisbah dan Single Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.

    31. Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq

    32. Denda (Tazir)dan ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    33. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah

    34.  Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.

    35. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over

    Profil Trainer

    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islam Economics and Finance Uni. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ. Paramadina. DPS dibeberapa lembaga Keuangan Syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.

    Waktu dan Tempat

    Hari / Tanggal : Minggu/ 27 Januari 2019

    Waktu   : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat. 

    Fasilitas :

    Modul Training, Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.

    Investasi :

    Perorangan Rp 1.500.000,-

    Group min 3 Rp 1.200.000,-/ peserta

    Group min 5 RP 1.000.000,-/ peserta

     CP dan Pendaftaran :

    Sdr. Hafiz: 

    Hp. 0812 8623 7144 (WA/Telp 

    Sdr. Nadiyah: 

    Hp. 0812 8168 4698 (WA/Telp)

    Email: admin@iqtishadconsulting.comiqtishad2017@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer. 

    Pelatihan dan Workshop Eksekutif Aspek Legal Produk Bank Syariah dan Penyusunan Kontrak Perjanjian Pembiayaan Perbankan Syariah Angkatan 338 Tgl 22 – 23 Maret 2019 Di Hotel Quest, Surabaya.

    0

    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran
     
    Aspek legal dalam perjanjian pembiayaan bank syariah menduduki posisi yang sangat penting karena ia menyangkut risiko, hak dan kewajiban masing masing pihak.
     
    Kontrak-kontrak produk-produk perbankan  berbasis syariah compliance harus dipahami dgn baik  oleh officer  perbankan syariah, praktisi hukum,  seperti aspek hukum perjanjian murabahah, wakalah, line facility,  musyarakah, mudharabah, ijarah, ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah, pembiayaan take over syariah, refinancing syariah, masalah jaminan syariah, dan anatomi akta-akta syariah.
     
    Bankir syariah dan pengacara juga harus memahami anatomi pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan (khususnya HT dan Fiducia). 
    Legal officer bank syariah juga harus memahami mana akad akad yg di bawah tangan dan mana akad akad yg notaris.
     
    Dalam praktek hybrid contracts bankir syariah harus mengetahui mana akad yg bisa disatukan dan mana yg harus dipisahkan.
     
    Keharusan legal officer bank syariah  memiliki kompetensi pembuatan perjanjian-perjanjian syariah,dan risiko hukum adalah suatu keharusan, tanpa kompotensi itu maka bank syariah dikhawatirkan terperangkap kpd risiko kerugian di masa depan
     
    Untuk itulah  diperlukan  Training dan Workshop Aspek legal dan kontrak-kontrak produk perbankan syariah khusus bagi bankir syariah dan notaris juga
     
    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Pelatihan dan Workshop Aspek legal Perbankan syariah dan Kontrak-Kontrak Pembiayaan bank syariah.
     
    Iqtishad Consulting adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan perbankan syariah yang paling terkemuka saat ini di Indonesia, dan sangat banyak berpengalaman dalam mentraining  para Direktur bank-bank syariah, Dirut, DPS, Komisaris, semua pimpinan Divisi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia, pejabat OJK dan bank syariah lainnya, serta ratusan Professor dan Doktor yang menjadi dosen di seluruh Perguruan Tinggi se-Indoensia.
     
    Iqtishad Consulting Jakarta sudah mengelar Training sebanyak 330 Angkatan, termasuk memberi sertifikat  (mentraining) 3000 notaris yang tersebar di seluruh  Indonesia.
     
    Pelatihan ini  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang pembuatan kontrak-kontrak produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN-MUI. 
     
    Tujuan
     
    1.Training ini akan memberikan pemahaman kepada praktisi hukum,  lawyer,  legal oficer bank syariah,  dan  notaris tentang aspek legal perbankan syariah dan kontrak-kontrak pada produk pembiayaan syariah di bank syariah.
     
    2.Meningkatkan kompetensi legal officer bank syariah, advokad,  dan  Notaris dalam manangani kontrak-kontrak dan perjanjian pembiayaan  di perbankan syariah, termasuk dalam  pengikatan jaminan.
     
    Materi Training
     
    1. Overview Perbankan  Syariah
    2. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional
    3. Produk –produk Pembiayaan (Financing) Bank Syariah
    4. Prinsip – prinsip perjanjian /  akad syariah
    5. Kontrak pembiayaan murabahah
    6. Kontrak Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    7. Kontrak Pembiayaan hiwalah dan Take Over
    8. Hukum – hukum jaminan menurut syariah
    9. Kontrak pembiayaan Ijarah dan IMBT
    10. Kontrak pembiayaan Musyarakah dan mudharabah
    11. Teknik Pembuatan Akta dan  Anatomi Akta Notaris di Perbankan Syariah
             
    Pembicara : 
    1.Pakar, Konsultan  dan Praktisi Perbankan Syariah dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Ketua Bid Organisasi MES Pusat yaitu Bpk Agustianto  Mingka
    Beliau adalah Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dewan Pengawas Syariah di perusahaan Negara BUMN dan DPS di beberapa Lembaga Keuangan Syariah
    Dosen Pascasarjana di UI, Trisakti dan Univ Paramadina
     
    2. Dr.Mohamad Hidayat, MBA Anggota  Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), Dewan Pengawas Syariah di beberapa Bank Syariah dan LKS
     
    3. Joko Wahyuhono, SEI.,MM Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Amprosindo
     
    Waktu Pelaksanaan :
    Tanggal : 22 – 23  Maret 2019
    Pukul : 09.00-16.00 WIB
    Tempat : Hotel Quest, Surabaya.
     
    Fasilitas :
    Modul Training, , Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 116 fatwa DSN-MUI,KompilasiHukum Ekonomi Ekonomi Syariah)  dan Sertifikat.
     
    Investasi : 
    Perorangan Rp 2.500.000,-
    Group min 3 Rp 2.200.000,-/ peserta
    Group min 5 RP 2.000.000,-/ peserta
    Group min 10 Rp 1.800.000,- /peserta
     
    CP dan Pendaftaran
    Hafiz Alfata (081286237144)
    hafizoh (0812 86237173) 
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Training dan Workshop Nasional Notaris Perbankan Syariah Tentang Aspek Legal dan Pembuatan Kontrak Perjanjian Produk Perbankan Syariah Angkatan 333 Tgl 15 – 16 April 2019 di Hotel Madani, Medan.

    0

    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran
     
    Aspek legal dalam perjanjian pembiayaan bank syariah menduduki posisi yang sangat penting karena ia menyangkut risiko, hak dan kewajiban masing masing pihak.
     
    Kontrak-kontrak produk-produk perbankan  berbasis syariah compliance harus dipahami dgn baik  oleh officer  perbankan syariah, praktisi hukum,  seperti aspek hukum perjanjian murabahah, wakalah, line facility,  musyarakah, mudharabah, ijarah, ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah, pembiayaan take over syariah, refinancing syariah, masalah jaminan syariah, dan anatomi akta-akta syariah.
     
    Bankir syariah dan pengacara juga harus memahami anatomi pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan (khususnya HT dan Fiducia). 
    Legal officer bank syariah juga harus memahami mana akad akad yg di bawah tangan dan mana akad akad yg notaris.
     
    Dalam praktek hybrid contracts bankir syariah harus mengetahui mana akad yg bisa disatukan dan mana yg harus dipisahkan.
     
    Keharusan legal officer bank syariah  memiliki kompetensi pembuatan perjanjian-perjanjian syariah,dan risiko hukum adalah suatu keharusan, tanpa kompotensi itu maka bank syariah dikhawatirkan terperangkap kpd risiko kerugian di masa depan
     
    Untuk itulah  diperlukan  Training dan Workshop Aspek legal dan kontrak-kontrak produk perbankan syariah khusus bagi bankir syariah dan notaris juga
     
    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Pelatihan dan Workshop Aspek legal Perbankan syariah dan Kontrak-Kontrak Pembiayaan bank syariah.
     
