• Dapatkan 8 buku karya Agustianto, antara lain: Fikih Muamalah Ke-Indonesiaan, Maqashid Syariah, dalam Ekonomi dan Keuangan, Perjanjian (Akad) Perbankan Syariah, Hedging, Pembiayaan Sindikasi Syariah, Restrukturisasi Pembiayaan Bank Syariah, Ekonomi Islam Solusi Krisis Keuangan Global. Hub: 081286237144 Hafiz

  • Training dan Workshop Eksekutif Teori dan Praktek Hybrid Contracts pada 35 Produk Perbankan & Keuangan SyariahAngkatan 339 Tgl 27 – 28 Februari di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

     
    Digelar oleh Iqtishad Consulting
     
     Dasar Pemikiran
     
    Perkembangan perbankan dan keuangan syariah syariah mengalami kemajuan yang sangat pesat dan menghadapi tantangan yang makin kompleks. Tantangan itu antara lain harus bisa memenuhi kebutuhan bisnis yang selalu berubah cepat dengan   menyajikan produk-produk   inovatif dan lebih variatif serta  pelayanan yang memuaskan berdasarkan panduan syariah.  
     
    Tantangan  ini menuntut para praktisi, regulator, konsultan, dewan pengawas syariah dan  akademisi bidang keuangan syariah untuk senantiasa aktif dan kreatif dalam memberikan respon terhadap perkembangan tersebut. Praktisi yang melakukan inovasi produk; regulator yang membuat aturan yang kondusif, akademisi yang menciptakan produk baru melalui penelitian, semuanya harus berada dalam koridor syariah dan sinaran maqashid syariah.
     
    Salah satu pilar penting untuk menciptakan produk perbankan dan keuangan syariah dalam menyahuti tuntutan kebutuhan masyarakat modern, adalah pengembangan teori hibryd conctracts (al-‘ukud al-murakkabah).  Dr Mabid Al-Jarhi, mantan direktur IRTI IDB pernah mengatakan, kombinasi akad di zaman sekarang adalah sebuah keniscayaan. Bentuk akad tunggal sudah tidak mampu lagi meresponi transaksi keuangan kontemporer. Metode hybridcontracts seharusnya menjadi unggulan dalam pengembangan produk.
     
    Dalam konteks itulah Dr.Aliudin Za’tary dalam buku Fiqh Muamalah Al-Maliyah  al-Muqaran (2008) banyak membahas teori dan praktik hybridcontracts dalam Islamic finance. Bahkan Dr Nazih Hammad   menulis buku secara khusus mengenai hybrid contracts Al-’uqûd al-Murakkabah fî al-Fiqh al-Islâmy, Damaskus: Dâr al-Qalam, 2005. Demikian pula Abdullâh bin Muhammad bin Abdullâh al-‘Imrâni, menulis buku Al-’uqûd al-Mâliyah al-Murakkabah: Dirâsah Fiqhiyyah Ta’shîliyah wa Tathbîqiyyah, Riyadh: Dâr Kunûz Eshbelia li al-Nasyr wa al-Tauzî’, 2006), Selain mereka masih banyak ulama yang membahas hybrid contracts di buku-buku fiqh muamalah, seperti Dr.Usman Tsabir dalam buku Fiqh Muamalah Maliyah al-Mu’ashirah (2006).
    Namun harus dicatat, rujukan/referensi yang digunakan untuk  materi hybrid contracts, bukan saja kitab-kitab fiqh muamalah kontemporer, melainkan juga  kitab-kitab fikih klasik dari berbagai mazhab, dan para ulama terkemuka, seperti Ibnu Taymiyah, Ibnu Qayyim, Imam Al-Syatibi, dan lain-lain.
     
    Sebagaimana dimaklumi bahwa pengetahuan mengenai hybrid contracts sangat penting sekali, setidaknya memiliki sepuluh urgensi dalam pengembangan produk perbankan dan keuangan syariah kontemporer. Untuk itulah Iqtishad Consulting menggelar “Training dan Workshop Aplikasi Hybrid Contracts pada Produk Perbankan dan Keuangan Syariah”.
     
