• Dapatkan 8 buku karya Agustianto, antara lain: Fikih Muamalah Ke-Indonesiaan, Maqashid Syariah, dalam Ekonomi dan Keuangan, Perjanjian (Akad) Perbankan Syariah, Hedging, Pembiayaan Sindikasi Syariah, Restrukturisasi Pembiayaan Bank Syariah, Ekonomi Islam Solusi Krisis Keuangan Global. Hub: 081286237144 Hafiz

  • Materi Tanya Jawab dan Kupas Tuntas Teori dan Praktik Musyarakah Mutanaqishah : Membahas 60 problematika penerapan Musyarakah Mutanaqishah dari berbagai Perspektif

    0

    Posted on : 29-07-2020 | By : Hafizoh Hilwa | In : Artikel, Pendidikan Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah

    BERIKUT URAIANNYA

    1. Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?

    2. Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah (Enam macam Jenis Akad MMq

    4. Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI

    5. Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif

    6. Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq

    7. Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    8. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah

    9. Collectibility pada Pembiayaan MMq

    10. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktik Perbankan Syariah

    11. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    12. Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK

    13. Acrual Basis atau Cash Basis pada MMq

    14. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq dan Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah

    15. Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    16. Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    17. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    18. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    19. Ijarah Maushufah fiz Dzimmah (IMFD) pada Penerapan MMq Indent.

    20. Issue Bay’ Kali bi Kali pada MMq Indent

    21. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    22. Musyarakah& Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah

    23. Teori dan Praktik Hybrid Contracts dlm produk bank syariah

    24. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    25. Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Rekening Koran Syariah.

    26. Musyarakah’ Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah

    27. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment

    28, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi biasa dan investasi indent

    29. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade Finance).

    30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)

    31. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah

    32. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

    33. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq

    34. Musyarakah Mutanaqishah dgn sistem Proporsional

    35. Multi Nisbah dan Single Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.

    36. Bgmn menentukan Nisbah MMq

    37. Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq

    38. Denda (Tazir) dalam MMq

    39. Ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    40. Bolehkan pencairan bertahap dalam akad MMq ?

    41. Kapan MMq menggunakan line facility (at-tashilat al-saqfiyah) dan kapan tidak perlu line?

    42. Revolving dalam Pembiayaan MMq

    43. Perbedaan MMq dan IMBT,
    Apa pula keunggulan IMBT dari MMq dan Apa keunggulan MMq dari IMBT?

    44. Bagaimana penerapan MMq untuk pembiayaan infrastruktur? seperti jalan tol, bandara, dll.
    Refinancing jalan Tol.

    45. Pembiayaan Sindikasi dengan MMq

    46. Restrukturisasi pembiayaan MMq, dan mengapa lebih mudah daripada Restruk murabahah?

    47. Desain akad men-take over pembiayaan MMq dari bank syariah lain

    48. Restrukturisasi murabahah dengan MMq

    49. Proyeksi bagi hasil Pada MMq

    50. Pembiayaan MMq untuk orang lain.(misalnya utk keluarga)

    51. Pembiayaan Multiguna dengan MMq

    52. Haruskah Asset MMq menjadi jaminan?.

    53. Bolehkah aset MMq tidak dijadikan jaminan?

    54. Bagaimana refinancing dgn MMq pada nasabah PNS dgn jaminan SK PNS?

    55. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah

    56.Sistimatika akad MMq

    57. Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.

    58.Mengapa Akad MMq harus disatukan dalam Akad Tunggal?
    Risiko apa yg dialami bank jika dipisahkan Musyarakah dan Ijarah atau Musyarakah dan Bay’.

    59. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over

    60. Contoh Akad MMq utk Modal Kerja.

     

    Instagram : @iqtishad_consulting

    Email : admin@Iqtishadconsulting.com /iqtishad2017@gmail.com 

    Website : www.iqtishadconsulting.com www.agustiantocentre.com 

    —————————————————

    Alamat kantor : Hotel Sofyan Betawi Jl. Cut Mutia, Menteng Jakarta Pusat

    (kantor Pusat).