    Iqtishad Consulting adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan perbankan syariah yang paling terkemuka saat ini di Indonesia, dan sangat banyak berpengalaman dalam mentraining  para Direktur bank-bank syariah, Dirut, DPS, Komisaris, semua pimpinan Divisi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia, pejabat OJK dan bank syariah lainnya, serta ratusan Professor dan Doktor yang menjadi dosen di seluruh Perguruan Tinggi se-Indoensia.
     
    Iqtishad Consulting Jakarta sudah mengelar Training sebanyak 330 Angkatan, termasuk memberi sertifikat  (mentraining) 3000 notaris yang tersebar di seluruh  Indonesia.
     
    Pelatihan ini  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang pembuatan kontrak-kontrak produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN-MUI. 
     
    Tujuan
     
    1.Training ini akan memberikan pemahaman kepada praktisi hukum,  lawyer,  legal oficer bank syariah,  dan  notaris tentang aspek legal perbankan syariah dan kontrak-kontrak pada produk pembiayaan syariah di bank syariah.
     
    2.Meningkatkan kompetensi legal officer bank syariah, advokad,  dan  Notaris dalam manangani kontrak-kontrak dan perjanjian pembiayaan  di perbankan syariah, termasuk dalam  pengikatan jaminan.
     
    Materi Training
     
    1. Overview Perbankan  Syariah
    2. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional
    3. Produk –produk Pembiayaan (Financing) Bank Syariah
    4. Prinsip – prinsip perjanjian /  akad syariah
    5. Kontrak pembiayaan murabahah
    6. Kontrak Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    7. Kontrak Pembiayaan hiwalah dan Take Over
    8. Hukum – hukum jaminan menurut syariah
    9. Kontrak pembiayaan Ijarah dan IMBT
    10. Kontrak pembiayaan Musyarakah dan mudharabah
    11. Teknik Pembuatan Akta dan  Anatomi Akta Notaris di Perbankan Syariah
             
    Pembicara : 
    1.Pakar, Konsultan  dan Praktisi Perbankan Syariah dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Ketua Bid Organisasi MES Pusat yaitu Bpk Agustianto  Mingka
    Beliau adalah Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dewan Pengawas Syariah di perusahaan Negara BUMN dan DPS di beberapa Lembaga Keuangan Syariah
    Dosen Pascasarjana di UI, Trisakti dan Univ Paramadina
     
    2. Dr.Mohamad Hidayat, MBA Anggota  Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), Dewan Pengawas Syariah di beberapa Bank Syariah dan LKS
     
    3. Joko Wahyuhono, SEI.,MM Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Amprosindo
     
    Waktu Pelaksanaan :
    Tanggal : 15 – 16 April 2019
    Pukul : 09.00-16.00 WIB
    Tempat : Hotel Madani, Medan
     
    Fasilitas :
    Modul Training, , Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 116 fatwa DSN-MUI,KompilasiHukum Ekonomi Ekonomi Syariah)  dan Sertifikat.
     
    Investasi : 
    Perorangan Rp 2.500.000,-
    Group min 3 Rp 2.250.000,-/ peserta
    Group min 5 RP 2.100.000,-/ peserta
    Group min 10 Rp 2.000.000,- /peserta
     
    CP dan Pendaftaran
    Hafiz (081286237144)
    hafizoh (0812 86237173) 
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Pelatihan dan Workshop Eksekutif Aspek Legal Produk Bank Syariah dan Penyusunan Kontrak Perjanjian Pembiayaan Perbankan Syariah Angkatan 321 Tgl 11 – 12 Januari 2019 Di Hotel Four Point, Makassar.

    0

    Posted on : 06-12-2018 | By : Agustianto | In : Artikel, Bunga (Riba), Kabar Aktual, Pendidikan Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran
     
    Aspek legal dalam perjanjian pembiayaan bank syariah menduduki posisi yang sangat penting karena ia menyangkut risiko, hak dan kewajiban masing masing pihak.
     
    Kontrak-kontrak produk-produk perbankan  berbasis syariah compliance harus dipahami dgn baik  oleh officer  perbankan syariah, praktisi hukum,  seperti aspek hukum perjanjian murabahah, wakalah, line facility,  musyarakah, mudharabah, ijarah, ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah, pembiayaan take over syariah, refinancing syariah, masalah jaminan syariah, dan anatomi akta-akta syariah.
     
    Bankir syariah dan pengacara juga harus memahami anatomi pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan (khususnya HT dan Fiducia). 
    Legal officer bank syariah juga harus memahami mana akad akad yg di bawah tangan dan mana akad akad yg notaris.
     
    Dalam praktek hybrid contracts bankir syariah harus mengetahui mana akad yg bisa disatukan dan mana yg harus dipisahkan.
     
    Keharusan legal officer bank syariah  memiliki kompetensi pembuatan perjanjian-perjanjian syariah,dan risiko hukum adalah suatu keharusan, tanpa kompotensi itu maka bank syariah dikhawatirkan terperangkap kpd risiko kerugian di masa depan
     
    Untuk itulah  diperlukan  Training dan Workshop Aspek legal dan kontrak-kontrak produk perbankan syariah khusus bagi bankir syariah dan notaris juga
     
    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Pelatihan dan Workshop Aspek legal Perbankan syariah dan Kontrak-Kontrak Pembiayaan bank syariah.
     
    Iqtishad Consulting adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan perbankan syariah yang paling terkemuka saat ini di Indonesia, dan sangat banyak berpengalaman dalam mentraining  para Direktur bank-bank syariah, Dirut, DPS, Komisaris, semua pimpinan Divisi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia, pejabat OJK dan bank syariah lainnya, serta ratusan Professor dan Doktor yang menjadi dosen di seluruh Perguruan Tinggi se-Indoensia.
     
    Iqtishad Consulting Jakarta sudah mengelar Training sebanyak 330 Angkatan, termasuk memberi sertifikat  (mentraining) 3000 notaris yang tersebar di seluruh  Indonesia.
     
    Pelatihan ini  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang pembuatan kontrak-kontrak produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN-MUI. 
     
    Tujuan
     
    1.Training ini akan memberikan pemahaman kepada praktisi hukum,  lawyer,  legal oficer bank syariah,  dan  notaris tentang aspek legal perbankan syariah dan kontrak-kontrak pada produk pembiayaan syariah di bank syariah.
     
    2.Meningkatkan kompetensi legal officer bank syariah, advokad,  dan  Notaris dalam manangani kontrak-kontrak dan perjanjian pembiayaan  di perbankan syariah, termasuk dalam  pengikatan jaminan.
     
    Materi Training
     
    1. Overview Perbankan  Syariah
    2. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional
    3. Produk –produk Pembiayaan (Financing) Bank Syariah
    4. Prinsip – prinsip perjanjian /  akad syariah
    5. Kontrak pembiayaan murabahah
    6. Kontrak Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    7. Kontrak Pembiayaan hiwalah dan Take Over
    8. Hukum – hukum jaminan menurut syariah
    9. Kontrak pembiayaan Ijarah dan IMBT
    10. Kontrak pembiayaan Musyarakah dan mudharabah
    11. Teknik Pembuatan Akta dan  Anatomi Akta Notaris di Perbankan Syariah
             
    Pembicara : 
    1.Pakar, Konsultan  dan Praktisi Perbankan Syariah dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Ketua Bid Organisasi MES Pusat yaitu Bpk Agustianto  Mingka
    Beliau adalah Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dewan Pengawas Syariah di perusahaan Negara BUMN dan DPS di beberapa Lembaga Keuangan Syariah
    Dosen Pascasarjana di UI, Trisakti dan Univ Paramadina
     
    2. Dr.Mohamad Hidayat, MBA Anggota  Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), Dewan Pengawas Syariah di beberapa Bank Syariah dan LKS
     
    3. Joko Wahyuhono, SEI.,MM Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Amprosindo
     
    Waktu Pelaksanaan :
    Tanggal : 11 – 12 Januari 2019
    Pukul : 09.00-16.00 WIB
    Tempat : Hotel Four Point, Makassar.
     
