• Dapatkan 8 buku karya Agustianto, antara lain: Fikih Muamalah Ke-Indonesiaan, Maqashid Syariah, dalam Ekonomi dan Keuangan, Perjanjian (Akad) Perbankan Syariah, Hedging, Pembiayaan Sindikasi Syariah, Restrukturisasi Pembiayaan Bank Syariah, Ekonomi Islam Solusi Krisis Keuangan Global. Hub: 081286237144 Hafiz

  • Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaan Take Over dan Rafinancing Syariah Angkatan ke – 340 Tgl 20 – 21 Maret 2019 di Hotel Pantai Kute, Bali.

    0

    Posted on : 30-08-2016 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Perbankan Syariah, Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran:

    Produk – produk dan kontrak – kontrak perbankan syariah terus berkembang dengan cepat. Regulasi baru dan fatwa – fatwa baru juga bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan bisnis, seperti Hybrid Contracts dalam produk perbankan syariah, penggunaan kontrak Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk 11 produk perbankan, pembiayaan take over dan refinancing, sindikasi, trade finance,  dsb.

    Bankir syariah, Notaris, dosen dan DPS perlu meng-upgrade pengetahuannya dan meningkatkan kompetensinya mengenai perkembangan terkini, isu-isu terbaru, teori dan praktik terbaru, inovasi produk, serta kontrak – kontrak baru perbankan syariah.

    Sehubungan dengan itu maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan syariah, akan menggelar Training dan Workshop Eksekutif Refinancing Syariah, Take Over, Musyarakah Mutanaqsishah dan Hybrid Contracts

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Pelatihan, Training dan Workshop Perbankan dan Keuangan Syariah serta Aspek Hukum Perbankan dan Keuangan sebanyak 188  angkatan sejak tahun 2010  hingga  Juni  2016.

     

    Tujuan:

    Training ini akan memberikan pemahaman kepada peserta  mengenai produk terkini produk perbankan syariah, isu-isu terbaru, dan regulasi terbaru terkait aspek legal perbankan syariah, seperti hybrid contracts, penerapan musyarakah mutanaqishah, refinancing serta gabungan take over dan refinancing.

    Sasaran:

    1.   Praktisi perbankan syariah dan BPR Syariah

    2.   Praktisi BMT dan Koperasi Syariah

    3.   Dosen, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Dekan FEBI dan Guru Besar

    4.   Notaris perbankan syariah

    5.   Legal Officer Bank Syariah

    6.   Dewan Pengawas Syariah

    7.   Pengacara (Lawyert Bank Syariah)

    8.   Hakim Syariah

     

    Materi Pembahasan:

    1.  Pembiayaan take over secara syariah

    a.    Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang memiliki objek barang

    b.    Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang tidak memiliki objek barang melainkan dalam bentuk modal kerja,

    c.    Take over dari bank konvensional ke bank syariah yang tidak memiliki objek barang dan tidak ada usaha,

    d.    Take over dari bank induk konvensional ke unit usaha syariahnya.

    e.    Take over yang digabung dengan refinancing,

    f.     Take over dari bank syariah ke bank syariah yang memiliki objek barang,

    g.    Take over dari bank syariah ke bank syariah dalam bentuk modal kerja,

    h.    Take over dari bank syariah ke bank syariah dari pembiayaan MMq,

    2.    Pembiayaan refinancing syariah

    a.    Lima macam refinancing syariah,

    b.    Desain akad refinancing,

    c.    Fatwa MUI tentang refinancing syariah,

    d.    Isu – isu penting refinancing syariah

    e.    Akutansi refinancing Syariah,

    3.    Teori dan Praktik Hybrid Contracts pada Produk Perbankan Syariah

    a.    Urgensi hybrid contracts,

    b.    Macam – macam hybrid contracts,

    c.    Pandangan ulama tentang hybrid contracts,

    d.    Hybrid contracts pada 10 produk perbankan syariah,

    4.    Perjanjian Musyarakah Mutanaqishah (MMq) untuk 11 produk perbankan syariah

    a.    Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    b.    Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    c.    Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktek Perbankan Syariah

    d.    Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    e.    Mengatasi Pembiayaan MMq bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    f.     Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    g.    Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    h.    Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    i.      Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Top Up

    j.     Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    k.    Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja.

    l.      Musyarakah Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah ???

    m.  Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

     

    Profil Pembicara:

    Agustianto Mingka

    Ketua  Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) , Wakil Sekjen MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)  Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina dan UIN. Dewan Pengawas Syariah di Indonesia Exim Bank, Asuransi Jasa Raharja Putra, Multifinance Syariah,Penulis Belasan Buku Bank Syariah, dll.

     

    Waktu dan Tempat Pelaksanaan :

    Tanggal         :  20 – 21 Maret 2019

    Pukul            :  09.00 – 16.00 WIB

    Tempat         : Hotel Pantai Kute, Bali

     

    Fasilitas:

    Sertifikat, Modul Training, Hotspot, Ruang Kelas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI).

    Investasi:

    Rp 2.500.000/Peserta (Anggota / Pengurus IAEI atau MES, Diskon 30 %)

    Group 3 Orang @ Rp 2.200.000 / peserta

    Group 5 Orang @ Rp 2.000.000 / peserta.

     

    (Tidak termasuk penginapan). tempat terbatas!!!

    pukul. 17.00 WIB*

     

    CP dan Tempat Pendaftaran:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518

    Hp Hafiz: 081286231744 WA

    Email     : admin@iqtishadconsulting.com

    Web     : www.iqtishadconsulting.com

    Kantor: Hotel Sofyan Betawi, Menteng Jakarta Pusat

     

    Workshop Eksekutif Kupas Tuntas Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik (IMBT) dari Fikih hingga Aplikasinya ANGKATAN 181 (22 – 23 Juni 2016) di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat.

    0

    Posted on : 28-05-2016 | By : Agustianto | In : Info Media, Kabar Aktual, Seminar & Training

     

     

    Dasar Pemikiran

    Banyak alasan dan dasar pemikiran mengapa skema Ijarah Muntahiyah bit Tamlik (IMBT) perlu dikembangkan di perbankan syariah dan Lembaga Keuangan Syariah lainnya.

    Pertama, Bank-bank syariah harus selalu memperkaya produk – produknya agar bisa semakin kompetitif dan berkembang sejalan dengan tuntutan bisnis dan kebutuhan masyarakat umum yang dinamis. Inovasi produk merupakan pilar penting agar bank-bank syariah semakin cepat tumbuh dan berkembang dengan variasi produk yang makin beragam. Salah satu skema yang  perlu dikembangkan untuk menyahuti tuntutan  bisnis tersebut adalah IMBT yang selama ini kurang dikembangkan karena kurangnya pemikiran solutif atas berbagai isu dalam IMBT.

    Kedua, Bank syariah mengusung semboyan beyond banking (bukan sekedar bank). Salah satu bukti nyata  jargon itu adalah skema dan produk IMBT pada bank syariah. Bank-bank konvensional tidak boleh memiliki produk leasing tersebut karena dilarang regulasi. Ketika bank-bank konvensional tidak bisa menerapkannya, justru disitulah peluang dan keunggulan bank syariah. Banyak perusahaan yang tidak dibenarkan lagi mengambil kredit ke bank konvensional karena rasio hutangnya  yang telah melampaui batas. Namun melalui IMBT, perusahaan – perusahaan tersebut dapat memanfaatkan fasilitas IMBT yang ada di bank – bank syariah. Bank-bank syariah harus memanfaatkan peluang tersebut.

    Ketiga, IMBT memiliki sejumlah keunggulan dibanding murabahah dan akad-akad lainnya. Di saat akad-akad lain terlarang digunakan, justru IMBT memberikan solusinya. Misalnya dalam pembiayaan refinancing dan take over sesama bank syariah. Penggunaaan murabahah tentu menimbulkan bay’ al-‘inah, sesuatu yang terlarang dalam syariah, namun dengan akad IMBT dapat dibenarkan. DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) syariah tentang refinancing, melalui fatwa No 89/2014.Setidaknya terdapat tujuh model refinancing yang perlu dipahami dan dikembangkan oleh bank – bank syariah dan LKS.

    Keempat, Selain untuk pembiayaan refinancing, take over sesama bank syariah, atau take over dari bank konvensional ke syariah, IMBT juga dapat diterapkan untuk pembiayaan investasi dan konsumsi. Keunggulan IMBT dibanding murabahah adalah cicilan margin (ujrahnya) bisa floating.  Selain  bisa floating, pembiayaan IMBT juga bisa untuk pembiayaan  indent terhadap barang yang masih dalam proses pembuatan melalui skema IMFZ (Ijarah Maushufah fiz Zimmah). Isu bay’ kali-bi kali dalam IMFZ juga sudah tuntas diselesaikan para ulama  sebagaimana terdapat dalam buku Ijarah Maushufah fiz Zimmah.

    Kelima, selama ini memang terdapat beberapa isu dalam penerapan IMBT. Forum workshop akan secara detail dan tuntas memberikan solusi dan jawaban atas berbagai isu dalam IMBT, seperti persoalan depresiasi, isu pajak, akuntasi margin ujrah, risiko, isu agunan, dan isu teknis lainnya seperti nama yang tertera  di kepemilikan asset sewa, balik nama dan sebagainya. Semuanya diselesaikan  secara tuntas dan solutif  dalam Forum Workshop ini.

    Workshop ini juga akan lebih banyak mengedepankan praktik bisnis dan keuangannya  serta  perhitungan dan risikonya  daripada sekedar kajian fikih muamalah dan legal.

