• Peluncuran Buku Karya Agustianto dan Ateng Kusnadi, berjudul Bebas dengan Paradigma Syariah, 3 April 2011, pada momentum Milad Ahad 15 di Hotel Desa Wisata, Taman Mini (TMII). Makna BEBAS dalam judul buku ini ialah Berkah Etis, Bahagia, Adil, Sukses.
  • Silabus Ushul Fiqh Keuangan Kontemporer

    2

    Posted on : 15-04-2011 | By : Agustianto | In : Artikel, Ushul Fiqh

    SILABUS USHUL FIQH EKONOMI KEUANGAN TERBARU

    PASCASARJANA EKONOMI ISLAM DI PERG,TINGGI INDONESIA

    Bobot : 3 SKS

    Dosen : Agustianto

    Materi Perkuliahan 

    (Uraian Topik Bahasan)

    I

    Pengantar Kuliah dan Pendahuluan : 

    • Pengertian, Obyek Kajian,  dan Ruang Lingkup Ushul Fiqh
    • Perbedaan Ushul fiqh, Fiqh, Syariah dan Qawaid Fikih
    • Urgensi dan Kegunaan Ushul Fiqh dalam Ekonomi Keuangan

     

    II

    Sejarah Ushul Fikih dan Penerapanya serta  Signifikansinya dalam Pengembangan Ekonomi Keuangan Islam.

    II


    Sumber-Sumber Hukum Ekonomi Islam 

    • Alquran sebagai sumber Hukum Ekonomi Islam
    • Kehujjahan Alquran dan Pandangan Ulama
    • Muhkamat dan Mutasyabihat
    • Qath’iy dan Zanniy dalam Alquran : Kiatannya dengan Ijtihad
    • Kandungan Alquran tentang Ekonomi Keuangan
    • Penafsiran (istimbath) Tekstual dan Kontektual dalam ekonomi Islam
    • Pandangan Asy-Syatibi tentang  Qath’iy dan Zhanniy.
    • Hadits sebagai Sumber Hukum Ekonomi Islam
    • Hadits Qawliyah dalam ekonomi keuangan
    • Hadits Fi’liyah dalam Ekonomi Keuangan
    • Hadits Taqririyah dalam Ekonomi Keuangan
    • Pembagian hadits : Ahad dan Mutawatir
    • Qath’iy dan Zhanniy dalam Hadits
    • Kedudukan hadits terhadap Alquran
    • Kedudukan hadits Ahad menurut Ulama
    • Hadits Shahih Hasan dan Dha’if dan contohnya dalam ekonomi

    IV

    Ijma’ sebagai Sumber Hukum Ekonomi Islam 

    • Pengertian dan  Kedudukan Ijma’
    • Perkembangan Pendapat ulama ttg Ijma’
    • Persyaratan Ijma’ dan Pandangan Ulama tentangnya
    • Pembagian Ijma’ dan Pandangan Ulama
    • Ijma’ dalam masalah Ekonomi, Keungan dan Kontrak Perbankan

    V

    Qiyas Sebagai Sumber Hukum Ekonomi Islam 

    - Pengertian dan Rukun Qiyas,

    • Pembagian Qiyas : Qiyas Jaliy, Qiyas Khafiy, Qiyas Awlawy, Qiyas
    • Musawy dan Qiyas Adwan serta Penerapannya dalam Ekonomi
    • Metode menetapkan illat dalam masalah muamalah : Takhrijul
    • Manath, Tanqihul Mananth dan  Tahqiqil Manath

    - Penerapan qiyas dalam keuangan dan perbankan :

    • Sekuritisasi asset (aktiva) bank syariah yang menggunakan syirkah mutanaqishah, mengqiyaskan hutang dengan MMQ
    • Ijarah maushufah biz zimmah pada pembiayaan properti,
    • Produk pegadaian syariah pada murabahah emas batangan,
    • Qiyas swap valas kepada  bay wafa’. dll
    • Qiyas rahn hiyazy kepada rahn tasjiliy (fiducia)

    - Qiyas ma’al fariq : qiyas salam kepada bursa berjangka (futures) ???
    - Qiyas  options kepada ’urbun atau khiyar ???