    Fasilitas :
    Modul Training, , Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 116 fatwa DSN-MUI,KompilasiHukum Ekonomi Ekonomi Syariah)  dan Sertifikat.
     
    Investasi : 
    Perorangan Rp 2.500.000,-
    Group min 3 Rp 2.200.000,-/ peserta
    Group min 5 RP 2.000.000,-/ peserta
    Group min 10 Rp 1.800.000,- /peserta
     
    CP dan Pendaftaran
    Hafiz Alfata (081286237144)
    hafizoh (0812 86237173) 
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Workshop Eksekutif Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah (MMq) dan Aplikasinya pada 15 Produk Bank Syariah (Membahas 60 Issue dan Permasalahan MMq dari Semua Aspek dan Perspektif) Tgl 18-19 Desember 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 06-12-2018 | By : Agustianto | In : Perbankan Syariah
     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran :
     
    Bank-bank syariah saat ini lagi rame menerapkan dan mengembangkan produk-produknya sebagai upaya yg paling strategis  utk meningkatkan layanannya.
     
    Salah satu akad perjanjian yang paling urgen untuk mendinamiskan pengembangan produk perbankan syariah adalah musyarakah mutanaqsihah (MMq).
     
    Sebagaimana dimaklumi, Musyarakah Mutanaqishah (MMq) adalah akad yang sophisticated (canggih), karena ia dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan  produk perbankan syariah. Setidaknya MMq dapat digunakan untuk 15 macam produk,  seperti refinancing, working capital, take over, gabungan take over  dan top up (refinancing), KPR Indent, investasi indent, pengalihan hutang dari bank syariah ke bank syariah, restrukturisasi pembiayaan (konversi akad), capital expenditure (investasi),reimbursement,pembiayaan konsumtif untuk KPRS, dan sebagainya.
     
    Para bank syariah, law firm,  Notaris, Hakim, pejabat pengawas OJK,  harus memahami teori dan penerapan MMq dalam semua produk tersebut. 
     
    Selain keunggulan MMq di atas, penerapan akad MMq merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini disebabkan karena penggunaan akad murabahah untuk pembiayaan KPR Syariah bertenor panjang (di atas 4 tahun) pastilah kurang cocok dan tidak tepat. Penggunaan akad murabahah akan membuat pricing (harga) KPRS akan menjadi lebih mahal dibanding konvensional, karena harga jual  murabahah bersifat fix, sementara harga pasar fluktuatif.
     
    Untuk mengatasi risiko fluktuasi cost of fund -terpaksa bank syariah menaikkan harga (margin)  murabahah. Lebih mahalnya harga murabahah ini akan mempengaruhi citra yang kurang baik bagi bank-bank  syariah. Sebab bank syariah dicitrakan bank yang mahal. Akad yg seharusnya diterapkan adalah musyarakah mutanaqishah (MMq)  yang memiliki banyak keunggulan. Selain harga bisa bersaing, DP nya juga lebih rendah dari KPR konvensional yakni hanya 10 %. Ketentuan ini akan membuat produk KPR Syariah lebih unggul dibanding konvensional dan tentunya akan semakin lebih diminati.
     
    Tegasnya, Penggunaan akad MMq utk KPR Syariah akan membuat harga KPRS lebih murah karena elastisitas dan dinamisnya dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar.
     
    Berdasarkan pentingnya akad MMq ini, khususnya bagi Notaris dan konsultan hukum maka Iqtishad Consulting kembali menggelar Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaaan MMq bagi Notaris bankir syariah, praktisi Lembaga Keuangan dan pakar (akademisi) di Indonesia.
     
    Pentingnya workshop MMq ini karena forum ini akan memberikan solusi aplikatif dan jawaban-jawaban yang meyakinkan  atas berbagai issu dan masalah dalam produk dan akad MMq, seperti risk management, masalah agunan (APHT dan fiducia), perpajakan, Kepemilikan bersama, BPN, pembiayaan bermasalah, pelunasan dipercepat dan sejumlah issu lainnya.
     
    MMq yang sudah diterapkan di banyak negara dan  selama 9 tahun di Indonesia, seharusnya juga bisa diterapkan oleh bank-bank syariah di Indonesia, agar bank bank syariah bisa lebih kompetitif dan diminati masyarakat,  juga agar bank syariah lebih kaya dengan produk yg dibutuhkan masyarakat, seperti refinancing, take over, hybrid take over dan refinancing, pembiayaan dalam bentuk reimburse pembelian barang, pembiayaan investasi, working capital, bahkan konversi akad dalam restrukturisasi pembiayaan syariah dan pengalihan utang sesama bank syariah, sebagainya.
     
    Bank Syariah harus memahami teori dan praktik hybrid contracts tersebut.
     
    Materi Workshop :
     
    1. Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?
    2. Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT
    3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah (Enam macam Jenis Akad MMq
    4. Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI
    5. Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif
    6. Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq
    7 Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq#
    8. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah
    9. Collectibility pada Pembiayaan MMq
    10. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktik Perbankan Syariah
    11. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    12.Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK
    13. Acrual Basis atau Cash Basis pada MMq
    14. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq dan Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah
    15.  Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq
    16.Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)
    17. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property
    18. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent
    19. Ijarah Maushufah fiz Dzimmah (IMFD) pada Penerapan MMq Indent.
    20. Issue Bay’ Kali bi Kali pada MMq Indent
    21.  Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni
    22. Musyarakah& Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah
    23. Teori dan Praktik Hybrid Contracts dlm produk bank syariah 
    24. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah
    25.  Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Rekening Koran Syariah.
    26. Musyarakah’ Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah
    27. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment
    28, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi biasa dan investasi indent
    29. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade  Finance).
    30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)
    31. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah*
    32. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya
    33. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq
    34. Musyarakah Mutanaqishah dgn sistem Proporsional
    35. Multi Nisbah dan Single Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.
    36. Bgmn menentukan Nisbah MMq
    37. Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq
    38. Denda (Tazir) dalam MMq
    39. Ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    40. Bolehkan pencairan bertahap dalam akad MMq ?
    41. Kapan MMq menggunakan line facility (at-tashilat al-saqfiyah) dan kapan tidak perlu line?
    42. Revolving dalam Pembiayaan MMq
    43. Perbedaan MMq dan IMBT, 
    Apa pula keunggulan IMBT dari MMq dan Apa keunggulan MMq dari IMBT?
    44. Bagaimana penerapan MMq untuk pembiayaan infrastruktur?, seperti jalan tol, bandara, dll.
    Refinancing jalan Tol
    45. Pembiayaan Sindikasi dengan MMq
    46. Restrukturisasi pembiayaan MMq, dan mengapa lebih mudah daripada Restruk murabahah.?
    47. Desain akad men-take over pembiayaan MMq dari bank syariah lain
    48. Restrukturisasi murabahah dengan MMq
    49. Proyeksi bagi hasil Pada MMq
    50. Pembiayaan MMq untuk orang lain.(misalnya utk keluarga)
    51. Pembiayaan Multiguna dengan MMq
    52. Haruskah Asset MMq menjadi jaminan?.
    53. Bolehkah aset MMq tidak dijadikan jaminan?
    54. Bagaimana refinancing dgn MMq pada nasabah PNS dgn jaminan SK PNS?
    55. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah
    56.Sistimatika akad MMq
    57.  Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.
    58.Mengapa Akad MMq harus disatukan dalam Akad Tunggal?
    Risiko apa yg dialami bank jika dipisahkan Musyarakah dan Ijarah atau Musyarakah dan Bay’.
    59. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over
    60. Contoh Akad MMq utk Modal Kerja.
     