     

    MATERI WORKSHOP:

    1. Pengertian IMBT dan  Dasar Syariah

    2. Sejarah IMBT di negeri – negeri muslim

    3. IMBT menurut pandangan ulama

    4. IMBT menurut DSN MUI

    5. Pembagian Ijarah : Operating Lease dan Financial Lease

    6. Keunggulan IMBT serta Perbedaannya dengan Murabahah dan Musyarakah Mutanaqishah

    –   Down Payment

    –   Floating Rate

    –   Akad Solutif di tengah kebuntuan semua akad

    7. Kegunaan IMBT Untuk Berbagai Macam Produk Bank Syariah:

    a.  Pembiayaan Take Over dari  Konvensional ke Syariah,

    b.  Refinancing dengan segala bentuknya

    c.  Pembiayaan Konsumtif

    d.  Pembiayaan Investasi

    e.  Pembiayan  Take Over Sesama Bank Syariah

    f.  Gabungan Take Over dan Refinancing

    g.  Forward Lease dan Pembiayaan IMBT Indent (Untuk Investasi, KPRS dan Komsumtif  lainnya

    h.  IMBT untuk Restrukturisasi pembiayaan murabahah

    I.   Isu – isu dalam IMBT

    1. Agunan

    2. Nama yang tertera dalam sertifikat asset

    3. Sistem Penetapan Margin (anuitas atau proposional)

    4. Penyusutan (depresiasi dan pajak

    5. Pajak Ijarah

    6. Pelunasan dipercepat

    7. Denda keterlambatan (Ta’wid dan Ta’zir)

    8. Produk IMBT

    a. Unsur-unsur Akad IMBT

    b. Obyek Sewa sesuai Produk :

    c. Consumer Financing : KPR, KPM, KMG

    d. Commercial Financing : Term Financing / Investment Financing / Asset Financing

    e. Supplier Obyek Sewa

    f.  Re-financing

    9. Desain Pembiayaan IMBT

    a. Skema Dasar dan Cara Kerja Akad IMBT

    b. Desain struktur pembiayaan

    c. Line Facility dan penarikan bertahap

    d. Jenis pricing

    e. Pembentukan jadwal angsuran

    10.  Aspek Legal dan Perpajakan

    a. Memastikan kepemilikan Bank atas aset IMBT

    b. Title of Document : Registered vs Unregistered Asset

    c. Desain dokumen legal : Line Facility, disbursement document, dll.

    d. PPN dan PPh dalam produk IMBT

    11.  Akuntansi dan Pembukuan

    a. PSAK 107

    b. PAPSI

    12.  Accrual vs Cash Basis – Normalisasi Akrual

    a. Depresiasi vs angsuran pokok

    b. IMBT dengan jenis angsuran pokok tetap

    c. IMBT dengan jenis angsuran non pokok tetap

    d. Yield Bagi Hasil dengan cash basis

    e. Normalisasi yield rationale

    f.  Akunting operasional normalisasi yield accrual

     

    Portofolio Iqtishad Consulting

    Iqtishad Consulting sudah menggelar training dan workshop perbankan syariah, inovasi produk perbankan syariah, fikih muamalah perbankan dan ushul fikih sebanyak 174 angkatan dengan jumlah alumni  2.900 orang. Lebih dari 90 orang Guru Besar (Professor), Doktor syariah dan ekonomi sudah mengikuti training dan workshop yang digelar Iqtishad

     

    Siapa yang perlu ikut acara ini ?

    Acara Training dan Workshop ini memang diutamakan bagi bankir-bankir syariah, Dewan Pengawas Syariah, Lembaga pembiayaan dan Multifinance, Dosen-dosen ekonomi syariah baik di Program Pascasarjana maupun Dosen S1. Bahkan terbuka untuk Notaris dan praktisi hukum pada umumnya.

     

     

    Profil Trainer

    Agustianto Mingka adalah Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI UNPAD Bandung, Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.

     

    Zwei Munici adalah Consultant and Advisor for Syariah Product Development & Marketing, Berpengalaman sebagai praktisi: Team Leader Account Officer Syariah Banking Group PT.Bank Niaga, Division Head Syariah Product Development PT.Bank Lippo, Syariah Bussiness Development Head PT. Bank CIMB Niaga, Syariah Corporate & Commercial Financing Specialist PT. Bank Permata,Tbk

     

    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari/Tanggal: Rabu – Kamis / 22 – 23 Juni 2016

    Waktu          : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat       : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta  Pusat

    BIAYA/INVESTASI:

    Rp. 3.000.000/org

    Group Min 3 org: Rp. 2.500.000/org

    Group Min 5 org: Rp. 2.000.000/org

    *Tidak termasuk penginapan

     

    Khusus Bagi BPRS

    Rp. 2.200.000/org

    Group Min 3 org: Rp. 2.000.000/org

     

    FASILITAS

    Buku Maqashid Syariah, Buku Reaktualisasi Fikih Muamalah, Modul Training, Makan Siang. Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI, kompilasi hukum ekonomi ekonomi syariah)  dan Sertifikat.

     

    Peserta yang menjadi Pengurus atau anggota IAEI dan atau MES, baik daerah maupun Pusat mendapat diskon 20 %

     

     

    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518.

    Sdr. Panji

    Hp. 082210845958

    Email: admin@iqtishadconsulting.com,  dimasjoko@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

     

     

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

     

     

    Training dan Workshop Nasional Notaris Perbankan Syariah tentang Aspek Legal dan Pembuatan Kontrak Perjanjian Produk Perbankan Syariah Angkatan ke – 217 (3 – 4 Maret 2017 di Hotel Inna Garuda Malioboro, Yogyakarta)

    0

    Posted on : 10-04-2016 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran

    Notaris menduduki posisi yang sangat penting dalam industri perbankan syariah, karena notaris berperan dalam pembuatan akta-akta kontrak-kontrak produk perbankan syariah dan pengikatan jaminan (khususnya HT dan Fiducia).

    Perkembangan perbankan dan keuangan syariah yang  bergerak dengan cepat yang assetnya kini sudah Rp 331 triliun membutuhkan para notaris yang berkompeten membuat akta syariah dan pengikatan jaminannya. Asset Industri Keuangan Non Bank syariah lebih dari Rp 86 triliun. Tegasnya perbankan syariah  di Indonesia membutuhkan notaris yang memahami  dengan baik konsep –konsep syariah dan penerapannya di praktek perbankan.

    Kontrak-kontrak produk-produk perbankan  syariah  berbasis syariah compliance harus dipahami oleh notaris perbankan syariah, seperti perjanjian murabahah, musyarakah, mudharabah, ijarah, ijarah muntahiyah bit tamlik (IMBT), Musyarakah Mutanaqishah, pembiayaan take over syariah, refinancing syariah, masalah jaminan syariah, dan anatomi akta-akta syariah.

    Keharusan notaris memiliki kompetensi pembuatan perjanjian-perjanjian syariah, adalah hasil Rekomendasi  Annual Meeting Dewan Syariah Nasional  MUI, Desember 2014 di Jakarta.

    Untuk itulah  diperlukan  Training dan Workshop  Aspek legal dan kontrak-kontrak produk perbankan syariah khusus bagi notaris. Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Pelatihan dan Workshop Aspek legal Perbankan syariah dan Kontrak-Kontrak Pembiayaan bank syariah Angkatan ke 217.

    Iqtishad Consulting Jakarta sudah mengelar Training sebanyak 216 Angkatan, termasuk memberi sertifikat  (mentraining) 2.731 notaris yang tersebar di seluruh Indonesia.  Sertifikat Pelatihan  Iqtishad Consulting Jakarta, sangat diakui oleh semua Industri perbankan syariah di Indonesia, termasuk sertifikat ulang (penyegaran dan upgrading) bagi notaris yang sudah tiga tahun tidak mengikuti training bank syariah.

    Pengakuan ini sangat logis karena para petinggi dan praktisi perbankan syariah sendiri ditraining oleh Iqtishad Consulting Jakarta. Pengurus inti dan Narasumber Iqtishad Consulting adalah pakar-pakar yang sangat berkompeten di bidang legal perbankan syariah. Mereka juga adalah figur-figur penting yang menduduki posisi strategis di organisasi-organisasi nasional dan assosiasi ekonomi syariah nomor wahid di Indoensia.

    Pelatihan ini  akan memberikan  pemahaman dan pengetahuan  aplikatif tentang pembuatan kontrak-kontrak produk perbankan syariah kontemporer berdasarkan fatwa DSN-MUI.

    Materi Pembahasan :

    1.      Overview Perbankan  Syariah

    2.      Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

    3.      Produk –produk Pembiayaan (Financing) Bank Syariah

    4.      Prinsip – prinsip perjanjian /  akad syariah

    5.      Kontrak pembiayaan murabahah

    6.      Kontrak Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    7.      Kontrak Pembiayaan hiwalah dan Take Over

    8.      Hukum – hukum jaminan menurut syariah

    9.      Kontrak pembiayaan Ijarah dan IMBT

    10.   Kontrak pembiayaan Musyarakah dan mudharabah

    11.   Teknik Pembuatan Akta dan  Anatomi Akta Notaris di Perbankan Syariah

    Penyelenggara
    Iqtishad Consulting Jakarta
    Profil Trainer

    Agustianto Mingka adalah Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI UNPAD Bandung, Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.

     

    DR.Mohd.Hidayat MBA adalah Dewan Syariah Nasional dan Dewan Pengawas Syariah di Bank-bank Syariah.

     
    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari / Tanggal     :  Jumat – Sabtu / 3 – 4 Maret 2017

    Waktu                : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat              : Hotel Inna Garuda Malioboro, Yogyakarta

     

    BIAYA/INVESTASI

    Biaya : Rp 2.500.000 / orang.

    Group minimal 3 orang @Rp 2.200.000/ Peserta

    Group minimal 5 orang @Rp 2.000.000/ Peserta

    Group minimal 10 orang @Rp 1.800.000/ Peserta

     

    FASILITAS
    Modul training, , makan siang, coffee break, hotspot, ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 107 fatwa DSN-MUI, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah) dan sertifikat.

     

    CP dan Pendaftaran

    Joko  : 085716962518082110206289,  (jokosyariah@gmail.com) Pin BB: 28540A5D

    Panji : 082210845958

    Hafiz : 081286237144 WA

    Email: admin@iqtishadconsulting.com

    Website :www.iqtishadconsulting.com

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

     

    TRAINING DAN WORKSHOP INOVASI PRODUK PERBANKAN SYARIAH 19 – 20 Mei 2016 di Bali

    0

    Posted on : 09-04-2016 | By : Agustianto | In : Info Media, Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran

    Memasuki tahun 2016 yang penuh tantangan, bank-bank syariah harus memiliki produk inovatif yang makin beragam agar bisa bersaing dan berkembang dengan baik. Upaya ini mutlak dilakukan karena bank syariah akhir-akhir ini mengalami pelambatan pertumbuhan bahkan penurunan market share dibanding konvensional.  Inovasi produk bank syariah adalah sebuah keniscayaan, agar bank syariah bisa kembali tumbuh dan bersaing dengan perbankan konvensional maupun lembaga lain. Inovasi produk juga sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan bisnis yang terus berubah.