    Berikut 50 point materi workshop :
     
    1. Konsep syariah tentang _Al-’Ukud al-Murakkabah_ (Hybrid Contracts)
    2. Pembagian Terminologi Hybrid Contracts dalam Fikih Islam
     
    1.     Al-’Ukud al-Murakkabah
    2.     al-’Uqûd al-mujtami’ah,
    3.     al-’Uqûd al-muta’addidah,
    4.     al-’Uqûd al-mutakarrirah,
    5.     al-’Uqûd al-mutadâkhilah,
    6.     al-’Uqûd al-mukhtalithah.
     
    3. Bentuk-bentuk Hybrid Contracts
     
    1.     Al-’Ukud al-Murakkabah
    2.     al-’Uqûd al-Mutaqabilah
    3.     al-’Uqûd al-Mutanajisah
    4.     al-’Uqûd al-Mutanaqidhah
    5.     al-’Uqûd al-mutadâkhilah
    6.     al-’Uqûd al-mukhtalithah
     
    4. Macam-macam Hybrid Contracts dari segi Asal Usul Nama Akad:
     
    a. Muncul Nama Akad Baru
    b. Muncul nama Akad baru tapi berasal dari gabungan akad lama.
    C.  Menggunakan nama akad lama tapi masing masing terpisah.
     
    5. Sepuluh Macam Urgensi Teori Hybrid Contracts.
    6. Macam-macam  Hybrid Contracts dan Aplikasinya di Perbankan Syariah.
    7. Hukum Hybrid Contracts (Dua Akad dalam Satu Transaksi) Menurut Para Ulama
    8. Argumentasi (Dalil Syariah) tentang Hybrid Contracts, dan Kaedah Fiqh tentang Hybrid Contracts
    9. Hybrid Contracts yang dilarang syariah
    10.     Akad Two in One yang dibolehkan.
    11. Analisis Para Ulama terhadap hadits-hadits dua akad dalam satu transaksi
    12.   _Dhawabith_ (ketentuan syariah ) tentang Hybrid Contracts Menurut Syariah dan Akibat Hukumnya
    13. Hybrid Contracts pada Sindikasi Pembiayaan sesama bank syariah
    14.   Hybrid Contracts pada Sindikasi Pembiayaan Bersama Bank Konvensional
    15.   Hybrid Contracts pada Sindikasi Club Deal
    16.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over
    17.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over yang dihybrid dengan refinancing
    18.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over se-sama bank syariah
    19.   Hybrid Contracts dalam PembiayaanTake Over Empat Pihak.
    20. Hybrid Contracts dalam Produk Asuransi Syariah
    21.   Hybrid Contracts dalam Sukuk
    22.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Properti (MMQ)
    23. Hybrid Contracts dalam Skim-skim Refinancing Syariah
    24.   Hybrid Contracts dalam Kartu Kredit (Delapan Alternatif)
    25.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Rekening Koran, overdraft dan revolving
    26.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Line Facility _(at-tashilat as-saqfiyyah)_
    27.   Hybrid Contracts dalam Pembiayaan Multiguna
    28.   Hybrid Contracts dalam dalam IMBT dan Sewa Beli / Sewa Pembiayaan (Financial Lease = Al-Ijarah al-tamwiliyah)
    29.   Hybrid Contracts dalam Product Giro
    39.   Hybrid Contracts dalam Factoring / Anjak Piutang
    31.   Hybrid Contracts  dalam Pembiayaan Property Indent
    32. Hybrid Conyracts dlm Pembiayaan Investasi Indent
    33. Hybrid Contracts pada Gadai yg disertai pembiayaan (Fatwa DSN No 82)
    34.   Hybrid Contracts  dalam Pembiayaan Multijasa
    35.   Hybrid Contracts  dalam Restrukturisasi Pembiayaan Bermasalah
    36.   Hybrid Contracts  dalam Hedging Syariah / _tahawwuth_ (via Swap)
    37.   Hybrid Contracts  dalam Linkage Program Bank-Multifinance, BPRS, Kopsyah BMT, baik executing maupun channeling
    38.   Hybrid Contracts dalam Gadai Syariah dan Re-Gadai.
    39.Hybrid Contracts pd Pembiayaan Reimbursment
    40.   Hybrid Contracts  dalam Trade Finance dan L/C
    41.   Hybrid Contracts  dalam MDC _(Margin During Contruction)_ dan _Margin During Plantation_
    42.   Hybrid Contracts  (5 Akad dalam Satu Produk) pada Pasar Uang Syariah Antar Bank Syariah : Comodity Syariah
    43. Hybrid Contracs pd Take Over dari Bank Induk ke UUS nya sendiri.
    44. Hybrid Contracts pd Sewa Indent (Ijarah Maushufah fiz Zimmah)
    45.   Ketentuan Praktik Legal  Hybrid Contracts* :
    1.  Akad-akad yang Harus Dipisahkan  _(aqdin mustaqillin)_antara Akad satu dgn Akad lainnya
    2.  Akad-akad yang yang boleh disatukan dalam satu (dokumen) transaksi
    3.  Akad-akad di bawah tangan (tidak notaril) :
    -Akad tertulis
    -Akad yg tidak tertulis
    -Akad yg tidak perlu dimasukkan dlm SOP
    4.     Akad-akad yang yang harus dinotarilkan
    5.     Akad-akad yang memakai materai dan yang tidak memakai  materai
     