    Profil Trainer
    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islam Economics and Finance Uni. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ. Paramadina. DPS dibeberapa lembaga Keuangan Syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.
     
    Waktu dan Tempat
    Hari / Tanggal : Selasa-Rabu/ 18-19 Desember 2018
    Waktu   : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    Fasilitas :
    Modul Training, Makan Siang, Snack, 2x Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (121 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    Investasi :
    Perorangan Rp 3.000.000,-
    Group min 3 Rp 2.700.000,-/ peserta
     
    CP dan Pendaftaran :
    Sdri. Hafizoh :
    Hp. 0812 8623 7173
    (WA/Telp)
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Training Sharia Treasury Management Angkatan ke 327 Tgl 14 – 15 Desember 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta pusat.

    0

    Posted on : 06-12-2018 | By : Agustianto | In : Artikel, Asuransi, Kabar Aktual, Pasar Modal, Perbankan Syariah, Seminar & Training
     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran
     
    Manajemen Treasury Products menduduki posisi yang penting dalam perbankan syariah, karena ia mengatur dan mengelola aspek  Liability Management, Asset Management, Liquidity Management dan Earnings Management di Bank Syariah. 
     
    Dalam ilmu manajemen treasury bank diajarkan bagaimana penggunaan instrument-instrument Treasury Syariah baik yang ada di Pasar Uang Syariah maupun Pasar sukuk (obligasi) Syariah  untuk memaksimalkan keuntungan pada Bank dalam menghadapi perubahan-perubahan baik internal faktor seperti struktur neraca (asset-liability mix) dan eksternal faktor seperti suku bunga konven, persaingan antar bank, makro ekonomi dan kebijakan Bank Sentral.  
     
    Dalam displin ilmu manajemen treasury products, diajarkan bagaimana mengelola risiko pasar yang dihadapi dalam mengelola asset-liability perbankan dengan strategi dan tools yang mutakhir untuk mengontrol risiko dan comply terhadap aturan aturan yang ditetapkan oleh Bank Sentral.
     
    Sehubungan dengan itu, Iqtishad Consulting akan menggelar Training Sharia Treasury Management di Jakarta
     
    Training ini ditujukan untuk pengembangan knowledge dan skill yang lengkap tentang pengelolaan Treasury pada Bank Syariah, sehingga dengan memiliki knowledge dan skill Treasury Management SDI Perbankan Syariah  dapat lebih memaksimalkan tugas-tugas yang dibebankan dan mencapai hasil yang maksimal.
     
    Training ini ditujukan  untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengelolaan Treasury Product bank syariah baik itu pengelolaan likuiditas (liquidity managemet), dana pihak ketiga (liability management), pengelolaan investasi bank (asset management) maupun pengelolaan pendapatannya (earnings management) di bank syariah yang merupakan fungsi Treasury yang sangat penting untuk menciptakan laba yang optimal pada Bank.
     
    Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan yang lengkap tentang management Treasury di Bank, dan dapat mengimplementasi strategi pengelolaan risiko terhadap return/suku bunga dan foreign exchange, sehingga memperkuat pemahaman terhadap managemen asset-liability Bank dan memaksimalkan keuntungan bank.
     
    MATERI TRAINING
    1. Konsep Treasury Management dan Asset-Liability Management pada Bank Syariah.
    2. Peran Treasury dalam pengelolaan dana dan asset-liability management pada Bank Syariah
    3. Risiko-risiko yang berhubungan dalam pengelolaan dana pada Bank Syariah (Syariah Risk Management).
    4. Instrument-instrument dan produk-produk Treasury Syariah dalam pengelolaan dana dan earning management pada Bank Syariah: IMA, SBIS, SPN-S,  Repo, Reverse arepo dan Sukuk.
    5. Fatwa-Fatwa DSN MUI tentang Treasury Products : IMA, SPN-S, Repo dan CS (Tawarruq).
    6. Islamic Hedging (tahawwuth) di Bank Syariah dan LKS
    7. Commodity Syariah sebagai Instrumen Pasar Uang antar Bank Syariah  
    8. Tehnik perhitungan yield untuk investasi Bank Syariah dan perdagangan Obligasi Syariah (Sukuk).
    10. Management likuiditas pada Bank Syariah  dan teknik cover likuiditas bank Syariah
    11. Penggunaan tehnik duration dan convexity pada pengelolaan portofolio asset-liability Bank Syariah.
    12. Teknik Hedging Syariah dengan menggunakan instrumen Treasury pada pengelolaan asset-liability Bank
     
    SIAPA YANG PERLU IKUT TRAINING INI?
    1. Marketing and Relationship Manager
    2. Accounting Manager
    3. Risk Manager
    4. Branch Head
    5. Planning and Budgeting
    6. Asset Liability Support Grup
    7. Division Head
    8. Treasury Profesional
    9. Financing Department
    10. Director
    11. Operational Departement
    12. Information Technology
     
    Profile Trainer :
     
    Dr. Ir Trisiladi,M.Si President Direktur Fathonah Business Consulting, beliau juga Dosen di berbagai kampus: Dosen FEB UIN Jakarta, Kepala Pusat Studi Bisnis dan Koperasi Syariah Univ. Ibnu Khaldun,  Bogor. 
     
    Agustianto Mingka Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina,  Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.Beliau Sudah mentraining sebanyak 320 Angkatan dan mentraining 109 Professor dan Doktor, baik Profesor ekonomi Islam, Guru Besar Fikih dan Hukum Islam, Guru Besar Ushul Fiqh serta Guru Besar Ilmu ekonomi dan akuntansi.
     
    METODE TRAINING
    Penyampaian konsep dan teknik oleh Course Director/Trainer dan latihan latihan soal serta studi kasus untuk membentuk ketrampilan pada peserta training.  Diharapkan peserta membawa Laptop dengan instalasi Microsoft Excell.
     
    WAKTU DAN TEMPAT
    Hari/Tanggal : Jumat – Sabtu/14 – 15 Desember 2018
    Waktu              : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat           : Hotel Sofyan Betawi, Cut Mutia Menteng, Jakarta Pusat
     
    BIAYA/INVESTASI:
    Rp. 3.500.000/org
    Group Min 3 org: Rp. 3.000.000/org
    (Tidak termasuk penginapan)
     
    FASILITAS :
    Modul Training, Makan Siang, 2X Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:
    Sdri. Hafizoh : 0812 8623 7173
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer

    Training dan Workshop Eksekutif Teori dan Praktek Hybrid Contracts pada 35 Produk Perbankan & Keuangan SyariahAngkatan 339 Tgl 27 – 28 Februari di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting
     
     Dasar Pemikiran
     
    Perkembangan perbankan dan keuangan syariah syariah mengalami kemajuan yang sangat pesat dan menghadapi tantangan yang makin kompleks. Tantangan itu antara lain harus bisa memenuhi kebutuhan bisnis yang selalu berubah cepat dengan   menyajikan produk-produk   inovatif dan lebih variatif serta  pelayanan yang memuaskan berdasarkan panduan syariah.  
     
    Tantangan  ini menuntut para praktisi, regulator, konsultan, dewan pengawas syariah dan  akademisi bidang keuangan syariah untuk senantiasa aktif dan kreatif dalam memberikan respon terhadap perkembangan tersebut. Praktisi yang melakukan inovasi produk; regulator yang membuat aturan yang kondusif, akademisi yang menciptakan produk baru melalui penelitian, semuanya harus berada dalam koridor syariah dan sinaran maqashid syariah.
     