    Sebenarnya banyak peluang bisnis yang menguntungkan bagi perbankan syariah, seperti hybrid take over dan refinancing, sindicated financing, trade finance, KPRS indent, pembiayaan reimburs, IMBT dan Ijarah Maushifah fiz ZimmahMargin During Construction (MDC), restrukturisasi dengan konversi akad, dan Musyarakah Mutanaqishah. Khusus musyarakah mutanaqishah dapat diterapkan dalam 11 produk dan kebutuhan bisnis nasabah. Namun bank-bank syariah umumnya belum mengembangkan produk-produk ini.

    Inovasi juga harus dilakukan agar produk bank syariah tidak monoton dan dominan murabahah di tengah bervaraisinya kebutuhan  bisnis masyarakat. Sekedar contoh, untuk pembiayaan KPR Syariah yang jangka panjang, mayoritas bank syariah masih menggunakan akad yang kurang tepat, yaitu murabahah. Ketidak tepatan ini  dikarenakan  harga KPR akan menjadi jauh lebih mahal dibanding konvensional sebagai akibat antisipasi fluktuasi harga di masa depan.

    Di sisi lain, masih sedikit bank syariah yang mengembangkan  pembiayaan Rekening Koran Syaria, bithaqah al-iktiman (Kartu Pembiayaan) atau factoring (anjak piutang) syariah.  Dari sisi funding, bank-bank syariah juga perlu memahami Profit Equalization Reserveincome smoothing. Sedangkan untuk treasury products, bank-bank syariah perlu memahami masalah hedging syariah dan sistem atau mekanisme comodity syariah yang sebenarnya menggunakan tawarruq. Selain isu-isu inovasi tersebut, perlu dipahami pula bahwa   salah satu metode syariah untuk mengembangkan produk bank syariah  adalah menerapkan teori al-‘ukud al-murakkabah (hybrid contracts). Maka dalam forum ini teori dan praktik hybrid contracts juga akan dibahas.

    Pemerintah melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan)  sering kali mendorong perbankan syariah untuk menciptakan produk-produk  yang inovatif dan unggulan. Keharusan Inovasi produk bahkan dimasukkan dalam Roadmap perbankan syariah 2015-2019 yang diterbitkan OJK.

    Para Praktisi Bank Syariah dan LKS, khususnya Product Development, Risk Management, DPS,  Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam, para Guru Besar, hakim, notaris serta pakar ekonomi Islam, harus memahami dengan baik teori, praktik dan perkembangan inovasi-inovasi baru produk perbankan dan keuangan syariah tersebut. Stake holdelders  bank  harus memahami fitur-fitur baru, regulasi baru serta serta fatwa-fatwa terbaru baik di kancah international maupun nasional.

    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Training dan Workshop Inovasi Produk perbankan Syariah 2015.

    Sasaran Peserta

    Para Praktisi Bank Syariah dan LKS (Direktur, Group Head, Pimpinan Divisi, Kepala Cabang), Product Development Bank Syariah, Risk Management,  DPS,  Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam, para Guru Besar, hakim, notaris serta pakar ekonomi Islam.

    Materi Training dan Workshop :

    1. Teori evolusi akad dan perspektif historisnya serta metodologi syariah untuk inovasi produk
    2. Model-model pembiayaan musyarakah mutanaqishah dan penerapannya pada 11 kebutuhan bisnis, seperti refinancing, take over dan top up, pembiayaan KPRS  dan modal kerja, KPR Indent (penerapan ijarah maushufah fiz dzimmah pada MMq).
    3. Penerapan Hybrid Contract (al-‘ukud al-murakkabah) di 25 produk perbankan dan LKS dan ketentuan-ketentuannya, Hybrid Contract yang terlarang dan yang dibenarkan.
    4. Aplikasi  desain-desain multi akad (Hybrid Contract) pembiayaan take over dan modal kerja.
    5. Aplikasi wakalah bil ujrah pada anjak piutang, dan Hawalah pada kasus-kasus factoring, forfaiting, kartu kredit, multi jasa, novasi mudharabah, Cessi, L/C dan lain-lain.
    6. Keunggulan IMBT  dibanding Murababah, Untuk kebutuhan apa saja ? dan solusi atas Issu-issu krusial IMBT.
    7. Desain Akad Trade finance dan Overseas financing;  L/C, L/C UPAS, L/C Refinancing, baik funded facility (Trust Receipt) maupun non funded.
    8. Hedging syariah (desain akad Islamic swap,Islamic forward) qabath hukmi dan qabath hissy dalam valas.
    9. Disain-disain akad pembiayaan multi jasa dan ketentuan syariahnya

    10.Design-design akad untuk Pembiayaan Rekening Koran Syariah dan Line Facility.

    11.Restrukturisasi Pembiayaan syariah, rescheduling dan restrukturisasi pembiayaan, reconditioning, serta penyelesaian pembiayaan bermasalah

    12.Pembiayaan Sindikasi Bank Syariah (At-Tamwil al-mashrafi al-mujamma’), Club Deal, Risk Participation dan Sub Participation.

    13.Jaminan (Collateral) dan aplikasi rahn ‘iqar (rasmi), rahn hiyazi dan rahn musta’ar pada collateral / jaminan dan rahn tasjily pada pegadaian, paripassu (syirkatul marhun) pada sindikasi.

    14.Gadai syariah dan investasi emas.

    15.Aplikasi dan analisis alternatif desain akad-akad kartu kredit (bithaqoh al-‘iktiman).

    Pengalaman Iqtishad :

    1. Sudah menggelar Training Fikih Muamalah Advance  tentang Perbankan dan keuangan Syariah, Training Eksekutif Ushul Fiqh Keuangan,  Ekonomi Islam, sebanyak 154 Angkatan dan melahirkan lebih dari 3500-an alumni Direktur Bank Syariah, DPS, Notaris dan Konsultan. & 80 orang Guru Besar dan Doktor,
    2. Training Iqtishad juga sudah diikuti Para Direktur Bank Syariah, Dirut BPR Syariah se-Indoensia, DPS, Komisaris Bank Syariah, Seluruh Pemimpin Divisi UUS Bank Pembangunan Daerah seluruh Indoenesia.

     

    TRAINER UTAMA :

    Agustianto Mingka (Ketua DPP IAEI / Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional MUI, Wa.Sekjen MES Pusat, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana Islamic Economics and Finance Univ.Trisakti Dosen Pascasarjana Univ.Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI Syariah UNPAD Bandung), Dosen Program Magister Ekonomi Islam Univ.Islam Az-Zahra. DPS di Indonesia Exim Bank, Asuransi Jasa Raharja Putra, Multi Finance Syariah SMS Finance. Pendidikan  Program Doktor Ekonomi Islam UIN Jakarta, sejak thn 2004 dan Program Doktor Islamic Economics and Finance Universitas Trisakti.

    Trainer Tamu :  Salah seorang anggota DSN-MUI

     

    WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :

    Tanggal  :  19 – 20 Mei 2016

    Pukul      : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat  : Hotel di Bali

    FASILITAS:

    Modul training, , makan siang, coffee break, hotspot, ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 96 fatwa DSN-MUI, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah) dan sertifikat.

     

    BIAYA PENDAFTARAN:

    Perorangan : Rp.2.500.000/peserta

    Group min 3 orang: Rp. 2.000.000/peserta

    Group min 5 orang : Rp. 1.800.000/peserta

    Akademisi (Dosen) yang menjadi Anggota IAEI dan MES Diskon 30 persen

     

    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518.

    Tlp :021-9185 9977, Fax: (021) 52901083

    Email: admin@iqtishadconsulting.com,  jokosyariah@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

     

    PENYELENGGARA:

    Event ini digelar Iqtishad Consulting Jakarta,yang Bermarkas di Kantor MES PUSAT (Masyarakat Ekonomi Syariah Pusat)

     

    Kantor: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah Lt.Dasar #

    Jl.Tebet Dalam IV E No.70 , Tebet Barat , Jakarta Selatan 12810

     

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

     

     

    Workshop Eksekutif Aplikasi Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah (MMq) pada 11 Macam Produk Bank Syariah dan LKS Angkatan 295 (5 – 6 September 2018 di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat)

    0

    Posted on : 24-12-2015 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja melaunching buku Kodifikasi Produk Perbankan Syariah, 18 Desember yang lalu pada acara Expo Keuangan Syariah di Bandung. Dalam Kodifikasi produk tersebut, telah dimasukkan pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah sebagai akad yang bisa diterapkan, sehingga penerapannya dalam produk perbankan syariah tidak perlu lagi mengajukan usulan produk ke OJK.

    Sebagaimana dimaklumi, Musyarakah Mutanaqishah (MMq) adalah akad yangsophisticated(canggih), karena ia dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan  produk perbankan syariah. Setidaknya MMq dapat digunakan untuk 11 macam produk,  seperti refinancing, working capital, take over, gabungan take over  dan top up (refinancing), pengalihan hutang dari bank syariah ke bank syariah, restrukturisasi pembiayaan (konversi akad), capital expenditure (investasi),reimbursement,pembiayaan konsumtif untuk KPRS, pembiayaan KPRS Indent, dan sebagainya. Para praktisi bank syariah, DPS, Notaris, Hakim, pejabat pengawas OJK, Dosen Ekonomi Islam di Perguruan Tinggi, Dewan Pengawas Syariah dan auditor, harus memahami teori dan penerapan MMq dalam semua produk tersebut.

    Selain keunggulan MMqdi atas, penerapan akad MMq merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini disebabkan karena penggunaan akad murabahah untuk pembiayaan KPR Syariah bertenor panjang (di atas 4 tahun) pastilahkurangcocok dan tidak tepat. Penggunaan akad murabahah akan membuat pricing (harga) KPRS akan menjadi lebih mahal dibanding konvensional, karena harga jual  murabahah bersifat fix, sementara harga pasar fluktuatif. Untuk mengatasi risiko fluktuasi cost of fund -maaf menggunakan istilah konvensional)- terpaksa bank syariah menaikkan harga (margin)  murabahah.   Lebih mahalnya harga murabahah ini akan mempengaruhi citra yang kurang baik bagi bank-bank  syariah. Sebab bank syariah dicitrakan bank yang mahal. Akad yg seharusnya diterapkan adalah musyarakah mutanaqishah (MMq)  yang memiliki banyak keunggulan. Selain harga bisa bersaing, DP nya juga lebih rendah dari KPR konvensional yakni hanya 15 %. Ketentuan ini akan membuat produk KPR Syariah lebih unggul dibanding konvensional dan tentunya akan semakin lebih diminati.

    Tegasnya, Penggunaan akad MMq utk KPR Syariah akan membuat harga KPRS lebih murah karena elastisitas dan dinamisnya dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar.