    46.   Hybrid Contracts dan Kewajiban Pajak (PPn)
    47.   Hybrid Contracts dan Akuntansi Syariahnya, Misalnya,  Akuntansi MMq, Akuntansi Gadai, Akuntansi Pembiayaan Multijasa, Akuntansi Kartu Kredit, Akuntansi Pembiayaan Take Over, Akuntansi Refinancing dan Top Up, Akuntansi Anjak piutang,  Akuntansi Kafalah bil Ujrah, Akuntansi Hawalah bil Ujrah : Hybrid Contracts dan Peran Auditor.
    48.   Solusi Kontradiksi antara Hukum Fiqh Muamalah degan Hukum Positif.
    49. Hybrid Contrats Menurut KUHPerdata.
    50. Hybrid Contracts,  potensi dispute dan Kompetensi Hakim.
     
    SASARAN PESERTA
    1. Praktisi Bank Syariah, Direktur Bank Syariah, DPS Bank Syariah,Kepala Cabang, Notaris Bank Syariah, Dosen Ekonomi Islam di Prodi Ekonomi Islam, Prodi Perbankan Syariah, Prodi Muamalah, Prodi Keuangan Syariah  dan segala Prodi yang terkait dengan Ekonomi Syariah baik di Pergurian Tinggi Umum maupun Perguran Tinggi Agama islam, Negeri maupun Swasta.
     
    2. Direksi LKS Syariah, BPRS, Ka.Divisi Bank Syariah , Officer/ Legal Officer dan Product Development  Bank Syariah, dan LKS,  Notaris, Dewan Pengawas Syariah (DPS) LKS seperti BMT, Dosen Calon Dewan Pengawas Syariah, dll.
     
    Pembicara:
    Agustianto Mingka Agustianto  (Ketua  DPP IAEI Pusat, Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dosen Pascasarjana PSTTI Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana IEF Trisakti, Dosen Pascasarjana Universitas  Paramadina Pascasarjana IAIN, Pascasarjana Ekonomi Islam UI Az-Zahra,  Wakil Sekjen MES Pusat, DPS di beberapa Lembaga Keuangan UUS BUMN dan Swasta. Trainer 190 Angkatan.
     