    VI

    Ijtihad dan Penerapannya dalam Ekonomi Keungan 

    -Pengertian dan  Perkembangan Ijtihad,

    -Syarat Mujtahid dan Klasifikasi Mujtahid

    -Pembagian Ijtihad : Istimbathiy, Tathbiqy, Intiqaiy, Insya-iy, dll.

    -Lapangan Ijtihad dan kekuatan Hasil  Ijtihad

    -Penerapan Ijtihad dalam Ekonomi Keuangan Kontemporer

    Ijtihad dalam Inovasi Produk Perbankan dan Keuangan Syariah

    Ijtihad dalam ekonomi mikro

    Ijtihad dalam ekonomi makro (dan public finance)

    VII

    Dalil dan Metode Penggalian Hukum Ekonomi Islam 

    -Maslahah Mursalah dan penerapannya dalam ekonomi Islam

    • Pengertiannya menurut para ulama, dan pembagian maslahah
    • Pandangan ulama  tentang kehujjahan maslahah mursalah dalam syariah
    • Syarat-Syarat Maslahah Mursalah
    • Tingkatan Maslahah
    • Penerapan maslahah pada kasus ekonomi dan keuangan Islam
    • Penerapan collateral pada financing di bank syariah
    • Penerapan revenue sharing pada bagi hasil
    • Larangan dumping (siyasah ighraq) dalam penjualan suatu produk
    • Intervensi harga pemerintahpada saat distorsi pasar
    • Larangan kartel dan monopoli, karena untuk memelihara kemaslahatan konsumen
    • Larangan spekulasi valas karena maslahah ‘ammah
    • Penerapan dinar dan dirham krn maslahah ‘ammah
    • Mengadakan Pengadilan Niaga SyariahLarangan talaqqi rukban,memelihara maslahah petani
    • Larangan bay’ najsy, karena menjaga maslahah pembeli agar tidak tertipu harga
    • Larangan Ghabn di pasar.  dan Larangan forward, swap dan options pada valas.

     

    VIII

    -Istihsan dan Penerapannya dalam Ekonomi Keuangan 

    • Pengertiannya menurut para ulama
    • Dasar syariah penggunaan istihsan
    • Pandangan ulama  tentang Kehujjahan istihsan dalam syariah

    - Kasus-kasus Istihsan :

    • Praktek istihsan pada ijarah maushufah biz zimmah pada kasus pembiyaan properti di bank syariah.  Penerbitan SBSN oleh pemerintah dan  tradable dengan skim sukuk istishna’.
    • Tawarruq dan Istihsan untuk pertanian dengan MDC
    • Tawarruq dan Istihsan untuk KTA dan Multi Guna
    • Forward valas untuk tujuan hedging yang berlandaskan underlying  asset bagi importir.
    • Swap untuk hedging (mengatasi risk akibat fluktuasi kurs mata uang
    • Penjualan saham yang masih dalam proses penyelesaian adminustrasi (3 hari) – qabth hukmiy.
    • Penjualan valas yang masih dalam proses qabth (qabath hukmi)

    - Macam-macam istihsan  dan penerapannya dlm ekonomi dan finansial Islam kontemporer.

    1. Istihsan Nash : jual beli salam
    2. Istihsan ‘Urf : Jual beli mu’atah di swalayan, jual beli Istishna’ pada bank syariah, taqabuth dalam transaksi valas di bank devisa, menjual valas yang belum qabath,  makan di restoran all you can eat, makan di longue bandara,
    3. Istihsan Dharury :

    Repo (repurchase agreement) surat berharga (SBI, SBSN, aktiva produktif) oleh  Bank syariah yang kesulitan likuiditas.

    Menabung di Bank konvensional di kota yang belum terdapat perbankan syariah

    Bekerja di Bank konvensional sementara belum mendapatkan pekerjaan lain yang halal.

    •         4. Istihsan Istislahi : penerapan revenue sharing pada profit distribution.