    Meskipun Musyarakah Mutanaqishah memiliki banyak keunggulan dan kecanggihan, namun sayangnya, mayoritas bank-bank syariah belum menerapkan akad ini. Apalagi Bank-Bank Pembangunan Daerah dan BPRS di daerah  belum memahami  praktik Musyarakah Mutanaqishah ini dan kalaupun ada yang sudah memahami, tetapi belum dipraktikkan sebagai produk perbankan syariah. Para pejabat OJK di daerah juga sepatutnya mendalami akad Musyarakah Mutanaqishah ini secara mendalam dan luas, agar tidak salah dalam mengawasi, mengaudit dan memeriksa.Dalam hal ini,Keputusan DSN MUI No 1/2013 harus menjadi rujukan.

    Berdasarkan pentingnya akad MMq ini, maka Iqtishad Consulting kembali menggelar Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaaan MMq bagi bankir syariah dan pakar (akademisi) di Indonesia.

    Pentingnya workshop MMq ini karena forum ini akan memberikan solusi aplikatif dan jawaban-jawaban yang meyakinkan  atas berbagai issu dan masalah dalam produk dan akad MMq, seperti risk management, masalah agunan (APHT dan fiducia), perpajakan, Kepemilikan bersama, BPN, pembiayaan bermasalah, pelunasan dipercepat dan sejumlah issu lainnya.

    MMq yang sudah diterapkan di banyak negara dan  selama9tahun di Indonesia, seharusnya juga bisa diterapkan oleh bank-bank syariah di Indonesia, agar bank bank syariah bisa lebih kompetitif dan diminati masyarakat,  juga agar bank syariah lebih kaya dengan produk yg dibutuhkan masyarakat, seperti refinancing, take over, hybrid take over dan refinancing, pembiayaan dalam bentuk reimburse pembelian barang, pembiayaan investasi, working capital, bahkan konversi akad dalam restrukturisasi pembiayaan syariah dan pengalihan utang sesama bank syariah, sebagainya.

    Mengingat pentingnya penerapan Musyarakah Mutanaqishah dan masih minimnya praktek MMq di perbankan syariah, maka Iqtishad Consulting akan menggelar Workshop Musyarakah Mutanaqishah bagi praktisi perbankan syariah, praktisi hukum, dosen, hakim, pengacara, law firm, konsultan, auditor, DPS, pegiat syariah dan tidak tertutup bagi pejabat OJK baik regulator di pusat maupun daerah.

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Training dan Workshop Fikih Muamalah dan Perbankan Syariah  sebanyak 159angkatan sejak tahun 2010  hingga  Maret  2015, dan Khusus di Medan Iqtishad Consulting kejersama dengan Asbisindo Sumut.

     

    Materi Workshop : 42  Point Bahasan

    1.  Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?

    2.  Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah

    Akad Dasar MMq  Syirkah ‘Inan dan Syirkah Mudharabah

    4.  Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI

    5.  Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif

    6.  Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq

    7.  Kepemilikan Bersama Menurut Hukum Positif

    8.  Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    9.  Pemindahan Kepemilikan Asset MMq

    10.  Pembelian (Pengalihan) bertahap & pengurangan Porsi Bank Bertahap : Perspektif

    Hukum Positif

    11. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah

    12. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktek Perbankan Syariah

    13. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    14. Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK

    15. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq

    16. Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah

    17. Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    18. Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    19. MMq dan Kolektibilitas

    20. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    21. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    22. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    23. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Top Up

    24. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    25. Musyarakah Mutanaqishah untuk Restrukturisasi Pembiayaan

    26. Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja.

    27. Musyarakah Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah

    28. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment

    29, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi

    30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Investasi Indent

    31. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade  Finance).

    31. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)

    32. Musyarakah Mutanaqishah pada Take Over dan isu Bay’al’Inah

    33. Isu Bay Kali bi Kali pada MMq Property Indent

    34. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah*

    35. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

    36. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq

    37.  Multi Nisbah dan Mono Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.

    38 PerlukahSurat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq

    39 Denda (Tazir)dan ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    40. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah

    41.  Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.

    42. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over.

     

    Siapa yang harus Ikut Training dan Workshop ini ?

     

    1. Praktisi perbankan syariah (Direksi, product developmnet, risk management, legal aspect dan head group terkait)

    2. Praktisi Lembaga Keuangan Syariah non Bank (Multifinance syariah, Perusahaan pembiayaan Syariah, BMT dan KJKS, Ventura)

    3. Direksi Bank BPR Syariah dan DPSnya

    4. Dewan Pengawas Syariah (DPS)

    5. Hakim Pengadilan Agama,PTA, Mahkamah Agung, Basyarnas dan Mediator Syariah

    6. Praktisi Hukum Bisnis Syariah (Notaris, law firm, pengacara,)

    7. Guru Besar Syariah,Dosen Pascasarjana Hukum Bisnis Syariah, Fikih Muamalah

    8. Auditor, regulator dan lembaga terkait ; seperti BPN dan PT SMF

     

    Profil Trainer

    Agustianto adalah Ketua  DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah, Anggota Pleno DSN -MUI,Dewan Pengawas Syariah di beberapa lembaga keuangan BUMN dan Swasta Nasional, Dosen Pascasarjana bidang fiqh muamalah ekonomi keuangan kontemporer, hukum perbankan Syariah, dan ushul fiqh ekonomi keuangan di beberapa universitas terkemuka di Indonesia antara lain : Dosen Pascasarjana Ekonomi dan Keuangan Syariah PSTTI Universitas Indonesia (UI), Dosen Pascasarjana Islamic Economics and Finance Universitas Trisakti, dosen Pascasarjana Manajemen Perbankan dan Keuangan Syariah di Universitas Paramadina, dan Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra, Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam IAIN, Dia juga mengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Prof. Dr HAMKA.Beliau juga adalah Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK

     

    Pembicara Tamu : Praktisi Perbankan Syariah

     

    BIAYA

    Biaya :  Rp 3.000.000,-/ orang.

    Minimal 3 Orang @ Rp 2.700.000,- .(Biaya tidak termasuk penginapan)

    Peserta Terbatas hanya 35 Orang.

     

    Khusus Dosen diskon spesial

    Waktu dan Tempat

    Hari / Tanggal : 5 – 6 September 2018

    Tempat : Hotel SofyanBetawi, Jakarta Pusat

    FASILITAS

    Modul Training, , Makan Siang. Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 96 fatwa DSN-MUI,KompilasiHukumEkonomiEkonomiSyariah)  dan Sertifikat.

    CP dan PENDAFTARAN

     

    Joko Wahyuhono HP: 082110206289, 085716962518 

    Hafiz 081286237144 Wa

    Panji 082210845958 

     

    Iqtishad Consulting

    Alamat: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah

    Jln Tebet Dalam IV E No 70 Tebet Barat Jaksel, 12810 Telp 021 – 8291503

    Tlp/fax :021 – 8291503 dan 021-91859977

    Email: admin@iqtishadconsulting.com

    Website : www.iqtishadconsulting.com dan www.agustiantocentre.com

     

    TRAINING DAN WORKSHOP INOVASI PRODUK PERBANKAN SYARIAH 24 – 25 Februari 2016 di Yogyakarta

    0

    Posted on : 25-11-2015 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Seminar & Training

     

     

     

    Memasuki tahun 2016 yang penuh tantangan, bank-bank syariah harus memiliki produk inovatif yang makin beragam agar bisa bersaing dan berkembang dengan baik. Upaya ini mutlak dilakukan karena bank syariah akhir-akhir ini mengalami pelambatan pertumbuhan bahkan penurunan market share dibanding konvensional.  Inovasi produk bank syariah adalah sebuah keniscayaan, agar bank syariah bisa kembali tumbuh dan bersaing dengan perbankan konvensional maupun lembaga lain. Inovasi produk juga sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan bisnis yang terus berubah.

    Sebenarnya banyak peluang bisnis yang menguntungkan bagi perbankan syariah, seperti hybrid take over dan refinancing, sindicated financing, trade finance, KPRS indent, pembiayaan reimburs, IMBT dan Ijarah Maushifah fiz Zimmah, Margin During Construction (MDC), restrukturisasi dengan konversi akad, dan Musyarakah Mutanaqishah. Khusus musyarakah mutanaqishah dapat diterapkan dalam 11 produk dan kebutuhan bisnis nasabah. Namun bank-bank syariah umumnya belum mengembangkan produk-produk ini.

    Inovasi juga harus dilakukan agar produk bank syariah tidak monoton dan dominan murabahah di tengah bervaraisinya kebutuhan  bisnis masyarakat. Sekedar contoh, untuk pembiayaan KPR Syariah yang jangka panjang, mayoritas bank syariah masih menggunakan akad yang kurang tepat, yaitu   murabahah. Ketidak tepatan ini  dikarenakan  harga KPR akan menjadi jauh lebih mahal dibanding konvensional sebagai akibat antisipasi fluktuasi harga di masa depan.

    Di sisi lain, masih sedikit bank syariah yang mengembangkan  pembiayaan Rekening Koran Syaria,  bithaqah al-iktiman (Kartu Pembiayaan) atau factoring (anjak piutang) syariah.  Dari sisi funding, bank-bank syariah juga perlu memahami Profit Equalization Reserve / income smoothing. Sedangkan untuk  treasury products, bank-bank syariah perlu memahami masalah hedging syariah dan sistem atau mekanisme comodity syariah yang sebenarnya menggunakan tawarruq. Selain isu-isu inovasi tersebut, perlu dipahami pula bahwa   salah satu metode syariah untuk mengembangkan produk bank syariah  adalah menerapkan teori al-‘ukud al-murakkabah (hybrid contracts). Maka dalam forum ini teori dan praktik hybrid contracts juga akan dibahas.

    Pemerintah melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan)  sering kali mendorong perbankan syariah untuk menciptakan produk-produk  yang inovatif dan unggulan. Keharusan Inovasi produk bahkan dimasukkan dalam Roadmap perbankan syariah 2015-2019 yang diterbitkan OJK.

    Para Praktisi Bank Syariah dan LKS, khususnya Product Development, Risk Management, DPS,  Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam, para Guru Besar, hakim, notaris serta pakar ekonomi Islam, harus memahami dengan baik teori, praktik dan perkembangan inovasi-inovasi baru produk perbankan dan keuangan syariah tersebut. Stake holdelders  bank  harus memahami fitur-fitur baru, regulasi baru serta serta fatwa-fatwa terbaru baik di kancah international maupun nasional.