    Kantor cabang aktivitas : Jl. H. Abd Ghani, Komplek BPKP 2 No 86 RT.4/RW.2 Ciputat Timur, Tangerang

    Selatan, Banten.   

    Webinar Eksekutif Kupas Tuntas Penerapan Musyarakah Mutanaqishah (MMq) Tgl 28 Juli 2020 Via Zoom Cloud Meeting

    0

    Membahas 60 Issu dan Permasalahan MMq dari Semua Aspek dan Perspektif

    1.Perspektif Fikih Muamalah & Fatwa

    2.Perspektif Hukum

    3.Perspektif Bisnis

    4.Perspektif Manajemen Risiko

    5.Perspektif Akuntansi

    6.Regulasi OJK 

     

    DASAR PEMIKIRAN

    Bank-bank syariah saat ini lagi banyak  menerapkan dan mengembangkan produk-produknya sebagai upaya yg paling strategis  untuk meningkatkan layanannya.

    Salah satu akad perjanjian yang paling urgen untuk mendinamiskan pengembangan produk perbankan syariah adalah musyarakah mutanaqsihah (MMq).

    Sebagaimana dimaklumi, Musyarakah Mutanaqishah (MMq) adalah akad yang sophisticated (canggih), karena ia dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan  produk perbankan syariah. Setidaknya MMq dapat digunakan untuk 15 macam produk,  seperti refinancing, working capital, take over, gabungan take over  dan top up (refinancing), KPR Indent, investasi indent, pengalihan hutang dari bank syariah ke bank syariah, restrukturisasi pembiayaan (konversi akad), capital expenditure (investasi),reimbursement,pembiayaan konsumtif untuk KPRS, dan sebagainya.

    Para bank syariah, law firm,  Notaris, Hakim, pejabat pengawas OJK,  harus memahami teori dan penerapan MMq dalam semua produk tersebut. 

    Selain keunggulan MMq di atas, penerapan akad MMq merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini disebabkan karena penggunaan akad murabahah untuk pembiayaan KPR Syariah bertenor panjang (di atas 4 tahun) pastilah kurang cocok dan tidak tepat. Penggunaan akad murabahah akan membuat pricing (harga) KPRS akan menjadi lebih mahal dibanding konvensional, karena harga jual  murabahah bersifat fix, sementara harga pasar fluktuatif.

    Untuk mengatasi risiko fluktuasi cost of fund -terpaksa bank syariah menaikkan harga (margin)  murabahah.   Lebih mahalnya harga murabahah ini akan mempengaruhi citra yang kurang baik bagi bank-bank  syariah. Sebab bank syariah dicitrakan bank yang mahal. Akad yg seharusnya diterapkan adalah musyarakah mutanaqishah (MMq)  yang memiliki banyak keunggulan. Selain harga bisa bersaing, DP nya juga lebih rendah dari KPR konvensional yakni hanya 10%. Ketentuan ini akan membuat produk KPR Syariah lebih unggul dibanding konvensional dan tentunya akan semakin lebih diminati.

    Tegasnya, Penggunaan akad MMq utk KPR Syariah akan membuat harga KPRS lebih murah karena elastisitas dan dinamisnya dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar.

    Berdasarkan pentingnya akad MMq ini, khususnya bagi Bankir, Pakar & Dosen, Notaris dan konsultan hukum maka Iqtishad Consulting kembali menggelar Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaaan MMq bagi Notaris bankir syariah, praktisi Lembaga Keuangan dan pakar (akademisi) di Indonesia.

    Pentingnya workshop MMq ini karena forum ini akan memberikan solusi aplikatif dan jawaban-jawaban yang meyakinkan  atas berbagai issu dan masalah dalam produk dan akad MMq, seperti risk management, masalah agunan (APHT dan fiducia), perpajakan, Kepemilikan bersama, BPN, pembiayaan bermasalah, pelunasan dipercepat dan sejumlah issu lainnya.