    •         5.Istihsan Qiyasiy. Kasus sisa binatang buas Elang, Tawarruq multiguna untuk pembiayaan produktif, Pembiyaan sawit (MDC)  yang produksinya 4-5 tahun, gadai emas bertingkat untuk sector riil, dsb..

     

    UJIAN TENGAH SEMESTER

    IX

    Sadd adz-za’ah dan Fath adz-zdari’ah ; aplikasinya dalam ekonomi Islam 

     

    1. Pengertian Sadd Zariah dan Fath al-Zari’ah
    2. Dasar Syariah Penggunaan Sadd al-Zari’ah
    3. Pandangan ulama  tentang  Sadd Al-Zari’ah  dalam syariah
    4. Kontradiksi Sadd Zari’ah  dengan dalil-dalil syariah lain.
    5. Kasus-kasus tentang Sadd Zariah dan Fath Zariah  kontemporer:

    Larangan Riba Fadhal pada  transaksi valas (lihat artikel)

    Larangan Jual beli al-’inah,

    Larangan bay  tawarruq bil wadiah untuk keperluan dana cash

    Keniscayaan Manajemen Resiko ilmu akuntansi dalam praktek perbankan dan LKS

    Larangan forward, swap dan options pada sharf.

    Larangan kombinasi akad qardh dan ijarah.

    Larangan refinancing konvensional

    Larangan mengiklankan miras

    Larangan minum miras yang sedikit

    Larangan bunga yang sedikit, 1-3 %

    Menjual senjata kepada kelompok musuh

    Larangan iklan dengan tampilan porno

    Larangan jual beli CD Porno

    Larangan kartu kredit syariah bagi orang yang belum layak

    Larangan pemberian ujrah bagirekruitmen members (uop line) yg tidak wajar.

    Keharusan bukti transaksi bagi bank yang mau valas di atas 100. .

    1. Kaedah-Kaedah Ushul Fiqh tentang Sadd Zariah dan Fath Zariah  dan penerapannya dalam ekonomi keuangan

    X

    Urf  dan Penerapannya dalam hukum ekonomi Islam 

     

      1. Pengertian ‘Urf menurut para ulama
      2. Dasar syariah penggunaan ‘Urf
      3. Pandangan ulama  tentang Kehujjahan ‘Urf  dalam syariah
      4. Macam-macam ‘Urf dan Contohnya dalam ekonomi keuangan
      5. 20 kasus ‘Urf  Fasid dalam ekonomi keuangan kontemporer
    1. Syarat-Syarat ‘Urf  biss diterima sebagai dalil syariah
    2. Integrasi dan kombinasi ‘Urf dengan dalil-dalil syariah lain.
    3. Kasus-kasus ‘Urf kontemporer:
      1. Mata uang  kertas,  dinar dan dirham.
      2. Taqabuth dalam transaksi valas
      3. Urf dalam jual beli mu’athah, muzayadah, dan ‘urbun.
      4. Adanya garansi dalam pembelian barang elektronik, dll.
      5. Sewa Beli di perusahaan leasing syariah
      6. Konsinyasi dan  waralaba (franchising)
      7. Memproteksi setiap pembiayaan dengan asuransi syariáh
      8. Kebiasaan Menabung di Bank Syariáh.
    4. Kaedah-Kaedah Ushul Fiqh tentang ‘Urf dan penerapannya dalam ekonomi keuangan

     

    XI

    Istishab dalam ekonomi keuangan kontemporer 

    Pengertian, kaedah-kaedah Istishab, Pandangan Ulama

    Istishab pada Hybrid contract

    Istishab pada Produk giro mudaharabah bil wadi’ah

    Istishab pada mudharabah muntahiyah bit tamlik

    Istishab pada produk sewa beli pada lesing (multifinance)

    Istishab pada factoring Hiwalah dan syirkah

    Istishab pada kasus dan produk keuangan kontemporer, MMQ,

     

    XII

    -Mazhab Shahaby dan kaitannya dengan  hukum ekonomi Islam 

    -Syar’u Man Qablana dan kaitannya dengan hukum Ekonomi Islam

     