    Dalam rangka itulah Iqtishad Consulting menggelar Training dan Workshop Inovasi Produk perbankan Syariah 2015.

    Sasaran Peserta

    Para Praktisi Bank Syariah dan LKS (Direktur, Group Head, Pimpinan Divisi, Kepala Cabang),   Product Development Bank Syariah, Risk Management,  DPS,  Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam, para Guru Besar, hakim, notaris serta pakar ekonomi Islam.

     

    Materi Training dan Workshop :

    1.            Teori evolusi akad dan perspektif historisnya serta metodologi syariah untuk inovasi produk

    2.            Model-model pembiayaan musyarakah mutanaqishah dan penerapannya pada 11 kebutuhan bisnis, seperti refinancing, take over dan top up, pembiayaan KPRS  dan modal kerja, KPR Indent (penerapan ijarah maushufah fiz dzimmah pada MMq).

    3.            Penerapan Hybrid Contract (al-‘ukud al-murakkabah) di 25 produk perbankan dan LKS dan ketentuan-ketentuannya, Hybrid Contract yang terlarang dan yang dibenarkan.

    4.            Aplikasi  desain-desain multi akad (Hybrid Contract) pembiayaan take over dan modal kerja.

    5.            Aplikasi wakalah bil ujrah pada anjak piutang, dan Hawalah pada kasus-kasus factoring, forfaiting, kartu kredit, multi jasa, novasi mudharabah, Cessi, L/C dan lain-lain.

    6.  Keunggulan IMBT  dibanding Murababah, Untuk kebutuhan apa saja ? dan solusi atas Issu-issu krusial IMBT.

    7.            Desain Akad Trade finance dan Overseas financing;  L/C, L/C UPAS, L/C Refinancing, baik funded facility (Trust Receipt) maupun non funded.

    8.            Hedging syariah (desain akad Islamic swap,Islamic forward) qabath hukmi dan qabath hissy dalam valas.

    9.            Disain-disain akad pembiayaan multi jasa dan ketentuan syariahnya

    10.          Design-design akad untuk Pembiayaan Rekening Koran Syariah dan Line Facility.

    11.          Restrukturisasi Pembiayaan syariah, rescheduling dan restrukturisasi pembiayaan, reconditioning, serta penyelesaian pembiayaan bermasalah

    12.          Pembiayaan Sindikasi Bank Syariah (At-Tamwil al-mashrafi al-mujamma’), Club Deal, Risk Participation dan Sub Participation.

    13.          Jaminan (Collateral) dan aplikasi rahn ‘iqar (rasmi), rahn hiyazi dan rahn musta’ar pada collateral / jaminan dan rahn tasjily pada pegadaian, paripassu (syirkatul marhun) pada sindikasi.

    14.          Gadai syariah dan investasi emas.

    15.          Aplikasi dan analisis alternatif desain akad-akad kartu kredit (bithaqoh al-‘iktiman).

    Pengalaman Iqtishad :

    1. Sudah menggelar Training Fikih Muamalah Advance  tentang Perbankan dan keuangan Syariah, Training Eksekutif Ushul Fiqh Keuangan,  Ekonomi Islam, sebanyak 154 Angkatan dan melahirkan lebih dari 3500-an alumni Direktur Bank Syariah, DPS, Notaris dan Konsultan. & 80 orang Guru Besar dan Doktor,
    2. Training Iqtishad juga sudah diikuti Para Direktur Bank Syariah, Dirut BPR Syariah se-Indoensia, DPS, Komisaris Bank Syariah, Seluruh Pemimpin Divisi UUS Bank Pembangunan Daerah seluruh Indoenesia.

     

     

    TRAINER UtAMA :

    Agustianto Mingka (Ketua 1 DPP IAEI / Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Anggota Pleno Dewan Syariah Nasional MUI, Wa.Sekjen MES Pusat, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana Islamic Economics and Finance Univ.Trisakti Dosen Pascasarjana Univ.Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI Syariah UNPAD Bandung), Dosen Program Magister Ekonomi Islam Univ.Islam Az-Zahra. DPS di Indonesia Exim Bank, Asuransi Jasa Raharja Putra, Multi Finance Syariah SMS Finance. Pendidikan  Program Doktor Ekonomi Islam UIN Jakarta, sejak thn 2004 dan Program Doktor Islamic Economics and Finance Universitas Trisakti.

     

    Trainer Tamu :  Salah seorang anggota DSN-MUI

     

    WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :

    Tanggal       :  24 – 25 Februari 2016

    Pukul          : 09.00 – 17.00 Wib.

    Tempat       :

    FASILITAS:

    Modul training, , makan siang, coffee break, hotspot, ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 96 fatwa DSN-MUI, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah) dan sertifikat.

     

    BIAYA PENDAFTARAN:

    Perorangan            : Rp.2.500.000/peserta

    Group min 3 orang: Rp. 2.000.000/peserta

    Group min 5 orang : Rp. 1.800.000/peserta

     

    Akademisi (Dosen) yang menjadi Anggota IAEI dan MES Diskon 30 persen

     

    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518.

     

    Tlp :021-9185 9977, Fax: (021) 52901083

    Email: joko@iqtishadconsulting.com,  dimasjoko@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

     

     

     

    PENYELENGGARA:

    Event ini digelar Iqtishad Consulting Jakarta,yang Bermarkas di Kantor MES PUSAT (Masyarakat Ekonomi Syariah Pusat)

     

     

    Kantor: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah Lt.Dasar #2

    Jl.Setiabudi Tengah No.29 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan 12910

     

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Upgrading dan Refreshment Notaris Perbankan Syariah 29 September 2015 di Padang

    0

    Posted on : 28-09-2015 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Perbankan Syariah, Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran:

    Produk – produk dan kontrak – kontrak perbankan syariah terus berkembang dengan cepat. Regulasi baru dan fatwa – fatwa baru juga bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan bisnis, seperti Hybrid Contracts dalam produk perbankan syariah, penggunaan kontrak Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk 11 produk perbankan, pembiayaan take over, refinancing, sindikasi, trade finance, IMBT dsb.

    Notaris perbankan baik yg sudah menjadi rekanan bank syariah maupun yang belum menjadi rekanan  perlu meng-upgrade pengetahuannya di bidang kontrak – kontrak baru perbankan syariah. Demikian pula notaris bank syariah yang sudah menjadi rekanan bank syariah selama tiga tahun, harus meng-upgrade pengetahuan dan kompetensinya di bidang produk perbankan syariah yang sudah jauh berkembang. Termasuk Notaris yang sudah 4 tahun belum pernah mengikuti Upgrading Notaris Perbankan Syariah.

    Sehubungan dengan itu maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan syariah terkemuka di Indonesia, akan menggelar Upgrading dan Refreshment Notaris Perbankan Syariah.

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Pelatihan, Training dan Workshop perbankan dan keuangan syariah serta Aspek Hukum Perbankan dan Keuangan sebanyak 144  angkatan sejak tahun 2010  hingga  Juni  2015.

    Tujuan:

    Training ini akan memberikan pemahaman kepada notaris Perbankan Syariah mengenai isu-isu terbaru, produk terbaru dan regulasi terbaru terkait aspek legal perbankan syariah

    Sasaran:

    1.Notaris yang sudah menjadi rekanan bank syariah minimal 2 tahun

    2. Legal Officer Bank Syariah

    3. Pengacara (Lawyert Bank Syariah)

    4. Hakim Syariah

    Materi Pembahasan:

    1.  Hybrid Contracts dalam  Perbankan  Syariah

    2.  Perjanjian Musyarakah Mutanaqishah (MMq) untuk 11 produk perbankan syariah

    3.  Pembiayaan take over yang digabung dengan refinancing, baik dari bank konvensional maupun dari bank syariah

    4.  Pembiayaan refinancing syariah

    5.  Isu – isu terbaru dalam Pembiayaan IMBT dan ketentuan legalnya

    Profil Pembicara:

    Drs. Agustianto Mingka,MA,

    Ketua  Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) , Wakil Sekjen MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)  Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina dan UIN. Dewan Pengawas Syariah di Indonesia Exim Bank, Asuransi Jasa Raharja Putra, Multifinance Syariah,dll.

    Waktu dan Tempat Pelaksanaan :

    Tanggal         :   Selasa /29  2015

    Pukul            :  10.00 – 17.00 WIB

    Tempat         :   Hotel  Syariah Rangkayo Basa, Jl, Hang Tuah Padang

    Fasilitas:

    Sertifikat, Modul Training, HotSpot, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI).

    Investasi:

    Rp 1.300.000/Peserta

    Group 3 Orang @ Rp 1.000.000 / peserta

    Group 5 Orang @ Rp 800.000 / peserta.

    (Tidak termasuk penginapan). tempat terbatas!!!

    Pendaftaran terakhir: 27 September 2015

    pukul. 16.00 WIB*

    CP dan Tempat Pendaftaran:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518

    Pin BB: 28540A5D

    Tlp        :021- 52901083

    Emai     : admin@iqtishadconsulting.com

    Web     : www.iqtishadconsulting.com

    Kantor: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah

    Jl.Setiabudi Tengah No.29 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan

     

     

    Mengapa Harus Ikut Pelatihan Musyarakah Mutanaqishah?

    0

    Posted on : 21-09-2015 | By : Agustianto | In : Artikel, Kabar Aktual, Seminar & Training

     

    Musyarakah Mutanaqishah (MMq) adalah akad yang sophisticated (canggih), karena ia dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan dan  produk perbankan syariah, seperti refinancing, working capital, take over, gabungan take over  dan top up (refinancing), pengalihan hutang dari bank syariah ke bank syariah, resrutkturisasi pembiayaan (konversi akad), capital expenditure (investasi), reimbursement, pembiayan konsumtif untuk KPRS, dan sebagainya.

    Selain keunggulan MMq tersebut, penerapan akad MMq merupakan keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Hal ini disebabkan karena penggunaan akad murabahah untuk pembiayaan KPR Syariah bertenor panjang (di atas 4 tahun) pastilah tidak cocok dan tidak tepat. Penggunaan akad murabahah akan membuat pricing (harga) KPRS akan menjadi lebih mahal dibanding konvensional, karena harga jual  murabahah bersifat fix, sementara harga pasar fluktuatif. Untuk mengatasi risiko fluktuasi cost of fund -maaf menggunakan istilah konvensional)- terpaksa bank syariah menaikkan harga (margin)  murabahah.   Lebih mahalnya harga murabahah ini akan mempengaruhi   citra yang kurang baik bagi bank-bank  syariah. Sebab bank syariah dicitrakan bank yang mahal. Akad yg seharusnya diterapkan adalah musyarakah mutanaqishah (MMq)  yang memiliki banyak keunggulan. Selain harga bisa bersaing, DP nya juga lebih rendah dari KPR konvensional yakni hanya 15 %. Ketentuan ini akan membuat produk KPR Syariah lebih unggul dibanding konvensional dan tentunya akan semakin lebih diminati.