    MMq yang sudah diterapkan di banyak negara dan  selama 9 tahun di Indonesia, seharusnya juga bisa diterapkan oleh bank-bank syariah di Indonesia, agar bank bank syariah bisa lebih kompetitif dan diminati masyarakat,  juga agar bank syariah lebih kaya dengan produk yg dibutuhkan masyarakat, seperti refinancing, take over, hybrid take over dan refinancing, pembiayaan dalam bentuk reimburse pembelian barang, pembiayaan investasi, working capital, bahkan konversi akad dalam restrukturisasi pembiayaan syariah dan pengalihan utang sesama bank syariah, sebagainya.

    Bankir Syariah, DPS, Dosen, Notaris, pakar, Hakim,  Praktisi LKS, BMT, Konsultan, Law Firm  harus memahami teori dan praktik hybrid contracts tersebut. 

     

    Materi Tanya Jawab dan Kupas Tuntas Teori dan Praktik Musyarakah Mutanaqishah  : 

    1. Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?

    2. Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah (Enam macam Jenis Akad MMq

    4. Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI

    5. Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif

    6. Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq

    7. Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    8. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah

    9. Collectibility pada Pembiayaan MMq

    10. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktik Perbankan Syariah

    11. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    12. Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK

    13. Acrual Basis atau Cash Basis pada MMq

    14. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq dan Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah

    15.  Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    16. Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    17. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    18. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    19. Ijarah Maushufah fiz Dzimmah (IMFD) pada Penerapan MMq Indent.

    20. Issue Bay’ Kali bi Kali pada MMq Indent

    21.  Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    22. Musyarakah& Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah

    23. Teori dan Praktik Hybrid Contracts dlm produk bank syariah 

    24. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    25.  Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Rekening Koran Syariah.

    26. Musyarakah’ Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah

    27. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment

    28, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi biasa dan investasi indent

    29. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade  Finance).

    30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)

    31. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah

    32. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

    33. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq

    34. Musyarakah Mutanaqishah dgn sistem Proporsional

    35. Multi Nisbah dan Single Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.

    36. Bgmn menentukan Nisbah MMq

    37. Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq

    38. Denda (Tazir) dalam MMq

    39. Ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    40. Bolehkan pencairan bertahap dalam akad MMq ?

    41. Kapan MMq menggunakan line facility (at-tashilat al-saqfiyah) dan kapan tidak perlu line?

    42. Revolving dalam Pembiayaan MMq

    43. Perbedaan MMq dan IMBT, 

    Apa pula keunggulan IMBT dari MMq dan Apa keunggulan MMq dari IMBT?

    44. Bagaimana penerapan MMq untuk pembiayaan infrastruktur? seperti jalan tol, bandara, dll. Refinancing jalan Tol.

    45. Pembiayaan Sindikasi dengan MMq

    46. Restrukturisasi pembiayaan MMq, dan mengapa lebih mudah daripada Restruk murabahah?

    47. Desain akad men-take over pembiayaan MMq dari bank syariah lain

    48. Restrukturisasi murabahah dengan MMq

    49. Proyeksi bagi hasil Pada MMq

    50. Pembiayaan MMq untuk orang lain.(misalnya utk keluarga)

    51. Pembiayaan Multiguna dengan MMq

    52. Haruskah Asset MMq menjadi jaminan?.

    53. Bolehkah aset MMq tidak dijadikan jaminan?

    54. Bagaimana refinancing dgn MMq pada nasabah PNS dgn jaminan SK PNS?

    55. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah

    56.Sistimatika akad MMq

    57.  Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.

    58.Mengapa Akad MMq harus disatukan dalam Akad Tunggal?

    Risiko apa yg dialami bank jika dipisahkan Musyarakah dan Ijarah atau Musyarakah dan Bay’.