    XIII

    Maqashid Syari’ah 

    Pengertian Maqashid Syari’ah dan dasar hukumnya

    Dharuriyat, Hajiyat dan Tahsiniyat

    Implikasi  & Signifikansi Maqashid Syari’ah  dlm Pengembangan Ekonomi Islam :

    -Maqashid Syari’ah dan Teori Perilaku Konsumen

    -Maqashid syari’ah dan Teori Perilaku Produsen

    -Maqashid Syari’ah dalam Kebijakan Fiskal

    -Maqashid Syari’ah dalam Kebijakan Moneter

    XIV

    Kaidah-Kaidah Ushuliyah : 

    Pengertian Kaidah Ushuliyah, Pembagian Kaidah, Metode Perolehan kaidah

    Obyek Kaidah-Kaidah Ushuliyah

    Kaidah-kaidah Ushul Fiqh tentang Ekonomi Keuangan

     

    XV

    Kaidah-Kaidah Fiqhiyyah : 

    Pengertian Kaidah Fiqhiyyah

    Perbedaan Qawa’id Fiqhiyyah dan Qawa’id Ushuliyah

    Sejarah Perkembangan dan Penyusunan Qawaid Fiqhiyyah

    Urgensi Qawaid Fiqhiyyah dalam formulasi hukum ekonomi Islam

    Sistimatika Qawa’id Fiqhiyyah

    XVI

    Qaidah-Qaidah Asasiyah dan cabang-cabangnya 

    Al-Umur bi Maqashidiha dan Penerapannya dalam Ekonomi Islam

    Al-Yaqin La Yuzalu bisy-Syak dan penerapnnya dalam ekonomi Islam

    Al-Masyaqqatu tajlibut taysira & Penerapannya dalam Ekonomi Islam

    Adh-Dhararu Yuzalu & Penerapannya dalam Ekonomi Islam,

    Al-’Adah Al-Muhakkamah, & Penerapannya dalam Ekonomi Islam

    XVII Kaidah-Kaedah  Fiqh tentang Ekonomi Makro (Fiskal-dan Moneter)

    XVIII

    99 Kaedah Fiqh Ekonomi Islam dari Majallah Al-Ahkam Al-Adliyah

    XIX

    Kaedah-Kaedah Fiqh pada Kontrak-Kontrak Perbankan dan Keuangan Islam Kontemporer

    XX

    Kaedah-Kaedah Fiqh lainnya  

    1. Kaedah Fiqh Dharurat dalam Industri Financial
    2. Kaedah Fikih Gharar dan Penerapannya pada Keuangan Modern/ kontemporer.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Buku Referensi:

    1. Materi Agutianto  Ushul Fiqh Ekonomi Keuangan Kontemporer
    2. Ushul Al-Fiqh Al-Islami karya Wahbah Az-Zuhaili.
    3. Ushul Al-Fiqh Al-Islami karya Zakiuddin Sya’ban
    4. Ushul Fiqh karya Ali Hasballah
    5. Al-Qiyas wa Tathbiqatuhu al-Mu’ashirah karya Muhammad Mukhtar as-Salamiy.
    6. Fiqh al-Maslahah wa Tathbiqatuha al_Mu’ashirah karya  Husein Hamid Hasan
    7. Sadduz zari’aj wa tathbiqatuha fi majalil mu’amalat karyaSyekh Abdullah bin Baih Univ. King Abdul Aziz
    8. Atsarul ‘urf wa Tathbiqatuhu al-Mu’ashirah fi fiqh al-Muamalat al-Maliyah,karyaAdil bin Abdul Qadir Qutaih
    9. Al-Istihsan wa Tathbiqatuhu al-Mu’ashirah, IRTI, IDB
    10. Ahmad Hasan, Ijmak, The Doctrine Of  Ijma’ In Islam, Terjemahan, Rahmani Astuti, Pustaka, Bandung, 1985
    11. Ushul  Fiqh karya Muhammad Al-Khudhari (wafat 1927 M).
    12. Ushul Al-Fiqh karya Abdul Wahab Khallaf (wafat 1955 M).
    13. Jamharah al-Qawa’id al-Fiqhoyyah fil Mu’amalat al-Maliyah, Oleh . Ali Ahmad An-Nadawy, 3 Jilid.
    14. Mausu’ah al-Qadhaya al-Fiqhiyyah al-Mu’ashirah wa al-Iqtishad al-Islamy. Oleh Dr Ali Ahmad Salus
    15. Al-Mausu’ah al-Qawa’id al-Fiqhiyyah Lil Mu’amalat al-Maliyah Oleh Abdullah ‘Athiyah Ramadhan.
    16. Ushul Al-Fiqh karya Muhammad Abu Zahrah (wafat 1974 M).
    17. Ushul Al-Fiqh karya Muhammad Zuhair Abun-Nur.
    18. Ushul Al-Fiqh Al-Islami karya Syaikh Syakir Al Hambali.
    19. Ar-Risalah karya Imam Asy-Syafi.iy (150 -204)
    20. Khabar Al-Wahid, Itsbat Al-Qiyas, dan Ijtihad Ar-Ra’y, ketiganya karya Isa bin Aban bin Shadaqah Al-Hanafi (wafat th 221 H).
    21. An-Nasikh Wal-Mansukh karya Imam Ahmad bin Hambal (164-241 H).
    22. Al-Ijma’, Ibthal At-Taqlid, Ibthal Al-Qiyas, dan buku lain karya Dawud bin Ali Az-Zhahiri (200-270 H).
    23. Al-Mu’tamad karya Abul-Husain Muhammad bin Ali Al-Bashri Al-mu’taziliy Asy-Syafi’i (wafat th 436H).
    24. Al-Burhan karya Abul Ma’ali Abdul Malik bin Abdullah Al-Juwaini/Imamul-haramain (410-7. 478 H).
    25. Al-Mustashfa karya Imam Al-Ghazali Muhammad bin Muhammad (wafat 505 H).
    26. Al-Mahshul karya Fakhruddin Muhammad bin Umar Ar-Razy (wafat 606 H).
    27. Al-Ihkam fi Ushulil-Ahkam karya Saifuddin Ali bin Abi Ali Al-Amidi (wafat 631 H).
    28. Ushul Al-Karkhi karya Ubaidullah bin Al-Husain Al-Karkhi (wafat 340 H).
    29. Ushul Al-Jashash karya Abu Bakar Al-Jashash (wafat 370 H).