    Tegasnya, Penggunaan akad MMq utk KPR Syariah akan membuat harga KPRS lebih murah karena elastisitas dan dinamisnya dalam menghadapi fluktuasi harga di pasar.

    Meskipun Musyarakah Mutanaqishah memiliki banyak keunggulan dan kecanggihan, namun sayangnya, mayoritas bank-bank syariah belum menerapkan akad ini. Apalagi Bank-Bank Pembangunan Daerah dan BPRS di daerah  belum memahami  praktik Musyarakah Mutanaqishah ini dan kalaupun ada yang sudah memahami, tetapi belum dipraktikkan sebagai produk perbankan syariah. Para pejabat OJK di daerah juga sepatutnya mendalami akad Musyarakah Mutanaqishah ini secara mendalam dan luas, agar lebih mudah memberikan izin untuk penerapannya di lapangan serta tidak salah dalam mengawasi, mengaudit dan memeriksa. Keputusan DSN MUI No 1/2013 harus menjadi rujukan.

    Berdasarkan pentingnya akad MMq ini, maka Iqtishad Consulting Jakarta akan  menggelar Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaaan MMq bagi bankir syariah dan pakar (akademisi) di Indonesia. Iqtishad Consulting juga siap diundang untuk Inhosuse Training atau Workshop di lembaga Perbankan Syariah atau Pertguruian Tinggi atau Lembaga Praktisi Hukum (INI, Pengacara)

    Pentingnya workshop MMq ini karena forum ini akan memberikan solusi aplikatif dan jawaban-jawaban yang meyakinkan  atas berbagai issu dan masalah dalam produk dan akad MMq, seperti risk management, masalah agunan, pajak, Kepemilikan bersama, BPN, pembiayaan bermasalah, pelunasan dipercepat dan sejumlah issu lainnya.

    MMq yang sudah diterapkan di banyak negara dan  selama 8 tahun di Indonesia, seharusnya juga bisa diterapkan oleh bank-bank syariah di Indonesia, agar bank bank syariah bisa lebih kompetitif dan diminati masyarakat,  juga agar bank syariah lebih kaya dengan produk yg dibutuhkan masyarakat, seperti refinancing, take over, hybrid take over dan refinancing, pembiayaan dalam bentuk reimburse pembelian barang, pembiayaan investasi, working capital, bahkan konversi akad dalam restrukturisasi pembiayaan syariah dan pengalihan utang sesama bank syariah, sebagainya.

    Mengingat pentingnya penerapan Musyarakah Mutanaqishah dan masih minimnya praktek MMq di perbankan syariah, maka Iqtishad Consulting akan menggelar Workshop Musyarakah Mutanaqishah bagi praktisi perbankan syariah, praktisi hukum, dosen, hakim, pengacara, law firm, konsultan, auditor, DPS, pegiat syariah dan tidak tertutup bagi pejabat OJK baik regulator di pusat maupun daerah.

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Pelatihan dan Workshop Musyarakah Mutanaqishah, Dari 145 Angkatan Training yang pernah kami gelar, Pelatihan dan Workshop MMq ini. Sudah  6 Kali (Angkatan) kami gelar, selain menjadi bagian kajian Fikih Muamalah Advance.

    Materi Workshop : 42  Point Bahasan

    1.       Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ? 10 macam Alasannya yang sangat penting.

    2.       Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT

    3.    Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah

    Akad Dasar MMq  Syirkah ‘Inan dan Syirkah Mudharabah

    4.       Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI

    5.       Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif

    6.       Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq

    7.       Kepemilikan Bersama Menurut Hukum Positif

    8.       Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq

    9.       Pemindahan Kepemilikan Asset MMq

    10.    Pembelian (Pengalihan) bertahap & pengurangan Porsi Bank Bertahap : Perspektif Hukum Positif

    11.   Regulasi BI dan OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah

    12.   Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktek Perbankan Syariah

    13.   Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    14.   Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK

    15.   Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq

    16.   Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah

    17.   Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq

    18.   Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)

    19.   MMq dan Kolektibilitas

    20.   Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property

    21.   Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent

    22.   Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni

    23.   Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Top Up

    24.   Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah

    25. Musyarakah Mutanaqishah untuk Restrukturisasi Pembiayaan

    26.   Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja.

    27.   Musyarakah Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah

    28. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment

    29, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi

    30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Investasi Indent

    31. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade  Finance).

    31. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)

    32.   Musyarakah Mutanaqishah pada Take Over dan isu Bay’ al’Inah

    33.   Isu Bay Kali bi Kali pada MMq Property Indent

    34.   Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah*

    35.   Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya

    36.   Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq

    37.  Multi Nisbah dan Mono Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.

    38   Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq

    39   Denda (Tazir) dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah

    40.   Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah

    41.  Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.

    42. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over.

    Profil Trainer

    Agustianto adalah Ketua I DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Wakil Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah, Anggota Pleno DSN -MUI, Wakil Sekjen MES Pusat, Dosen Pascasarjana bidang fiqh muamalah ekonomi keuangan kontemporer, hukum perbankan Syariah, dan ushul fiqh ekonomi keuangan di beberapa universitas terkemuka di Indonesia antara lain : Dosen Pascasarjana Ekonomi dan Keuangan Syariah PSTTI Universitas Indonesia (UI), Dosen Pascasarjana Islamic Economics and Finance Universitas Trisakti, dosen Pascasarjana Manajemen Perbankan dan Keuangan Syariah di Universitas Paramadina, dan Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra, Dosen Pascasarjana Ekonomi Islam IAIN, Dia juga mengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Prof. Dr HAMKA.

    Iman Ni’matullah adalah Direktur Bisnis BPRS Harta Insan Karimah, Pengalaman dalam bidang Pembiayaan Consumer dan Corporate di Bank Muamalat Indonesia, Branch Manager Corporate Bank Muamalat Medan

     

    Mahmud Said, SH,ME (Candidat Doctor) adalah Praktisi Hukum Positif, Notaris PPAT

     

    WAKTU DAN TEMPAT

    (Tergantung Negosiasi dan kesepakatan

     

    BIAYA

    Biaya :  Rp 2.500.000,-/ orang.

    Minimal 3 Orang @ Rp 2.200.000,- .(Biaya tidak termasuk penginapan)

    Peserta Terbatas hanya 35 Orang.

     

    FASILITAS

    Modul Training, , Makan Siang. Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI, kompilasi hukum ekonomi ekonomi syariah)  dan Sertifikat.

    CP dan PENDAFTARAN

    Joko Wahyuhono HP: 082110206289, 085716962518 Pin BB: 28540A5D

    Hafiz Al-Fata.081362 469341 Redy087771236928

    Iqtishad Consulting

    Alamat: Jl.Setiabudi Tengah No.29 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan 12910

    Tlp    : 021-52901083, 91859977

    Fax   : 021-52901083

    Email: admin@iqtishadconsulting.com

    Website : www.iqtishadconsulting.com

     

     

     

    Upgrading Notaris Perbankan Syariah 7 Juli 2015 di Hotel Sofyan Betawi Jakarta Pusat

    0

    Posted on : 19-06-2015 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Seminar & Training

     

     

    Dasar Pemikiran:

    Produk – produk dan kontrak – kontrak perbankan syariah terus berkembang dengan cepat. Regulasi baru dan fatwa – fatwa baru juga bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan bisnis, seperti Hybrid Contracts dalam produk perbankan syariah, penggunaan kontrak Musyarakah Mutanaqisah (MMq) untuk 11 produk perbankan, pembiayaan take over, refinancing, sindikasi, trade finance, IMBT dsb.

    Notaris yg sudah menjadi rekanan bank syariah selama ini harus meng-upgrade pengetahuannya di bidang kontrak – kontrak baru perbankan syariah.

    Sehubungan dengan itu maka Iqtishad Consulting sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Keuangan syariah terkemuka di Indonesia, akan menggelar Upgrading Notaris Perbankan Syariah.

    Iqtishad Consulting telah berpengalaman menggelar Training dan Workshop perbankan dan keuangan syariah serta  Fikih Muamalah Perbankan dan Keuangan sebanyak 138  angkatan sejak tahun 2010  hingga  Juni  2015.

     

    Tujuan:

    Training ini akan memberikan pemahaman kepada notaris Perbankan Syariah mengenai isu-isu terbaru, produk terbaru dan regulasi terbaru terkait aspek legal perbankan syariah

     

    Sasaran:

    Notaris yang sudah menjadi rekanan bank syariah minimal 2 tahun

     

    Materi Pembahasan:

    1.  Hybrid Contracts dalam  Perbankan  Syariah

    2.  Perjanjian Musyarakah Mutanaqishah (MMq) untuk 11 produk perbankan syariah

    3.  Pembiayaan take over yang digabung dengan refinancing, baik dari bank konvensional maupun dari bank syariah

    4.  Pembiayaan refinancing syariah

    5.  Isu – isu terbaru dalam Pembiayaan IMBT dan ketentuan legalnya

     

     

    Profil Pembicara:

    Agustianto Mingka,MA,Associate Professor

    Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)  Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Tim Kerja Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah OJK, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina dan UIN. Dewan Pengawas Syariah di Indonesia Exim Bank, Asuransi Jasa Raharja Putra, Multifinance Syariah,dll.

     

     

     

    Waktu dan Tempat Pelaksanaan :

    Tanggal         :  Selasa / 7 Juli  2015

    Pukul            :  10.00 – 17.00 WIB ( setiap hari)

    Tempat         :   Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat

     

    Fasilitas:

    Sertifikat, Modul Training, Makan Berbuka dan Ta’jil, HotSpot, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI).

     

    Investasi:

    Rp 900.000/Peserta

     

    (Tidak termasuk penginapan). tempat terbatas!!!