    Salah satu pilar penting untuk menciptakan produk perbankan dan keuangan syariah dalam menyahuti tuntutan kebutuhan masyarakat modern, adalah pengembangan teori hibryd conctracts (al-‘ukud al-murakkabah).  Dr Mabid Al-Jarhi, mantan direktur IRTI IDB pernah mengatakan, kombinasi akad di zaman sekarang adalah sebuah keniscayaan. Bentuk akad tunggal sudah tidak mampu lagi meresponi transaksi keuangan kontemporer. Metode hybridcontracts seharusnya menjadi unggulan dalam pengembangan produk.
     
    Dalam konteks itulah Dr.Aliudin Za’tary dalam buku Fiqh Muamalah Al-Maliyah  al-Muqaran (2008) banyak membahas teori dan praktik hybridcontracts dalam Islamic finance. Bahkan Dr Nazih Hammad   menulis buku secara khusus mengenai hybrid contracts Al-’uqûd al-Murakkabah fî al-Fiqh al-Islâmy, Damaskus: Dâr al-Qalam, 2005. Demikian pula Abdullâh bin Muhammad bin Abdullâh al-‘Imrâni, menulis buku Al-’uqûd al-Mâliyah al-Murakkabah: Dirâsah Fiqhiyyah Ta’shîliyah wa Tathbîqiyyah, Riyadh: Dâr Kunûz Eshbelia li al-Nasyr wa al-Tauzî’, 2006), Selain mereka masih banyak ulama yang membahas hybrid contracts di buku-buku fiqh muamalah, seperti Dr.Usman Tsabir dalam buku Fiqh Muamalah Maliyah al-Mu’ashirah (2006).
    Namun harus dicatat, rujukan/referensi yang digunakan untuk  materi hybrid contracts, bukan saja kitab-kitab fiqh muamalah kontemporer, melainkan juga  kitab-kitab fikih klasik dari berbagai mazhab, dan para ulama terkemuka, seperti Ibnu Taymiyah, Ibnu Qayyim, Imam Al-Syatibi, dan lain-lain.
     
    Sebagaimana dimaklumi bahwa pengetahuan mengenai hybrid contracts sangat penting sekali, setidaknya memiliki sepuluh urgensi dalam pengembangan produk perbankan dan keuangan syariah kontemporer. Untuk itulah Iqtishad Consulting menggelar “Training dan Workshop Aplikasi Hybrid Contracts pada Produk Perbankan dan Keuangan Syariah”.
     
    Berikut 50 point materi workshop :
     
    1. Konsep syariah tentang _Al-’Ukud al-Murakkabah_ (Hybrid Contracts)
    2. Pembagian Terminologi Hybrid Contracts dalam Fikih Islam
     
    1.     Al-’Ukud al-Murakkabah
    2.     al-’Uqûd al-mujtami’ah,
    3.     al-’Uqûd al-muta’addidah,
    4.     al-’Uqûd al-mutakarrirah,
    5.     al-’Uqûd al-mutadâkhilah,
    6.     al-’Uqûd al-mukhtalithah.
     
    3. Bentuk-bentuk Hybrid Contracts
     
    1.     Al-’Ukud al-Murakkabah
    2.     al-’Uqûd al-Mutaqabilah
    3.     al-’Uqûd al-Mutanajisah
    4.     al-’Uqûd al-Mutanaqidhah
    5.     al-’Uqûd al-mutadâkhilah
    6.     al-’Uqûd al-mukhtalithah
     
    4. Macam-macam Hybrid Contracts dari segi Asal Usul Nama Akad:
     
    a. Muncul Nama Akad Baru
    b. Muncul nama Akad baru tapi berasal dari gabungan akad lama.
    C.  Menggunakan nama akad lama tapi masing masing terpisah.
     
    5. Sepuluh Macam Urgensi Teori Hybrid Contracts.
    6. Macam-macam  Hybrid Contracts dan Aplikasinya di Perbankan Syariah.
    7. Hukum Hybrid Contracts (Dua Akad dalam Satu Transaksi) Menurut Para Ulama
    8. Argumentasi (Dalil Syariah) tentang Hybrid Contracts, dan Kaedah Fiqh tentang Hybrid Contracts
    9. Hybrid Contracts yang dilarang syariah
    10.     Akad Two in One yang dibolehkan.
    11. Analisis Para Ulama terhadap hadits-hadits dua akad dalam satu transaksi
    12.   _Dhawabith_ (ketentuan syariah ) tentang Hybrid Contracts Menurut Syariah dan Akibat Hukumnya
    13. Hybrid Contracts pada Sindikasi Pembiayaan sesama bank syariah
    14.   Hybrid Contracts pada Sindikasi Pembiayaan Bersama Bank Konvensional
    15.   Hybrid Contracts pada Sindikasi Club Deal
    16.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over
    17.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over yang dihybrid dengan refinancing
    18.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over se-sama bank syariah
    19.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over Empat Pihak.
    20. Hybrid Contracts dalam Produk Asuransi Syariah
    21.   Hybrid Contracts dalam Sukuk
    22.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Properti (MMQ)
    23. Hybrid Contracts dalam Skim-skim Refinancing Syariah
    24.   Hybrid Contracts dalam Kartu Kredit (Delapan Alternatif)
    25.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Rekening Koran, overdraft dan revolving
    26.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Line Facility _(at-tashilat as-saqfiyyah)_
    27.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Multiguna
    28.   Hybrid Contracts dalam dalam IMBT dan Sewa Beli / Sewa Pembiayaan (Financial Lease = Al-Ijarah al-tamwiliyah)
    29.   Hybrid Contracts dalam Product Giro
    39.   Hybrid Contracts dalam Factoring / Anjak Piutang
    31.   Hybrid Contracts  dalam Pembiayaan Property Indent
    32. Hybrid Conyracts dlm Pembiayaan Investasi Indent
    33. Hybrid Contracts pada Gadai yg disertai pembiayaan (Fatwa DSN No 82)
    34.   Hybrid Contracts  dalam Pembiayaan Multijasa
    35.   Hybrid Contracts  dalam Restrukturisasi Pembiayaan Bermasalah
    36.   Hybrid Contracts  dalam Hedging Syariah / _tahawwuth_ (via Swap)
    37.   Hybrid Contracts  dalam Linkage Program Bank-Multifinance, BPRS, Kopsyah BMT, baik executing maupun channeling
    38.   Hybrid Contracts dalam Gadai Syariah dan Re-Gadai.
    39.Hybrid Contracts pd Pembiayaan Reimbursment
    40.   Hybrid Contracts  dalam Trade Finance dan L/C
    41.   Hybrid Contracts  dalam MDC _(Margin During Contruction)_ dan _Margin During Plantation_
    42.   Hybrid Contracts  (5 Akad dalam Satu Produk) pada Pasar Uang Syariah Antar Bank Syariah : Comodity Syariah
    43. Hybrid Contracs pd Take Over dari Bank Induk ke UUS nya sendiri.
    44. Hybrid Contracts pd Sewa Indent (Ijarah Maushufah fiz Zimmah)
    45.   Ketentuan Praktik Legal  Hybrid Contracts* :
    1.  Akad-akad yang Harus Dipisahkan  _(aqdin mustaqillin)_antara Akad satu dgn Akad lainnya
    2.  Akad-akad yang yang boleh disatukan dalam satu (dokumen) transaksi
    3.  Akad-akad di bawah tangan (tidak notaril) :
    -Akad tertulis
    -Akad yg tidak tertulis
    -Akad yg tidak perlu dimasukkan dlm SOP
    4.     Akad-akad yang yang harus dinotarilkan
    5.     Akad-akad yang memakai materai dan yang tidak memakai  materai
     
    46.   Hybrid Contracts dan Kewajiban Pajak (PPn)
    47.   Hybrid Contracts dan Akuntansi Syariahnya, Misalnya,  Akuntansi MMq, Akuntansi Gadai, Akuntansi Pembiayaan Multijasa, Akuntansi Kartu Kredit, Akuntansi Pembiayaan Take Over, Akuntansi Refinancing dan Top Up, Akuntansi Anjak piutang,  Akuntansi Kafalah bil Ujrah, Akuntansi Hawalah bil Ujrah : Hybrid Contracts dan Peran Auditor.
    48.   Solusi Kontradiksi antara Hukum Fiqh Muamalah degan Hukum Positif.
    49. Hybrid Contrats Menurut KUHPerdata.
    50. Hybrid Contracts,  potensi dispute dan Kompetensi Hakim.
     