    30. Ushul as-Sarakhsi karya Muhammad bin Ahmad As-Sarakhsi (wafat 490 H).
    31. Kanz Al-Wushul Ila ma’rifat Al-Ushul karya Ali bin Muhammad Al-Bazdawi (wafat 482 H).
    32. Badi’un-Nizham karya Muzhaffaruddin Ahmad bin Ali As-Sa’ati Al-hanafi (wafat 694 H).
    33. At-Tahrir karya Kamaluddin Muhammad bin Abdul Wahid yang dikenal dengan Ibnul Hammam (wafat 861 H).
    34. Jam’ul-Jawami’ karya Abdul Wahab bin Ali As Subki (wafat 771 H).
    35. Al-Muwafaqat karya Abu Ishaq Ibrahim bin Musa Al-Gharnathi yang dikenal dengan nama Asy-Syathibi (wafat 790 H).
    36. At-Taqhrib karya Al-Qadhi Abu Bakr Al-Baqillani Al-Maliki (wafat th 403 H).
    37. Al-Mu’tamad karya Abul-Husain Muhammad bin Ali Al-Bashri Al-Mu’taziliy Asy-syafi’i (wafat th 436 H).
    38. Al-Mustashfa karya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali Asy-Syafi’i (wafat 505 H).
    39. Al-‘Uddah Fi Ushul Al-Fiqh karya Al-Qadhi Abu Ya’la Muhammad bin Al-Husain bin Muhammad Al-Hambali (380-458 H).
    40. At-Tamhid Fi Ushul Al-Fiqh karya Mahfuzh bin Ahmad bin Husain Abul Khattab Al-Kalwadzani Al-Hambali – murid Abu Ya’la (432-510 H).
    41. Raudhatun-Nazhir Wa Junnatul-Munazhir karya Muwaffaquddin Abdullah bin Ahmad bin Muhammad bin Qudamah Al-Maqdisi Al-Hambali (541-620 H).
    42. Al-Mahshul karya Fakhruddin Muhammad bin Umar Ar-Razy Asy-Syafi’i (wafat 606 H).Al-Ihkam fi Ushulil-Ahkam karya Saifuddin Ali bin Abi Ali Al-Amidi Asy-Syafi’i (wafat 631 H).
    43. Irsyadul-fuhul Ila Tahqiq ‘Ilm Al-Ushul karya Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy-Syaukani (wafat 1255 H). Kitab yang ditulis dengan metode Hanafiyah.
    44. Al-Ushul karya Ubaidullah bin Al-Husain bin Dallal Al-Karkhi Al-Hanafi (260-340 H).
    45. Al-Ushul karya Ahmad bin Ali Al-Jash-shash Al-Hanafi (wafat th 370 H).
    46. Al-Ushul karya Muhammad bin Ahmad bin Abi Sahl Abu Bakr As-Sarakhsi th 490 H).
    47. Kanz Al-Wushul Ila ma’rifat Al-Ushul karya Ali bin Muhammad bin Al-Husain Al-Bazdawi Al-Hanafi (wafat th. 482 H).
    48. Ta’sis An-Nazhar karya Ubaidullah bin Umar bin Isa Abu Zaid Ad-Dabbusi Al-Hanafi (wafat th 430 H).
    49. Al-Manar karya Hafizhuddin Abdullah bin Ahmad An-Nasafi Al-Hanafi (wafat th 701 H).
    50. At-Tamhid Fi Takhrij Al-Furu’ ‘alal-Ushul karya Jamaluddin Abdur Rahim bin Al-Hasan bin ‘Ali  Al-Isnawi Asy-Syafi’i (704-772 H).