    Pendaftaran terakhir: 6 Juli 2015

    pukul. 16.00 WIB*

     

    CP dan Tempat Pendaftaran:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518

    Pin BB: 28540A5D

    Tlp        :021- 52901083

    Emai     : admin@iqtishadconsulting.com

    Web     : www.iqtishadconsulting.com

    Kantor: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah

    Jl.Setiabudi Tengah No.29 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan

     

    Training dan Workshop Eksekutif Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah Tanggal 22 – 23 Maret 2017 di Bali

    0

    Posted on : 19-06-2015 | By : Agustianto | In : Seminar & Training

     

    Dasar Pemikiran

    Pembiayaan take over adalah satu jenis pembiayaan yang banyak dipraktekkan perbankan syariah, hal ini disebabkan karena kebutuhan masyarakat akan pembiayaan take over senantiasa ada, tumbuh dan berkembang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan kegiatan bisnis. Pembiayaan take over seringkali tidak berdiri sendiri melainkan selalu diiringi dengan refinancing (top up).

    Fatwa-fatwa ekonomi syariah tentang pengalihan hutang dan take over juga   terus berkembang di Indonesia. Selama ini  praktik take over hanya dari bank konvensional ke bank syariah,  sekarang telah diatur take over dan pengalihan hutang sesame bank syariah. DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) tentang desain-desain akad pengalihan hutang dan piutang  (take over) antar bank syariah. Saat ini juga terjadi  take over dari bank induk konvensional  ke Unit Usaha Syariah, Praktik ini menuntut kajian legal  apakah harus dilakukan roya pasang atas jaminan, dan bagaimana pula  desain akadnya. Masih banyak bentuk dan isu penting lainnya terkait dengan take over, seperti take over empat pihak (peralihan kreditur dan debitur sekaligus) dan take over peralihan debitur.

    Harus diketahui bahwa pengalihan hutang (take over) yang ada selama ini hanyalah take over atas kredit bank konvensional yang memiliki asset,  bagaimana  pula take over dalam banyak kasus berikut, yaitu ; 1. take over    modal  kerja (working capital), 2. Take over hutang (Kredit) Rekening Koran, 3. atau take over yangunderlying assetnya (barang) sudah tidak ada lagi, atau 4,  take over kredit multijasa atau multiguna konvensional serta  5. Take over kartu kredit konvensional?.

     

    Kajian take over harus pula  dengan risk management,  agar dana talangan tidak  berisiko. Dalam hal pembiayaan take over yang menggunakan hybrid contracts, berdasarkan fatwa DSN No 31, harus dipastikan apakah qardh sbg bridging of financing atau financing, dan apakah ia di bawah tangan, atau harus dilegalisasi atau dinotarilkan ?, Demikian pula bay’ apakah di bawah tangan atau dilegalisasi?. Masih banyak  masalah teknis perbankan yang harus difahami dengan baik oleh semua pelaku industri syariah agar pembiayaan take over tidak berisiko.

    Itulah sejumlah materi pembahasan  take over yang terdapat dalam forum training dan workshop angkatan 137 ini.

    Selain take over, refinancing adalah salah satu produk yang perlu dikembangkan perbankan syariah. Pembahasan materi refinancing dalam training ini karena materi ini tergolong baru di Indonesia dan seringkali pembiayaan ini digabungkan dengan take over.  DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) syariah tentang refinancing, melalui fatwa No 89/2014. Setidaknya terdapat tujuh model refinancing yang perlu dipahami dan dikembangkan oleh bank-bank syariah, dan dipahami oleh dosen pascasarjana, notaries dan praktisi hukum, bahkan DPS. (Dewan Pengawas Syariah) Training ini tidak saja membahas praktik refinancing, tetapi teorinya juga, serta analisis ilmu ekonomi (makro) dan ketentuan-ketentuan (dhawabith) refinancing syariah. Dengan memahami 7 model refinancing, maka bank-bank syariah akan semakin kaya produk dan inovatif. Hal ini karena perbankan syariah harus  selalu memperkaya produk-produknya agar bisa semakin berkembang sejalan dengan tuntutan bisnis dan kebutuhan masyarakat umum.

    Sumber Daya Insani perbankan syariah dan LKS seperti Multifinance Syariah dan BMT, perlu  mengetahui teori, praktik dan isu-isu terbaru terkait  take over danrefinancing syariah. Untuk itulah Iqtishad Consulting, akan menggelar Workshop Eksekutif terkait dengan topic di atas. Dosen-dosen pascasarjana ekonomi islam, konsultan, DPS, bahkan para Guru Besar, harus selalu mengupdate dan mengupgrade materi kuliahnya dan silabusnya dengan ilmu-ilmu terbaru dan segar,  teori-teori dan praktik baru yang selalu berkembang dan  memiliki proyeksi masa depan untuk pengembangan produk industry keuangan syariah.

     

    Materi Workshop :

    1.      Empat alternatif skim pembiayaan take over kredit konvensional ke bank syariah.

    2.      Skim take over modal kerja dari Bank Konven  ke Bank Syariah

    3.      Gabungan Pembiayaan Take over dan refinancing sekaligus (top up)

    4.      Take Over dan top up dengan Musyarakah Mutanaqishah (MMq).

    5.      Take Over dari Bank Induk (Konvensional) ke Unit Usaha Syariah.

    6.      Desain Akad Take Over dari bank Syariah ke bank syarah

    7.      Berbagai bentuk  Take Over dari Konvensional  ke Syariah

    8.      Tiga Alternatif  desain Kontrak Refinancing Syariah

    9.      Refinancing Modal Kerja Secara Syariah.

    10.  Bentuk-bentuk dan kasus-kasus Refinancing

    11.  Fatwa DSN-MUI tentang Refinancing

    12.   Fatwa DSN-MUI tentang take over (pengalihan piutang) antar bank syariah

    12.Praktik Pembiayaan Take Over di  perbankan syariah.

    13. Praktik Refinancing Syariah di Perbankan syariah

    14. Teori dan Praktik Hawalah dalam Keuangan Kontemporer, khususnya dalam pembiayaan take over.

    15. Hawalah : Factoring without recourse atau with recourse

    16.  Perbedaan hawalah dan wakalah bil-ujrah pada factoring serta risiko masing-masing

     

    Pembicara :

    Agustianto Mingka adalah Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (2011-2015), Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Pascasarjana Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina,  Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, Perusahaan Pembiayaan SMS Finance,  Olympindo Syariah, DPS Ventura Syariah, DPS Induk Koperasi Syariah BMT, DPS Lembaga Zakat Yatim Mandiri, DPS Ahadnet International, dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, Sedang S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN dan Islamic Finance Universitas Trisakti. Pengalaman Organisasi Sekjen IAEI 2005-2010.

     

    Zwei Munici adalah Consultant and Advisor for Syariah Product Development & Marketing, Berpengalaman sebagai praktisi: Team Leader Account Officer Syariah Banking Group PT.Bank Niaga, Division Head Syariah Product Development PT.Bank Lippo, Syariah Bussiness Development Head PT. Bank CIMB Niaga, Syariah Corporate & Commercial Financing Specialist PT. Bank Permata,Tbk

     

    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari / Tanggal    :  22 – 23 Maret 2017

    Waktu                : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat              : Hotel di Bali

     

     

    BIAYA/INVESTASI

    Biaya Rp 2.500.000 / peserta. (Tidak termasuk penginapan)

    Group 3 orang  @Rp2.200.000.

    Anggota atau Pengurus IAEI dan MES yang berasal dari Kampus, Diskon 20 %

     

     

    FASILITAS

    Modul, Makan Berbuka , Ruang Kelas ber-AC, Wi-fi,Sertifikat, Materi dalam bentuk CD

     

    CP dan Pendaftaran

    Joko  : 082110206289,085716962518  (dimasjoko@gmail.com)   Pin BB: 3105c404

    Hafiz Al-Fata 081362469341 WA

    Jika ingin mendaftar via sms ke 081934161717.

     

    Email: admin@iqtishadconsulting.com,  Website :www.iqtishadconsulting.com

     

     

    Workshop Eksekutif Kupas Tuntas Ijarah Muntahiyah Bit Tamlik (IMBT) dari Fikih hingga Aplikasinya ANGKATAN 128 (19-20 Maret 2015) di Jakarta

    0

    Posted on : 21-02-2015 | By : Agustianto | In : Kabar Aktual, Seminar & Training

     

     

    Dasar Pemikiran

    Banyak alasan dan dasar pemikiran mengapa skema Ijarah Muntahiyah bit Tamlik (IMBT) perlu dikembangkan di perbankan syariah dan Lembaga Keuangan Syariah lainnya.

    Pertama, Bank-bank syariah harus selalu memperkaya produk – produknya agar bisa semakin kompetitif dan berkembang sejalan dengan tuntutan bisnis dan kebutuhan masyarakat umum yang dinamis. Inovasi produk merupakan pilar penting agar bank-bank syariah semakin cepat tumbuh dan berkembang dengan variasi produk yang makin beragam. Salah satu skema yang  perlu dikembangkan untuk menyahuti tuntutan  bisnis tersebut adalah IMBT yang selama ini kurang dikembangkan karena kurangnya pemikiran solutif atas berbagai isu dalam IMBT.

    Kedua, Bank syariah mengusung semboyan beyond banking (bukan sekedar bank). Salah satu bukti nyata  jargon itu adalah skema dan produk IMBT pada bank syariah. Bank-bank konvensional tidak boleh memiliki produk leasing tersebut karena dilarang regulasi. Ketika bank-bank konvensional tidak bisa menerapkannya, justru disitulah peluang dan keunggulan bank syariah. Banyak perusahaan yang tidak dibenarkan lagi mengambil kredit ke bank konvensional karena rasio hutangnya  yang telah melampaui batas. Namun melalui IMBT, perusahaan – perusahaan tersebut dapat memanfaatkan fasilitas IMBT yang ada di bank – bank syariah. Bank-bank syariah harus memanfaatkan peluang tersebut.

    Ketiga, IMBT memiliki sejumlah keunggulan dibanding murabahah dan akad-akad lainnya. Di saat akad-akad lain terlarang digunakan, justru IMBT memberikan solusinya. Misalnya dalam pembiayaan refinancing dan take over sesama bank syariah. Penggunaaan murabahah tentu menimbulkan bay’ al-‘inah, sesuatu yang terlarang dalam syariah, namun dengan akad IMBT dapat dibenarkan. DSN MUI juga sudah mengeluarkan ketentuan (fatwa) syariah tentang refinancing, melalui fatwa No 89/2014.Setidaknya terdapat tujuh model refinancing yang perlu dipahami dan dikembangkan oleh bank – bank syariah dan LKS.