    SASARAN PESERTA
    1. Praktisi Bank Syariah, Direktur Bank Syariah, DPS Bank Syariah,Kepala Cabang, Notaris Bank Syariah, Dosen Ekonomi Islam di Prodi Ekonomi Islam, Prodi Perbankan Syariah, Prodi Muamalah, Prodi Keuangan Syariah  dan segala Prodi yang terkait dengan Ekonomi Syariah baik di Pergurian Tinggi Umum maupun Perguran Tinggi Agama islam, Negeri maupun Swasta.
     
    2. Direksi LKS Syariah, BPRS, Ka.Divisi Bank Syariah , Officer/ Legal Officer dan Product Development  Bank Syariah, dan LKS,  Notaris, Dewan Pengawas Syariah (DPS) LKS seperti BMT, Dosen Calon Dewan Pengawas Syariah, dll.
     
    Pembicara:
    Agustianto Mingka Agustianto  (Ketua  DPP IAEI Pusat, Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dosen Pascasarjana PSTTI Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana IEF Trisakti, Dosen Pascasarjana Universitas  Paramadina Pascasarjana IAIN, Pascasarjana Ekonomi Islam UI Az-Zahra,  Wakil Sekjen MES Pusat, DPS di beberapa Lembaga Keuangan UUS BUMN dan Swasta. Trainer 190 Angkatan.
     
    DURASI WAKTU :
    Melihat banyaknya materi kajian hybrid contracts ini, maka sejatinya dibutuhkan waktu 5 hari untuk membahasnya, Namun karena keterbatasan  waktu, energi dan biaya, maka durasi waktunya dipadatkan menjadi hanya 2 hari dengan catatan, semua materi diberikan kepada para peserta.
     
    TANGGAL DAN TEMPAT
    Hari/ Tanggal            : Rabu – Kamis/27 – 28 Jakarta 2019
    Pukul                            : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat                        : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    INVESTASI:
    – Perorangan : Rp. 3.000.000/org
    – Grup min 3 org : Rp. 2.700.000/org
    – Grup min 5 org : Rp. 2.500.000/org
    (Tidak termasuk penginapan) 
    – Peserta yg sudah ikut 4 kali diskon 40%
    – Peserta yg sudah ikut 3 kali diskon 30%
    – Peserta yg sudah ikut 2 kali diskon 20%
    – Peserta yg sudah ikut 1 kali diskon 10%
     
    FASILITAS:
    Modul Training, Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CONTACT PERSON & PENDAFTARAN:
    Sdr. Hafiz 
    Hp. 0812 8623 7144 (WA/Telp)
    Sdr. Anju: 

    Hp. 0878 7199 1554 (WA/Telp)

    Alamat Kantor :  Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Pelatihan dan Workshop Nasional Notaris Perbankan Syariah tentang Aspek Legal dan Pembuatan Kontrak Perjanjian Produk Perbankan Syariah Angkatan ke 329  Tgl 7 – 8 Desember 2018 di Samarinda.

    0

    Posted on : 06-12-2018 | By : Agustianto | In : Artikel, Islamic Economics, Kabar Aktual, Pendidikan Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah

    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta

    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah Nasional)

    Dasar Pemikiran

    Notaris menduduki posisi yang sangat penting dalam industri perbankan syariah, karena notaries berperan dalam pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan (khususnya HT dan Fiducia). 

    Perkembangan perbankan dan keuangan syariah yang  bergerak dengan cepat yang assetnya kini sudah Rp 404 triliun membutuhkan para notaris yang berkompeten membuat akta syariah dan pengikatan jaminannya.

    Asset Industri Keuangan Non Bank syariah lebih dari Rp 90 triliun.

    Tegasnya perbankan syariah  di Indonesia membutuhkan notaries yang memahami  dengan baik konsep –konsep syariah dan penerapannya di praktek perbankan. 

    Kontrak-kontrak produk-produk perbankan  syariah  berbasis syariah compliance harus dipahami oleh notaris perbankan syariah, seperti perjanjian murabahah, musyarakah, mudharabah, ijarah, ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah, pembiayaan take over syariah, refinancing syariah, masalah jaminan syariah, dan anatomi akta-akta syariah.

    Keharusan notaris memiliki kompetensi pembuatan perjanjian-perjanjian syariah, adalah hasil Rekomendasi  Annual Meeting Dewan Syariah Nasional  MUI, Desember 2014 di Jakarta.

    Untuk itulah diperlukan Training dan Workshop Aspek legal dan kontrak-kontrak produk perbankan syariah khusus bagi notaris

    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Pelatihan dan Workshop Nasional Notaris Perbankan Syariah tentang Aspek Legal dan Pembuatan Kontrak Perjanjian Produk Perbankan Syariah.

    Iqtishad Consulting adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan perbankan syariah yang paling terkemuka saat ini di Indonesia, dan sangat banyak berpengalaman dalam mentraining  para Direktur bank-bank syariah_, Dirut, DPS,Komisaris, semua pimpinan Divisi Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia, pejabat OJK dan bank syariah lainnya, serta ratusan Professor dan Doktor yang menjadi dosen di seluruh Perguruan Tinggi se-Indoensia.

    Iqtishad Consulting Jakarta sudah menggelar Training sebanyak 300 Angkatan, termasuk memberi sertifikat  (mentraining) 3.000 notaris yang tersebar di seluruh Indonesia. 

    Sertifikat Pelatihan  Iqtishad Consulting Jakarta, sangat diakui oleh semua Industri perbankan syariah di Indonesia, termasuk sertifikat ulang (penyegaran dan upgrading) bagi notaris yang sudah tiga tahun tidak mengikuti training bank syariah.

    Pengakuan ini sangat logis  karena para petinggi dan praktisi perbankan syariah sendiri ditraining oleh Iqtishad Consulting Jakarta.

    Pengurus inti dan Nara sumber Iqtishad Consulting adalah pakar-pakar yang sangat berkompeten di bidang legal perbankan syariah.

    Mereka juga adalah figur-figur penting yang menduduki posisi strategis di organisasi-organisasi nasional dan assosiasi ekonomi syariah nomor wahid di Indoensia.

    Pelatihan ini  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang pembuatan kontrak-kontrak produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN-MUI. 

     

    Tujuan :

    1. Training ini akan memberikan pemahaman tentang aspek legal perbankan syariah dan kontrak-kontrak pada produk pembiayaan syariah di bank syariah.
    2. Meningkatkan kompetensi Notaris dalam manangani kontrak-kontrak dan perjanjian pembiayaan  di perbankan syariah, termasuk dalam  pengikatan jaminan.