    Beberapa Buku Ushul Fiqh Kontemporer

    1. Tas-hil Al-Wushul Ila Ilmil-Ushul karya Muhammad Abdur Rahman Al-Mahlawi Al-Hanafi (wafat 1920 M karya Ali Hasbullah dan lain-lain
    2. Jalaluddin Abdur Rahman, Al-Masholih al-Mursalah wa Makanatuhu fit Tasyri’, Dar Kitab al-Jani’ Cairo, 1992
    3. Abu Ya’la Muhammad Ibnu A-Husein Al-Farra’, Al-Uddah fi Ushul Fiqh, Riyadh, 1990.
    4. Ibrahim Abu Sulaiman, Al-Fikry al-Ushul, Dar Al-Syuruq Mekkah Al-Mukarramah, 1982.
    5. Masadir al-Tasyri’ al-Islami Fi ma La Nassa Fih, karya Abdul wahab al-Khallaf, Dar al-Qalam, Kuwait, 1972.
    6. Ahmad fahmi Abu Sinnah,  Al-‘Uruf Wa al-‘Adah Fi Ra’y al-Fuqaha’, Matba’ah al-azhar, Mesir, 1947.
    7. Abu Husain Al-Bashry, Al-Mu’tamad fi Ushul Fiqh, Beirut, 1982 Said Ramadhan Al-Buwaithy, Dhawabith al-Mashlahah, Muassasah ar-Risalah Beirut,  1977
    8. Ath-Thufi Al-Hambaly, Syarah Al-Mukhtashar Ar-Raudhah, tt. (ada dalam buku Abdul Wahhab Khallaf),
    9. Yusuf Qasim, Ushul al-Ahkam fi al-Syari’ah, Dar al-Nahdhoh al-’Arabiyyah, Cairo, 1994
    10. Abu Ishaq Al-Syatibi, Al-I’tisham, Dar Tsaqafah al-Islamiyah, Beirut, tt
    11. Muhammad Ma’ruf  Al-Dawalibi,  Al-Madkhal Ila ‘Ilm Usul al-Fiqh, Dar al-‘ilm al-Malayin, Mesir, 1965.
    12. Huyen Hamid Hasan, Nazriyah al-Maslahah Fi al-Fiqh al-Islami, Dar al-Nadhah al-‘Arabiyah, Mesir, 1971.
    13. Mustafa Said, Al-Khan, Asar al-Ikhtilaf Fi al-Qawa’id al-Usuliyah Fi Ikhtilaf al-Fuqaha’, Muassasah al-Risalah, Mesir, tt. Zakaria Al-Subari, Masadir al-Ahkam al-Islami, Sahib Muhammad Abdul Rauf; Kairo, 1985.
    14. Husein Hamid Hasan, Al-Madkhal li Dirasah Fi al-Fiqh al-Islami, Dar al-Nadhah al-‘Arabiyah, Kairo, tt.
    15. Muhammad Amin, Ijtihad Ibn Taimiyah Dalam Bidang Fiqh Islam, INIS, Jakarta, 1991. Hasan, Ah
    16. Al-Madani, Muhammad, Mawatin al-Ijtihad Fi al-Syari’ah al-Islamiyah, Maktabah al-Manar, Kuwait, tt. (Edisi Indonesia, Ruang Lingkup Hukum Islam, Dalam Buku Dasar Pemikiran Hukum Islam, Terj. Husein Muhammad, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1987.
    17. Abu Jail Isa, Ijtihad al-Rasul, Dar Al-Bayan, Kuwait, 1969
    18. Amiur Nuruddin , Ijtihad Umar Ibn al-Khattab, Studi Tentang Perubahan Hukum Dalam Islam, Rajawali Press, Jakarta, 1991.
    19. Yusuf Qardawi,  Al-Ijtihad Fi al-Syari’ah al-Islamiyah, Dar al-Qalam, Kuwait, (Edisi Indonesia, Ijtihad Dalam Syari’ah Islam, Terj. Ahmad Syatary, Bulan Bintang, Jakarta, 1987).
    20. Yusuf Qardawi,  Al-Ijtihad Wa al-Tajdid Baina al-Dawabit al-Syari’ah Wa al-Hayat al-Mu’asarah, Majalah al-Ummah no. 45, Tahun IV, Ramadan 1404 H., (Edisi Indonesia,
    21. Pembaharuan Ijtihad, Dalam Dasar Pemikiran Hukum Islam, Terj. Husein Muhammad, Pustaka Firdaus, Jakarta, 1987.
    22. Yusuf Musa, Muhammad, Al-Ijtihad Wa Ma Hajatuna Ilaih, Dar al-Kutub al-Hadisah, Kairo, tt.
    23. Muhammad Zakaria al-Bardisi, Ushul Fiqh, Dar an-Nahdhoh al-Arabiyah, Mesir, 1969.
    24. Abdul Mujib, Al-Qawa’id al-Fiqhiyyah, Nurcahaya, Yogyakarta, 1980
    25. Ibnul Hajib, Mukhtashar al-Muntaha, Mathba’ah al-Amirah, Mesir, 1326 H.
    26. Abdul Karim Zaidan, Al-Wajiz fi Ushul Fiqh, Dar At-Tauzy, Kairo, 1992.
    27. Al-Suyuti, Jalaluddin, Al-Asybah Wa al-Nazhair, Dar al-Fikri, Beirut, tt .
    28. Ali Ahmad An-Nadwa, al-Qawaid wa adh-Dhawabith al-mustakhlishah min tahrir lil al-Imam Jamaluddin Hasyriry, Syarah Jami’ al-Kabir, Mathba’ah al-Madany, Mesir.

     

    Comments (2)

    Dinda Agus, tolonglah emailkan diktat ushul fiqih ekonomi ke email abang; darmansyahhasby@yahoo.co.id Atas kesediaan adinda abanganda ucapkan terima kasih

    The Syari’ah is the best way in our life…

    Post a comment

    All Articles | Contact Us | RSS Feed | Mobile Edition