    DURASI WAKTU :
    Melihat banyaknya materi kajian hybrid contracts ini, maka sejatinya dibutuhkan waktu 5 hari untuk membahasnya, Namun karena keterbatasan  waktu, energi dan biaya, maka durasi waktunya dipadatkan menjadi hanya 2 hari dengan catatan, semua materi diberikan kepada para peserta.
     
    TANGGAL DAN TEMPAT
    Hari/ Tanggal            : Rabu – Kamis/27 – 28 Jakarta 2019
    Pukul                            : 09.00 – 16.00 WIB
    Tempat                        : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    INVESTASI:
    – Perorangan : Rp. 3.000.000/org
    – Grup min 3 org : Rp. 2.700.000/org
    – Grup min 5 org : Rp. 2.500.000/org
    (Tidak termasuk penginapan) 
    – Peserta yg sudah ikut 4 kali diskon 40%
    – Peserta yg sudah ikut 3 kali diskon 30%
    – Peserta yg sudah ikut 2 kali diskon 20%
    – Peserta yg sudah ikut 1 kali diskon 10%
     
    FASILITAS:
    Modul Training, Makan Siang, Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, softcopy materi (122 fatwa DSN-MUI)  dan Sertifikat.
     
    CONTACT PERSON & PENDAFTARAN:
    Sdr. Hafiz 
    Hp. 0812 8623 7144 (WA/Telp)
    Sdr. Anju: 

    Hp. 0878 7199 1554 (WA/Telp)

    Alamat Kantor :  Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat
     
    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

    Training Sharia Treasury Management Angkatan ke – 296 Tgl 25 – 26 Agustus 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 06-08-2018 | By : Agustianto | In : Artikel, Hari Besar Islam, Islamic Economics, Kabar Aktual, Perbankan Syariah

    Oleh Iqtishad Consulting

    Dasar Pemikiran

    Manajemen Treasury Products menduduki posisi yang penting dalam perbankan syariah, karena ia mengatur dan mengelola aspek  Liability Management, Asset Management, Liquidity Management dan Earnings Management di Bank Syariah.

    Dalam ilmu manajemen treasury bank diajarkan bagaimana penggunaan instrument-instrument Treasury Syariah baik yang ada di Pasar Uang Syariah maupun Pasar sukuk (obligasi) Syariah  untuk memaksimalkan keuntungan pada Bank dalam menghadapi perubahan-perubahan baik internal faktor seperti struktur neraca (asset-liability mix) dan eksternal faktor seperti suku bunga konven, persaingan antar bank, makro ekonomi dan kebijakan Bank Sentral. 

    Dalam displin ilmu manajemen treasury products, diajarkan bagaimana mengelola risiko pasar yang dihadapi dalam mengelola asset-liability perbankan dengan strategi dan tools yang mutakhir untuk mengontrol risiko dan comply terhadap aturan aturan yang ditetapkan oleh Bank Sentral.

    Sehubungan dengan itu, Iqtishad Consulting akan menggelar Training Sharia Treasury Management di bulan ramadhan ini Angkatan 232 .

    Training ini ditujukan untuk pengembangan knowledge dan skill yang lengkap tentang pengelolaan Treasury pada Bank Syariah, sehingga dengan memiliki knowledge dan skill Treasury Management SDI Perbankan Syariah  dapat lebih memaksimalkan tugas-tugas yang dibebankan dan mencapai hasil yang maksimal.

    Training ini ditujukan  untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengelolaan Treasury Product bank syariah baik itu pengelolaan likuiditas (liquidity managemet), dana pihak ketiga (liability management), pengelolaan investasi bank (asset management) maupun pengelolaan pendapatannya (earnings management) di bank syariah yang merupakan fungsi Treasury yang sangat penting untuk menciptakan laba yang optimal pada Bank.

    Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan yang lengkap tentang management Treasury di Bank, dan dapat mengimplementasi strategi pengelolaan risiko terhadap return/suku bunga dan foreign exchange, sehingga memperkuat pemahaman terhadap managemen asset-liability Bank dan memaksimalkan keuntungan bank.