    59. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over

    60. Contoh Akad MMq utk Modal Kerja. 

     

    PROFIL TRAINER :

    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islam Economics and Finance Uni. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ. Paramadina. DPS dibeberapa lembaga Keuangan Syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN. 

     

    TANGGAL DAN TEMPAT

    Hari/ Tanggal        : Selasa/28 Juli 2020

    Pukul                        : 14.00 – 16.00 WIB

    Tempat                     : Online Via Zoom Cloud Meeting (Link akan anda dapatkan setelah pendaftaran)  

     

    FASILITAS :

    File Materi dan E-Sertifikat dari Iqtishad Consulting

     

    INVESTASI:

     

    CP dan Pendaftaran : 

    Sdri.Putri : 0822 8485 2215

    Sdri.Hafizoh : 0812 8623 7173   

     

    Instagram : @iqtishad_consulting

    Email: admin@Iqtishadconsulting.com /iqtishad2017@gmail.com 

    Website : www.iqtishadconsulting.com www.agustiantocentre.com 

     

    Note : 

    1. Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    2. Peserta yang belum pernah webinar dengan aplikasi zoom akan dipandu menggunakan zoom tersebut    

    Training Sharia Treasury Management Angkatan ke 327 Tgl 14 – 15 Desember 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta pusat.

    0

    Posted on : 06-12-2018 | By : Agustianto | In : Artikel, Asuransi, Kabar Aktual, Pasar Modal, Perbankan Syariah, Seminar & Training
     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta
    (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan Syariah)
     
    Dasar Pemikiran
     
    Manajemen Treasury Products menduduki posisi yang penting dalam perbankan syariah, karena ia mengatur dan mengelola aspek  Liability Management, Asset Management, Liquidity Management dan Earnings Management di Bank Syariah. 
     
    Dalam ilmu manajemen treasury bank diajarkan bagaimana penggunaan instrument-instrument Treasury Syariah baik yang ada di Pasar Uang Syariah maupun Pasar sukuk (obligasi) Syariah  untuk memaksimalkan keuntungan pada Bank dalam menghadapi perubahan-perubahan baik internal faktor seperti struktur neraca (asset-liability mix) dan eksternal faktor seperti suku bunga konven, persaingan antar bank, makro ekonomi dan kebijakan Bank Sentral.  
     
    Dalam displin ilmu manajemen treasury products, diajarkan bagaimana mengelola risiko pasar yang dihadapi dalam mengelola asset-liability perbankan dengan strategi dan tools yang mutakhir untuk mengontrol risiko dan comply terhadap aturan aturan yang ditetapkan oleh Bank Sentral.
     
    Sehubungan dengan itu, Iqtishad Consulting akan menggelar Training Sharia Treasury Management di Jakarta
     
    Training ini ditujukan untuk pengembangan knowledge dan skill yang lengkap tentang pengelolaan Treasury pada Bank Syariah, sehingga dengan memiliki knowledge dan skill Treasury Management SDI Perbankan Syariah  dapat lebih memaksimalkan tugas-tugas yang dibebankan dan mencapai hasil yang maksimal.
     
    Training ini ditujukan  untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengelolaan Treasury Product bank syariah baik itu pengelolaan likuiditas (liquidity managemet), dana pihak ketiga (liability management), pengelolaan investasi bank (asset management) maupun pengelolaan pendapatannya (earnings management) di bank syariah yang merupakan fungsi Treasury yang sangat penting untuk menciptakan laba yang optimal pada Bank.
     
    Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan yang lengkap tentang management Treasury di Bank, dan dapat mengimplementasi strategi pengelolaan risiko terhadap return/suku bunga dan foreign exchange, sehingga memperkuat pemahaman terhadap managemen asset-liability Bank dan memaksimalkan keuntungan bank.
     