     

    Materi Training:

    1. Overview Perbankan  Syariah
    2. Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional
    3. Produk –produk Pembiayaan (Financing) Bank Syariah
    4. Prinsip – prinsip perjanjian /  akad syariah
    5. Kontrak pembiayaan murabahah
    6. Kontrak Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
    7. Kontrak Pembiayaan hiwalah dan Take Over
    8. Hukum – hukum jaminan menurut syariah
    9. Kontrak pembiayaan Ijarah dan IMBT
    10. Kontrak pembiayaan Musyarakah dan mudharabah
    11. Teknik Pembuatan Akta dan  Anatomi Akta Notaris di Perbankan Syariah

     

                  Pembicara : 

    1. Pakar, Konsultan dan Praktisi Perbankan Syariah dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Ketua Bid Organisasi MES Pusat yaitu Bpk Agustianto Mingka. Beliau adalah Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dewan Pengawas Syariah di perusahaan Negara BUMN dan DPS di beberapa Lembaga Keuangan Syariah, Dosen Pascasarjana di UI, Trisakti dan Univ Paramadina
    1. Dr. Mohamad Hidayat, MBA Anggota  Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), Dewan Pengawas Syariah di beberapa Bank Syariah dan LKS
    2. Joko Wahyuhono, MM Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Amprosindo

     

    Waktu Pelaksanaan :

    Hari/Tanggal : Jumat – Sabtu/ 7 – 8 Desember 2018

    Pukul : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat : Hotel Samarinda. 

     

    Fasilitas:

    Modul Training, Makan Siang, 2x Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.

     

    Investasi :

    Perorangan Rp 2.500.000,-

    Group min 3 Rp 2.200.000,-/ peserta

    Group min 5 RP 2.000.000,-/ peserta

    Group min 10 Rp 1.800.000,- /peserta

    (Tidak termasuk penginapan), tempat terbatas!!!

     

    CP dan Pendaftaran :

    Sdri. Hafizoh : 0812 8623 7173 (WA/Telp)

    Email:  admin@iqtishadconsulting.com,  iqtishad2017@gmail.com

    Website: https://www.iqtishadconsulting.com

    *Note* : _Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer._

     

    Training Sertifikasi SDM Perusahaan Pembiayaan dan Multifinance Syariah Angkatan – 306 Tgl 25 -26 September 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

     
     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran :
     
    Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: 31/POJK.05/2014 pasal 44 tentang penyelenggara usaha pembiayaan syariah menyatakan bahwa pegawai perusahaan syariah yang menduduki posisi manajerial mulai dari tingkat kepala kantor cabang sampai dengan satu tingkat dibawah Direksi dan pimpinan UUS, Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan wajib memiliki sertifikat tingkat dasar di bidang pembiayaan dan/atau pembiayaan syariah dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi dengan menyampaikan pemberitahuan kepada OJK dan disertai dengan alasan penunjukan.
     
    Sehubungan dengan peraturan tersebut, maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Syariah di Indonesia, akan menggelar Training dan Workshop Pembiayaan Syariah, bagi manajemen perusahaan pembiayaan syariah dan multifinancing, baik direksi, kepala divisi, kepala divisi, kepala cabang, officer maupun karyawan.
     
    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Training dan Workshop perbankan dan keuangan syariah serta Fikih Muamalah Perbankan dan Keuangan sebanyak 293 angkatan sejak tahun 2010 hingga Agustus 2018.
     
    MATERI TRAINING :
    1. Pengantar Ekonomi Syariah
    2. Prinsip Kontrak Muamalah dalam Mulrtifinance
    3. Klasifikasi Akad dan Akad-akad Terlarang
    4. Pembiayaan Murabahah di Multifinance
    5. Produk Pembiayaan Ijarah Multijasa
    6. Pembiayaan Multiguna Syariah
    7. Produk Pembiayaan IMBT dan solusi atas isu-isu IMBT
    8. Produk Refinancing Syariah, membahas 5 macam refinancing syariah
    9. Produk Pembiayaan Masyarakat Mutanaqishah (MMq) untuk konsumtif dan investasi
    10. Kapan saatnya penggunaan MMq, IMBT, IMFZ dan murabahah
    11. Keunggulan IMBT/IMFZ atas MMq
    12. Keunggulan MMq atas murabahah dan IMBT
    13. Anjak Piutang Syariah _(Factoring)_ dengan Akad Hiwalah dan Wakalah bil Ujrah
    14. Prinsip-prinsp Akuntansi Syariah
    15. Aplikasi Akuntansi Murabahah
    16. Aplikasi Akuntansi Ijarah, IMBT
    17. Aplikasi Akuntansi Mudharabah dan Musyarakah
     
    Tujuan :
    1. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepala cabang, officer dan karyawan bahkan DPS (Dewan Pengawas Syariah) multifinance syariah yang sudah existing.
     
    2. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance syariah tentang konsep, sistem dan produk-produk multifinance syariah.
    3. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance tentang fatwa-fatwa DSN MUI tentang produk yang sesuai syariah untuk menjaga sharia compliance.
     
    4. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance konvensioanal yang ingin membuka unit usaha syariah mengenai prosedur dan syarat-syarat pembukaan unit usaha syariah, presentasi di Dewan Syariah Nasional MUI.
     
    Sasaran Peserta :
    Officer Multinance, Direksi/Ka. Divisi Multifinance, Officer Bank Syariah, Direksi/Ka. Divisi Bank dan LKS, Notaris, Hakim, Dewan Pengawas Syariah (DPS), Pejabat Depkeu, Dosen Hukum dan Ekonomi Islam, Mahasiswa S3 dan S2 Syariah dan Ekonomi Islam, Direktur BPRS, Pengacara, Staf Legal Corporate, Calon Dewan Pengawas Syariah, dll.
     
    Profil Trainer :
    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islam Economics and Finance Uni. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ. Paramadina. DPS dibeberapa lembaga Keuangan Syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.
     
    Dadang Romansyah, SE.,Ak.MM.,SAS adalah Dosen Pascasarjana Islamic Bussines and Finance Univ. Paramadina, Dosen dan Ka. Divisi Pengembangan Bisnis STEI SEBI, Dosen FE UNDIP Semarang, Senior Auditor KAP AR Utomo, Direktur PT. SEBI Consulting, Dewan Pengawas Syariah PT. Otomas Finance, Trainer IAI – PSAK Syariah, Ketua Ikatan Alumni USAS.
     
    Joko Wahyuhono, SEI.,MM adalah Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Wakil Sekjen Amprosindo (Asosiasi Masyarakat Properti Syariah Indonesia).
     
    WAKTU DAN TEMPAT
    Hari              : Selasa – Rabu
    Tanggal       : 25 – 26 September 2018
    Waktu          : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat.      : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    BIAYA/INVESTASI:
    Rp. 2.500.000/org
    Group Min 3 org: Rp. 2.200.000/org
    Group Min 5 org : Rp. 2.000.000/org
    (Tidak termasuk penginapan)
     
    FASILITAS :
    Modul Training, Makan siang, Coffee break 2x, HotSpot,  (softcopy materi, 121 Fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:
    Sdr. Hafiz 081286237144 (WA/Telp)
    Sdr. Anju 0852 7766 5083
    Sdri. Nazla : 0813 6177 3383 (WA/Telp)
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer

    Pendidikan Dasar Perbankan Syariah (PDPS)  Angkatan ke – 302 Tgl 21 – 22 September 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 06-09-2018 | By : Agustianto | In : Perbankan Syariah
     
     
    Dasar Pemikiran
     
    Setiap praktisi / pengelola perbankan syariah dan pengelola lembaga keuangan syariah wajib mengikuti pendidikan perbankan dan keuangan syariah.Ketentuan ini sudah menjadi regulasi OJK.
     
    PDPS (Pendidikan Dasar Perbankan Syariah), tidak saja diperlukan praktisi konvensional yg ingin menjadi pengelola syariah, tapi juga  calon komisaris bank syariah, calon direktur dan semua karyawan baru bank bank syariah dan lembaga keuangan syariah.
     
    Sumber Daya Insani  bank syariah  harus memahami  dengan baik konsep –konsep syariah dan penerapannya di praktek perbankan.
     