    Keempat, Selain untuk pembiayaan refinancing, take over sesama bank syariah, atau take over dari bank konvensional ke syariah, IMBT juga dapat diterapkan untuk pembiayaan investasi dan konsumsi. Keunggulan IMBT dibanding murabahah adalah cicilan margin (ujrahnya) bisa floating.  Selain  bisa floating, pembiayaan IMBT juga bisa untuk pembiayaan  indent terhadap barang yang masih dalam proses pembuatan melalui skema IMFZ (Ijarah Maushufah fiz Zimmah). Isu bay’ kali-bi kali dalam IMFZ juga sudah tuntas diselesaikan para ulama  sebagaimana terdapat dalam buku Ijarah Maushufah fiz Zimmah.

    Kelima, selama ini memang terdapat beberapa isu dalam penerapan IMBT. Forum workshop akan secara detail dan tuntas memberikan solusi dan jawaban atas berbagai isu dalam IMBT, seperti persoalan depresiasi, isu pajak, akuntasi margin ujrah, risiko, isu agunan, dan isu teknis lainnya seperti nama yang tertera  di kepemilikan asset sewa, balik nama dan sebagainya. Semuanya diselesaikan  secara tuntas dan solutif  dalam Forum Workshop ini.

    Workshop ini juga akan lebih banyak mengedepankan praktik bisnis dan keuangannya  serta  perhitungan dan risikonya  daripada sekedar kajian fikih muamalah dan legal.

     

    MATERI WORKSHOP:

    1. Pengertian IMBT dan  Dasar Syariah

    2. Sejarah IMBT di negeri – negeri muslim

    3. IMBT menurut pandangan ulama

    4. IMBT menurut DSN MUI

    5. Pembagian Ijarah : Operating Lease dan Financial Lease

    6. Keunggulan IMBT serta Perbedaannya dengan Murabahah dan Musyarakah Mutanaqishah

    –   Down Payment

    –   Floating Rate

    –   Akad Solutif di tengah kebuntuan semua akad

    7. Kegunaan IMBT Untuk Berbagai Macam Produk Bank Syariah:

    a.  Pembiayaan Take Over dari  Konvensional ke Syariah,

    b.  Refinancing dengan segala bentuknya

    c.  Pembiayaan Konsumtif

    d.  Pembiayaan Investasi

    e.  Pembiayan  Take Over Sesama Bank Syariah

    f.  Gabungan Take Over dan Refinancing

    g.  Forward Lease dan Pembiayaan IMBT Indent (Untuk Investasi, KPRS dan Komsumtif  lainnya

    h.  IMBT untuk Restrukturisasi pembiayaan murabahah

    I.   Isu – isu dalam IMBT

    1. Agunan

    2. Nama yang tertera dalam sertifikat asset

    3. Sistem Penetapan Margin (anuitas atau proposional)

    4. Penyusutan (depresiasi dan pajak

    5. Pajak Ijarah

    6. Pelunasan dipercepat

    7. Denda keterlambatan (Ta’wid dan Ta’zir)

    8. Produk IMBT

    a. Unsur-unsur Akad IMBT

    b. Obyek Sewa sesuai Produk :

    c. Consumer Financing : KPR, KPM, KMG

    d. Commercial Financing : Term Financing / Investment Financing / Asset Financing

    e. Supplier Obyek Sewa

    f.  Re-financing

    9. Desain Pembiayaan IMBT

    a. Skema Dasar dan Cara Kerja Akad IMBT

    b. Desain struktur pembiayaan

    c. Line Facility dan penarikan bertahap

    d. Jenis pricing

    e. Pembentukan jadwal angsuran

    10.  Aspek Legal dan Perpajakan

    a. Memastikan kepemilikan Bank atas aset IMBT

    b. Title of Document : Registered vs Unregistered Asset

    c. Desain dokumen legal : Line Facility, disbursement document, dll.

    d. PPN dan PPh dalam produk IMBT

    11.  Akuntansi dan Pembukuan

    a. PSAK 107

    b. PAPSI

    12.  Accrual vs Cash Basis – Normalisasi Akrual

    a. Depresiasi vs angsuran pokok

    b. IMBT dengan jenis angsuran pokok tetap

    c. IMBT dengan jenis angsuran non pokok tetap

    d. Yield Bagi Hasil dengan cash basis

    e. Normalisasi yield rationale

    f.  Akunting operasional normalisasi yield accrual

     

    Portofolio Iqtishad Consulting

    Iqtishad Consulting sudah menggelar training dan workshop perbankan syariah, inovasi produk perbankan syariah, fikih muamalah perbankan dan ushul fikih sebanyak 120 angkatan dengan jumlah alumni  2.900 orang. Lebih dari 80 orang Guru Besar (Professor), Doktor syariah dan ekonomi sudah mengikuti training dan workshop yang digelar Iqtishad

     

    Siapa yang perlu ikut acara ini ?

    Acara Training dan Workshop ini memang diutamakan bagi bankir-bankir syariah, Dewan Pengawas Syariah, Lembaga pembiayaan dan Multifinance, Dosen-dosen ekonomi syariah baik di Program Pascasarjana maupun Dosen S1. Bahkan terbuka untuk Notaris dan praktisi hukum pada umumnya.

     

     

    Profil Trainer

    Agustianto Mingka adalah Ketua I Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wakil Sekjen MES Pusat, Anggota Pleno DSN MUI, Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, Dosen Program Doktor Islamic Economics and Finance Univ. Trisakti, Dosen Pascasarjana Univ.  Paramadina, Dosen Pascasarjana MAKSI UNPAD Bandung, Dosen Program S2 Magister Ekonomi Islam Universitas Az-Zahra. DPS di beberapa lembaga keuangan syariah seperti Indonesia Eximbank (LPEI), Asuransi Jasa Raharja Putra, SMS Finance dll. Pendidikan S1, S2 IAIN SU, S3 Program Doktor Ekonomi Islam UIN.

     

    Zwei Munici adalah Consultant and Advisor for Syariah Product Development & Marketing, Berpengalaman sebagai praktisi: Team Leader Account Officer Syariah Banking Group PT.Bank Niaga, Division Head Syariah Product Development PT.Bank Lippo, Syariah Bussiness Development Head PT. Bank CIMB Niaga, Syariah Corporate & Commercial Financing Specialist PT. Bank Permata,Tbk

     

    WAKTU DAN TEMPAT

    Hari/Tanggal: Kamis-Jum’at /19 – 20 Maret 2015

    Waktu          : 09.00 – 16.00 WIB

    Tempat       : Hotel Sofyan Betawi, Jakarta  Pusat

     

    BIAYA/INVESTASI:

    Rp. 3.000.000/org

    Group Min 3 org: Rp. 2.500.000/org

    Group Min 5 org: Rp. 2.000.000/org

    *Tidak termasuk penginapan

     

    Khusus Bagi BPRS

    Rp. 2.200.000/org

    Group Min 3 org: Rp. 2.000.000/org

     

    FASILITAS

    Buku Maqashid Syariah, Buku Reaktualisasi Fikih Muamalah, Modul Training, Makan Siang. Snack, Coffee Break, Ruang Klas ber-AC, CD Materi (softcopy materi, 95 fatwa DSN-MUI, kompilasi hukum ekonomi ekonomi syariah)  dan Sertifikat.

     

    Peserta yang menjadi Pengurus atau anggota IAEI dan atau MES, baik daerah maupun Pusat mendapat diskon 20 %

     

    CP DAN TEMPAT PENDAFTARAN:

    Sdr. Joko Wahyuhono

    Hp : 082110206289 / 085716962518.

    Tlp / Fax: (021) 52901083

    Email: admin@iqtishadconsulting.com,  dimasjoko@gmail.com

    Website: www.iqtishadconsulting.com

     

    PENYELENGGARA:

    Event ini digelar Iqtishod Consulting Jakarta,yang Bermarkas di Kantor MES PUSAT (Masyarakat Ekonomi Syariah Pusat)

     

    Kantor: Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah Lt.Dasar #2

    Jl.Setiabudi Tengah No.29 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan 12910

     

    Note: Bukti sah menjadi peserta jika sudah mengirimkan formulir pendaftaran dan bukti transfer.

     

    Jadwal Training Iqtishad Consulting Januari – April 2015

    0

    Posted on : 13-01-2015 | By : Agustianto | In : Seminar & Training

     

     

    1.  8 – 9 Januari “Training Hybrid Contracts pada Produk Bank Syariah Nasional di Jakarta”

    2. 14 – 15 Januari Training dan Workshop Restrukturisasi Pembiayaan Bank Syariah di Jakarta”

    3. 16 – 17 Januari “Training dan Workshop Nasional Notaris Tentang Aspek Legal dan Kontrak-Kontrak Produk Bank Syariah di Yogyakarta”

    4. 23 – 24 Januari “Workshop Eksekutif Direktur Bank Syariah ttg Maqashid Syariah pada Produk Perbankan Syariah Bogor”

    5. 28 – 29 Januari “Training dan Workshop Pembiayaan Refinancing Syariah, Take Over dan Novasi di Jakarta”

    6. 30 – 31 Januari “Training dan Workshop Nasional Notaris tentang Aspek Legal dan Kontrak-Kontrak Produk Bank Syariah di Jakarta”

    7. 4 – 5 Februari “Platinum Workshop Maqashid Syariah pada Produk Perbanakan dan Keuangan bagi Guru Besar, Doktor dan Pakar Ekonomi Syariah di Jakarta”

    8. 11 – 12 Februari “Training Pembiayaan Syariah Bagi Multifinance di Jakarta”

    9. 18 – 19 Februari “Training dan Workshop Fikih Muamalah Advance on Islamic Banking and Finance bagi Dosen Pascasarjana Perguruan Tinggi se-Indonesia di Jakarta”

    10. 25 – 26 Februari “Training dan Workshop International Trade Finance di Jakarta”

    11. 27 – 28 Februari “Training dan Workshop Nasional Notaris Tentang Aspek Legal dan Kontrak-Kontrak pada Produk Bank Syariah di Surabaya”

    12. 4 – 5 Maret “Training dan Workshop Hybrid Contracts pada Produk Perbankan Syariah di Jakarta

    13. 11 – 12 Maret “Training dan Workshop Maqashid Syariah pada Produk Perbankan bagi Kepala Cabang Bank Syariah se-Indonesia”

    14. 13 – 14 Maret “Training dan Workshop Nasional Notaris tentang Aspek Legal dan Kontrak-Kontrak pada Produk Bank Syariah di Bali”

    15. 18 -19 Maret “Training dan Workshop Pembiayaan Koperasi dan Sindikasi di Bogor”

    All Articles | Contact Us | RSS Feed | Mobile Edition