    MATERI TRAINING
    1. Konsep Treasury Management dan Asset-Liability Management pada Bank Syariah.
    2. Peran Treasury dalam pengelolaan dana dan asset-liability management pada Bank Syariah
    3. Risiko-risiko yang berhubungan dalam pengelolaan dana pada Bank Syariah (Syariah Risk Management).
    4. Instrument-instrument dan produk-produk Treasury Syariah dalam pengelolaan dana dan earning management pada Bank Syariah: IMA, SBIS, SPN-S,  Repo, Reverse arepo dan Sukuk.
    5. Fatwa-Fatwa DSN MUI tentang Treasury Products : IMA, SPN-S, Repo dan CS (Tawarruq).
    6. Islamic Hedging (tahawwuth) di Bank Syariah dan LKS
    7. Commodity Syariah sebagai Instrumen Pasar Uang antar Bank Syariah  
    8. Tehnik perhitungan yield untuk investasi Bank Syariah dan perdagangan Obligasi Syariah (Sukuk).
    10. Management likuiditas pada Bank Syariah  dan teknik cover likuiditas bank Syariah
    11. Penggunaan tehnik duration dan convexity pada pengelolaan portofolio asset-liability Bank Syariah.
    12. Teknik Hedging Syariah dengan menggunakan instrumen Treasury pada pengelolaan asset-liability Bank
     
    SIAPA YANG PERLU IKUT TRAINING INI?
    1. Marketing and Relationship Manager
    2. Accounting Manager
    3. Risk Manager
    4. Branch Head
    5. Planning and Budgeting
    6. Asset Liability Support Grup
    7. Division Head
    8. Treasury Profesional
    9. Financing Department
    10. Director
    11. Operational Departement
    12. Information Technology
     
    Profile Trainer :
     
    Dr. Ir Trisiladi,M.Si President Direktur Fathonah Business Consulting, beliau juga Dosen di berbagai kampus: Dosen FEB UIN Jakarta, Kepala Pusat Studi Bisnis dan Koperasi Syariah Univ. Ibnu Khaldun,  Bogor. 
     
    Agustianto Mingka Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina,  Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.Beliau Sudah mentraining sebanyak 320 Angkatan dan mentraining 109 Professor dan Doktor, baik Profesor ekonomi Islam, Guru Besar Fikih dan Hukum Islam, Guru Besar Ushul Fiqh serta Guru Besar Ilmu ekonomi dan akuntansi.
     
    METODE TRAINING
    Penyampaian konsep dan teknik oleh Course Director/Trainer dan latihan latihan soal serta studi kasus untuk membentuk ketrampilan pada peserta training.  Diharapkan peserta membawa Laptop dengan instalasi Microsoft Excell.
     
    WAKTU DAN TEMPAT
    Hari/Tanggal : Jumat – Sabtu/14 – 15 Desember 2018
    Waktu              : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat           : Hotel Sofyan Betawi, Cut Mutia Menteng, Jakarta Pusat
     
    BIAYA/INVESTASI:
    Rp. 3.500.000/org
    Group Min 3 org: Rp. 3.000.000/org
    (Tidak termasuk penginapan)
     
    FASILITAS :
    Modul Training, Makan Siang, 2X Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:
    Sdri. Hafizoh : 0812 8623 7173
     
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer

    Webinar Pelatihan Notaris Bank Syariah Level 3 Topik : Teori dan Aplikasi Hybrid Contracts pada Produk Perbankan & Keuangan Syariah Tgl 7 Juli 2020 Via Zoom Cloud Meeting

    0

    DASAR PEMIKIRAN

    Notaris perbankan syariah harus terus menerus meningkatkan pemahaman dan kompetensinya di bidang hukum perbankan syariah khususnya dalam pembuatan akta perjanjian di bank bank syariah.

    Perkembangan produk dan akad perbankan dan keuangan syariah syariah mengalami kemajuan yang sangat pesat karena bank syariah selalu menghadapi tantangan yang makin kompleks. Tantangan itu antara lain harus bisa memenuhi kebutuhan bisnis yang selalu berubah cepat dengan   menyajikan produk-produk   inovatif dan lebih variatif serta  pelayanan yang memuaskan berdasarkan panduan syariah.