    MATERI TRAINING

    1. Konsep Treasury Management dan Asset-Liability Management pada Bank Syariah.

    2. Peran Treasury dalam pengelolaan dana dan asset-liability management pada Bank Syariah

    3. Risiko-risiko yang berhubungan dalam pengelolaan dana pada Bank Syariah (Syariah Risk Management).

    4. Instrument-instrument dan produk-produk Treasury Syariah dalam pengelolaan dana dan earning management pada Bank Syariah: IMA, SBIS, SPN-S,  Repo, Reverse arepo dan Sukuk.

    5. Fatwa-Fatwa DSN MUI tentang Treasury Products : IMA, SPN-S, Repo dan CS (Tawarruq).

    6. Islamic Hedging (tahawwuth) di Bank Syariah dan LKS

    7. Commodity Syariah sebagai Instrumen Pasar Uang antar Bank Syariah 

    8. Tehnik perhitungan yield untuk investasi Bank Syariah dan perdagangan Obligasi Syariah (Sukuk).

    10. Management likuiditas pada Bank Syariah  dan teknik cover likuiditas bank Syariah

    11. Penggunaan tehnik duration dan convexity pada pengelolaan portofolio asset-liability Bank Syariah.

    12. Teknik Hedging Syariah dengan menggunakan instrumen Treasury pada pengelolaan asset-liability Bank

    SIAPA YANG PERLU IKUT TRAINING INI?

    1. Marketing and Relationship Manager

    2. Accounting Manager

    3. Risk Manager

    4. Branch Head

    5. Planning and Budgeting

    6. Asset Liability Support Grup

    7. Division Head

    8. Treasury Profesional

    9. Financing Department

    10. Director

    11. Operational Departement

    12. Information Technology

    Pembicara /Narasumber :

    Dr. Ir Trisiladi,M.Si President Direktur Fathonah Business Consulting.

    Agustianto Mingka.MA

    Profil Trainer 2 Agustianto Mingka Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina,  Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.Beliau Sudah mentraining sebanyak 228 Angkatan dan mentraining 109 Professor dan Doktor, baik Profesor ekonomi Islam, Guru Besar Fikih dan Hukum Islam, Guru Besar Ushul Fiqh serta Guru Besar Ilmu ekonomi dan akuntansi.

    METODE TRAINING

    Penyampaian konsep dan teknik oleh Course Director/Trainer dan latihan latihan soal serta studi kasus untuk membentuk ketrampilan pada peserta training.  Diharapkan peserta membawa Laptop dengan instalasi Microsoft Excell.

    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari/Tanggal: 25 – 26 Agustus 2018 

    Waktu         : 08.00 – 14.00 WIB

    Tempat       : Hotel Sofyan Betawi, Cut Mutia Menteng, Jakarta Pusat

    BIAYA/INVESTASI:

    Rp. 3.500.000/org

    Group Min 3 org: Rp. 3.000.000/org

    (Tidak termasuk penginapan)

    FASILITAS :

    Modul Training, Makan Berbuka Puasa. Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 109 fatwa DSN-MUI, kompilasi hukum ekonomi ekonomi syariah)  dan Sertifikat.

    Peserta yang menjadi Pengurus atau anggota IAEI baik daerah maupun Pusat mendapat diskon 20 %

    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518.

    Hafiz: 081286237144 WA 

    Pasya : 082210845958

    Email:  admin@iqtishadconsulting.com,  dimasjoko@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer. 

    Training dan Workshop Nasional Manajemen Pembiayaan Sindikasi Syariah dan Project Financing Tgl 13 – 14 Februari 2019 Di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 24-08-2017 | By : Agustianto | In : Artikel, Hari Besar Islam, Kabar Aktual, Pendidikan Ekonomi Syariah, Seminar & Training

    Digelar oleh Iqtishad Consulting Jakarta

    Dasar Pemikiran

    Bank syariah harus bisa secara terus-menerus mengembangkan produk-produk pembiayaannya dalam meresponi perkembangan bisnis corporate dan pembiayaan infrastruktur yang sedang tumbuh dan berkembang dengan pesat.