     Produk-produk perbankan  syariah  berbasis syariah compliance harus dipahami oleh semua  Sumber Daya Insani  (SDI) perbankan syariah.
     
    Untuk itu diperlukan  sebuah training dan workshop  Pendidikan Dasar Perbankan Syariah yang  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang sistem, mekanisme produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN MUI
     
    Sehubungan dengan itu maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan syariah, akan kembali  menggelar Pendidikan Dasar Perbankan Syariah (PDPS) Tgl 5 – 6 Maret 2018 mendatang di Jakarta.
     
    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Pelatihan, Training dan Workshop Perbankan dan Keuangan Syariah serta Aspek Hukum Perbankan dan Keuangan sebanyak 269 angkatan sejak tahun 2010  hingga Feb 2018.
     
    Materi Training:
    1. Overview Ekonomi Syariah
    2. Prinsip akad dan pembagiannya. Pembagian Akad-Muawadhat dan Tabarru’,
    3. Pembiayaan Jual – beli (Murabahah), Pembiayaan Istishna’)
    4. Pembiayaan Kerjasama Bagi Hasil (Mudharabah,dan Musyarakah)
    5. Pembiayaan IMBT dan Multijasa.
    6. Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah (MMq)
    7. Agunan atau Jaminan.
    8. Pembiayaan Take Over dan Refinancing, pembiayaan line facility
    9. Akad gadai dan pembiayaan Rahn
    10. Akad Kafalah, Wakalah, Factoring/Anjak Piutang
     
     
    Profil Trainer:
    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina, Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.
     
    Joko Wahyuhono,MM adalah Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris VII DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam
     
    WAKTU DAN TEMPAT
    Hari / Tanggal     : 21 – 22 September 2018 
    Waktu : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat   : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta
     
    BIAYA/INVESTASI:
    Biaya : Rp 2.500.000 / orang. 
    Group minimal 3 orang @Rp 2.200.000/ Peserta
    Group minimal 5 orang @Rp 2.000.000/ Peserta
    (Tidak termasuk penginapan)
     
    FASILITAS:
    Modul training, , makan siang, coffee break, hotspot, CD Materi (softcopy materi, 109 fatwa DSN-MUI, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah) dan sertifikat.
     
    CP dan Pendaftaran
    Joko  : 085716962518, 082110206289
    Hafiz : 081286237144 WA
    Anju : 085277665083 WA
     
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Training Sertifikasi SDM Perusahaan Pembiayaan dan Multifinance Syariah Angkatan – 306 Tgl 25 -26 September 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 04-09-2018 | By : Agustianto | In : Perbankan Syariah
     
     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran :
     
    Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: 31/POJK.05/2014 pasal 44 tentang penyelenggara usaha pembiayaan syariah menyatakan bahwa pegawai perusahaan syariah yang menduduki posisi manajerial mulai dari tingkat kepala kantor cabang sampai dengan satu tingkat dibawah Direksi dan pimpinan UUS, Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan wajib memiliki sertifikat tingkat dasar di bidang pembiayaan dan/atau pembiayaan syariah dari lembaga yang ditunjuk oleh asosiasi dengan menyampaikan pemberitahuan kepada OJK dan disertai dengan alasan penunjukan.
     
    Sehubungan dengan peraturan tersebut, maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Syariah di Indonesia, akan menggelar Training dan Workshop Pembiayaan Syariah, bagi manajemen perusahaan pembiayaan syariah dan multifinancing, baik direksi, kepala divisi, kepala divisi, kepala cabang, officer maupun karyawan.
     
    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Training dan Workshop perbankan dan keuangan syariah serta Fikih Muamalah Perbankan dan Keuangan sebanyak 293 angkatan sejak tahun 2010 hingga Agustus 2018.
     
    MATERI TRAINING :
    1. Pengantar Ekonomi Syariah
    2. Prinsip Kontrak Muamalah dalam Mulrtifinance
    3. Klasifikasi Akad dan Akad-akad Terlarang
    4. Pembiayaan Murabahah di Multifinance
    5. Produk Pembiayaan Ijarah Multijasa
    6. Pembiayaan Multiguna Syariah
    7. Produk Pembiayaan IMBT dan solusi atas isu-isu IMBT
    8. Produk Refinancing Syariah, membahas 5 macam refinancing syariah
    9. Produk Pembiayaan Masyarakat Mutanaqishah (MMq) untuk konsumtif dan investasi
    10. Kapan saatnya penggunaan MMq, IMBT, IMFZ dan murabahah
    11. Keunggulan IMBT/IMFZ atas MMq
    12. Keunggulan MMq atas murabahah dan IMBT
    13. Anjak Piutang Syariah _(Factoring)_ dengan Akad Hiwalah dan Wakalah bil Ujrah
    14. Prinsip-prinsp Akuntansi Syariah
    15. Aplikasi Akuntansi Murabahah
    16. Aplikasi Akuntansi Ijarah, IMBT
    17. Aplikasi Akuntansi Mudharabah dan Musyarakah
     
    Tujuan :
    1. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepala cabang, officer dan karyawan bahkan DPS (Dewan Pengawas Syariah) multifinance syariah yang sudah existing.
     
    2. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance syariah tentang konsep, sistem dan produk-produk multifinance syariah.
    3. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance tentang fatwa-fatwa DSN MUI tentang produk yang sesuai syariah untuk menjaga sharia compliance.
     
    4. Memberikan pemahaman kepada manajemen multifinance konvensioanal yang ingin membuka unit usaha syariah mengenai prosedur dan syarat-syarat pembukaan unit usaha syariah, presentasi di Dewan Syariah Nasional MUI.
     
    Sasaran Peserta :
    Officer Multinance, Direksi/Ka. Divisi Multifinance, Officer Bank Syariah, Direksi/Ka. Divisi Bank dan LKS, Notaris, Hakim, Dewan Pengawas Syariah (DPS), Pejabat Depkeu, Dosen Hukum dan Ekonomi Islam, Mahasiswa S3 dan S2 Syariah dan Ekonomi Islam, Direktur BPRS, Pengacara, Staf Legal Corporate, Calon Dewan Pengawas Syariah, dll.
     
    Profil Trainer :
    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islam Economics and Finance Uni. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ. Paramadina. DPS dibeberapa lembaga Keuangan Syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.
     
    Dadang Romansyah, SE.,Ak.MM.,SAS adalah Dosen Pascasarjana Islamic Bussines and Finance Univ. Paramadina, Dosen dan Ka. Divisi Pengembangan Bisnis STEI SEBI, Dosen FE UNDIP Semarang, Senior Auditor KAP AR Utomo, Direktur PT. SEBI Consulting, Dewan Pengawas Syariah PT. Otomas Finance, Trainer IAI – PSAK Syariah, Ketua Ikatan Alumni USAS.
     
    Joko Wahyuhono, SEI.,MM adalah Direktur Iqtishad Consulting, Sekretaris DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Wakil Sekjen Amprosindo (Asosiasi Masyarakat Properti Syariah Indonesia).
     
    WAKTU DAN TEMPAT
    Hari              : Selasa – Rabu
    Tanggal       : 25 – 26 September 2018
    Waktu          : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat.      : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    BIAYA/INVESTASI:
    Rp. 2.500.000/org
    Group Min 3 org: Rp. 2.200.000/org
    Group Min 5 org : Rp. 2.000.000/org
    (Tidak termasuk penginapan)
     
    FASILITAS :
    Modul Training, Makan siang, Coffee break 2x, HotSpot,  (softcopy materi, 121 Fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:
    Sdr. Hafiz : 081286237144 (WA/Telp)
    Sdr. Anju 0852 7766 5083
    Sdri. Nazla : 0813 6177 3383 (WA/Telp)
     
    All Articles | Contact Us | RSS Feed | Mobile Edition