    Tantangan ini menuntut para notaris, juga  praktisi perbankan, regulator, konsultan, dewan pengawas syariah dan  akademisi bidang keuangan syariah untuk senantiasa aktif dan kreatif dalam memberikan respon terhadap perkembangan tersebut. Praktisi yang melakukan inovasi produk; regulator yang membuat aturan yang kondusif, akademisi yang menciptakan produk baru melalui penelitian, semuanya harus berada dalam koridor syariah dan sinaran maqashid syariah.

    Salah satu pilar penting dalam menciptakan produk perbankan dan keuangan syariah dalam menyahuti tuntutan kebutuhan masyarakat modern, adalah pengembangan teori hibryd conctracts (al-‘ukud al-murakkabah).  Dr Mabid Al-Jarhi, mantan direktur IRTI IDB pernah mengatakan, kombinasi akad di zaman sekarang adalah sebuah keniscayaan. Bentuk akad tunggal sudah tidak mampu lagi meresponi transaksi keuangan kontemporer. Saat ini metode hybridcontracts  menjadi unggulan dalam pengembangan produk.Para notaris harus memahami dgn baik teori dan praktik hybrid contracts ini.

    Dalam konteks itulah Dr.Aliudin Za’tary dalam buku Fiqh Muamalah Al-Maliyah  al-Muqaran (2008) banyak membahas teori dan praktik hybridcontracts dalam Islamic finance. Bahkan Dr Nazih Hammad   menulis buku secara khusus mengenai hybrid contracts Al-’uqûd al-Murakkabah fî al-Fiqh al-Islâmy, Damaskus: Dâr al-Qalam, 2005. Demikian pula Abdullâh bin Muhammad bin Abdullâh al-‘Imrâni, menulis buku Al-’uqûd al-Mâliyah al-Murakkabah: Dirâsah Fiqhiyyah Ta’shîliyah wa Tathbîqiyyah, Riyadh: Dâr Kunûz Eshbelia li al-Nasyr wa al-Tauzî’, 2006), Selain mereka masih banyak ulama yang membahas hybrid contracts di buku-buku fiqh muamalah, seperti Dr.Usman Tsabir dalam buku Fiqh Muamalah Maliyah al-Mu’ashirah (2006).

    Namun harus dicatat, rujukan/referensi yang digunakan untuk  materi hybrid contracts, bukan saja kitab-kitab fiqh muamalah kontemporer, melainkan juga  kitab-kitab fikih klasik dari berbagai mazhab, dan para ulama terkemuka, seperti Ibnu Taymiyah, Ibnu Qayyim, Imam Al-Syatibi, dan lain-lain.

    Sebagaimana dimaklumi bahwa pengetahuan mengenai hybrid contracts sangat penting sekali, setidaknya memiliki sepuluh urgensi dalam pengembangan produk perbankan dan keuangan syariah kontemporer.

    Notaris bank syariah tidak cukup hanya mengetahui dasar dasar kontrak bank syariah saja tapi perlu sekali untuk memahami MMq di level 2 dan hybrid contracts di level 3.

    Untuk itulah Iqtishad Consulting menggelar Training Notaris Bank Syariah Level 3 dan Workshop Aplikasi Hybrid Contracts pada Produk Perbankan dan Keuangan Syariah. 

     

    A. Berikut Point Materi Workshop :

    1. Macam-macam  Hybrid Contracts dan Aplikasinya di Perbankan Syariah.

    2. Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Line Facility (at-tashilat as-saqfiyyah)

    3. Sepuluh Macam Urgensi Teori Hybrid Contracts.

    4. Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over yang dihybrid dengan refinancing

    5. Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Properti (MMQ)

    6. Hybrid Contracts dalam Skim-skim Refinancing Syariah

    7. Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Rekening Koran,  overdraft dan revolving