    Salah satu bentuk pembiayaan yang sangat penting dikembangkan perbankan syariah adalah pembiayaan sindikasi untuk pembiayaan infrastruktur, project financing atau corporate.

    Pembiayaan sindikasi menduduki posisi yang sangat sentral dalam financing perbankan syariah krn pembiayaan sindikasi akan mempercepat penyaluran dana dan mendorong pertumbuhan aset perbankan syariah secara signifikan.

    Dengan pembiayaan sindikasi Bank syariah bisa  melakukan ekspansi pembiayaan secara sinergis dengan lembaga-lembaga keuangan lain baik sesama syariah maupun dengan bank konvensional.

    Tuntutan ini sejalan dengan kebutuhan dana pembangunan infrastruktur dan  perkembangan corporasi yang membutuhkan pembiayaan yang besar. Untuk itulah bank-bank syariah harus bisa mengembangkan pembiayaan sindikasi sesama bank syariah bahkan bisa  bersindikasi dengan bank-bank konvensional.

    Untuk itulah Iqtishad Consulting menggelar Training dan Workshop Manajemen Pembiayaan Sindikasi Syariah dan pembiayaan project financing  Angkatan 247.

    Iqtishad Consulting sudah berpengalaman menggelar Training dan Workshop sebanyak 238 Angkatan sejak thn 2009.

    Materi Training:

    1.Pembiayaan Bilateral

    2.Syndication facility

    3.Manfaat Pembiayaan Sindikasi

    4.Bentuk Pembiayaan Sindikasi

    A. Dilihat dari Struktur Perjanjian

    1. Club Deal

    2. Sindikasi

    3. Sub Sindikasi (Sub Participation)

    4. Risk Participation

    B. Dilihat dari Jumlah Kreditur

    1. Co-Financing

    2. Club Deal

    3. Syndication

    5. Mengapa Club Deal ?

    6. Ciri-ciri Utama Pembiayaan Sindikasi Syariah

    7. Mengapa Sindikasi ?

    8. Apa, mengapa dan bagaimana Risk Participation ?

    9. Sub Participation dan Mengapa Sub Participation

    10.Role of Agent

    11.Pihak-Pihak dalam Pembiayaan Sindikasi

    1.Arranger

    2.Underwriter

    3.Participant

    12.Hak dan Kewajiban Aranger

    13.Hak dan Kewajiban Partisipan

    14.Hak dan Kewajiban Agent.

    15.Proses Pembentukan Pembiayaan Sindikasi Syariah

    16.Mekanisme Penarikan Pinjaman

    17.Mekanisme Pembayaran Margin

    18.Mekanisme Pembayaran Pokok Pinjaman

    19.Akte-akte dalam Pembiayaan Sindikasi :

    a. Perjanjian Pembiayaan Sindikasi

    b. Pengikatan Jaminan

    c. Perjanjian Pembagian Jaminan

    d. Perjanjian Antar Kreditur

    e. Perjanjian Keagenan

    20.Tugas dan Tanggung Jawab Facility Agent

    21.Tugas dan Tanggung Jawab Security Agent

    22.Tugas dan Tanggung Jawab Escrow Agent

    23.Enam Macam Jenis Fee dalam Sindikasi

    24.Offer

    25.Mandate

    26.Information Memorandum (Info Memo)

    27.Support Party

    29.Mekanisme Pengambilan Keputusan dalam Sindikasi

    30.Fatwa DSN-MUI tentang Pembiayaan Sindikasi

    31.Akad-Akad Syariah dalam Pembiayaan Sindikasi

    32.Sindikasi Bank Syariah dengan Bank Konvensional

    33.Contoh Perhitungan Margin dgn methode weighted average

    34. Perhitungan Pendapatan dari sindikasi Syariah