    8. Hybrid Contracts dalam dalam IMBT dan Sewa Beli / Sewa Pembiayaan (Financial Lease = Al-Ijarah al-tamwiliyah)

    9. Hybrid Contracts dalam dalam IMFZ / Leasing Indent.

    10. Hybrid Contracts  dalam factoring / anjak piutang

    11. Hybrid Contracts  dalam Pembiayaan Property Indent

    12. Hybrid Contracts pada Sindikasi Pembiayaan sesama bank syariah

    13. Hybrid Contracts  dalam Restrukturisasi Pembiayaan Bermasalah

    14. Hybrid Contracts  dalam Linkage Program Bank-Multifinance, BPRS, Kopsyah BMT, baik executing maupun channeling

    15. Hybrid Contracts dalam Gadai Syariah dan Re-Gadai.

     

    B. Ketentuan Praktik Legal Hybrid Contracts :

    1. Akad-akad yang yang boleh disatukan dalam satu (dokumen) transaksi

    2. Akad-akad yang memakai materai dan yang tidak memakai  materai

    3. Hybrid Contracts dan Kewajiban Pajak (PPn)

    4. Hybrid Contracts,  potensi dispute dan Kompetensi Hakim.

     

    SYARAT PESERTA :

    Sudah pernah mengikuti Pelatihan Perbankan Syariah  yg digelar Iqtishad Consulting atau sudah sedang menjadi rekanan bank syariah.

    Upgrading dan Workshop ini tidak bisa diikuti oleh notaris yg belum pernah mengikuti training legal bank syariah.  

     

    SASARAN PESERTA :

    1. Notaris Bank Syariah

    2. Praktisi Bank Syariah, Direktur Bank Syariah, DPS Bank Syariah,Kepala Cabang, Dosen Ekonomi Islam di Prodi Ekonomi Islam, Prodi Perbankan Syariah, Prodi Muamalah, Prodi Keuangan Syariah  dan segala Prodi yang terkait dengan Ekonomi Syariah baik di Pergurian Tinggi Umum maupun Perguran Tinggi Agama islam, Negeri maupun Swasta. 

    3. Direksi LKS Syariah, BPRS, Ka.Divisi Bank Syariah , Officer/ Legal Officer dan Product Development  Bank Syariah, dan LKS,  Notaris, Dewan Pengawas Syariah (DPS) LKS seperti BMT, Dosen Calon Dewan Pengawas Syariah, dll.

     

    PROFIL TRAINER:

    Agustianto Mingka adalah Ketua  DPP IAEI Pusat, Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dosen Pascasarjana PSTTI Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana IEF Trisakti, Dosen Pascasarjana Universitas  Paramadina Pascasarjana IAIN, Pascasarjana Ekonomi Islam UI Az-Zahra, Wakil Sekjen MES Pusat, DPS di beberapa Lembaga Keuangan UUS BUMN dan Swasta. Trainer 400an Angkatan.

     

    MODERATOR & NARASUMBER

    Agnes Nova Randomis, S.H., M.Kn adalah Peserta Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti dan Notaris bersertifikasi 6 level Akad akad syariah. Notaris Perbankan Syariah Level 6 bidang Akad-akad Syariah. Pengurus Pengwil Bidang Diklat  Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur. 

     

    DURASI WAKTU :

    Melihat banyaknya materi kajian hybrid contracts ini, maka sejatinya dibutuhkan waktu 2 hari untuk membahasnya, Namun karena keterbatasan waktu, energi dan biaya, maka durasi waktunya dipadatkan menjadi hanya 1 hari sampai sore dengan catatan, semua materi diberikan kepada para peserta. 

     

    TANGGAL DAN TEMPAT

    Hari/ Tanggal : Selasa/ 7 Juli 2020

    Pukul                : 09.30 – 16.00 WIB

    Tempat            : Online Via Zoom Cloud Meeting (Link akan anda dapatkan setelah pendaftaran) 

     

    BIAYA/INVESTASI :

    Umum (di luar alumni Iqtishad)

    1. Perorang : Rp 700.000

    2. Group 5 Orang : Rp 600.000/Peserta

    3